sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Perempuan Menyatakan Cinta Duluan? Sah Aja kok!

Budi Rahmah Panjaitan | Selasa, 30 Jun 2020 20:00 WIB
Perempuan Menyatakan Cinta Duluan? Sah Aja kok!
Mengutarakan cinta/pixabay.com

Ketika seorang perempuan memutuskan untuk menyatakan cintanya duluan kepada laki-laki yang ia sukai, bukan berarti ia tengah merendahkan harga dirinya. Malah sebaliknya, hal tersebut bisa menunjukkan keseriusan serta kedewasaan karena telah berani jujur pada perasaannya. Tentu hal tersebut membutuhkan keberanian dan mental yang besar. Apalagi, perempuan terbilang sangat lembut dan peka perasaannya.

Ketika mengutarakan perasaan cinta kepada lawan jenis, tentu saja ada risiko yang dihadapi. Resiko tersebut tidak lain adalah penolakan. Oleh sebab itu, sebelum perempuan mengutarakan perasaan cintanya, sebaiknya persiapkanlah diri sebaik mungkin untuk menerima kemungkinan-kemungkinan yang terjadi. Buatlah benteng pertahanan diri yang kokoh agar mental tidak jatuh. Nah, untuk itu, beberapa tips di bawah ini bisa dilakukan saat ingin menembak laki-laki duluan.

Lakukan Pendekatan

Pendekatan perlu dilakukan agar bisa saling mengenal lebih jauh
pendekatan/pixabay.com

Tips pertama yang harus dilakukan sebelum menembak laki-laki yang disukai adalah melakukan pendekatan. Hal ini wajib banget untuk dilakukan karena mendekatakan diri akan membuat si laki-laki mengenal kamu lebih dalam.


Adanya pendekatan, kamu dan si dia bisa membangun chemistry dan paham bagaimana karakter satu sama lain. Terkait berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk pendekatan, kamu bisa sesuaikan dengan keadaan. Di saat kamu merasa dia sudah mulai klop dan memiliki simpati maka, sudah saatnya beranjak pada tahap selanjutnya.

Berikan Sindiran

Memberi sindiran agar si dia lebih peka sama kamu
beri sindiran/pixabay.com

Selanjutnya ialah dengan memberikan sindiran. Hal ini dilakukan untuk menaruh kode-kode kepada si dia. Cara ini efektif agar kamu tidak dianggap menyatakan perasaan duluan, padahal sudah punya ketertarikan kepadanya. Kata-kata seperti “udah berapa lama ya kita kenal?”.

Pertanyaan seperti ini bisa mensugesti pikiran dan membuat si dia mulai berpikir tentang maksud perkataan tersebut. Jika dia paham dan sedari dulunya juga sudah punya perasaan dengan kamu, tentu kamu tidak perlu nembak duluan.  

Jangan Terburu-buru

Ingat, jangan terburu-buru supaya kamu dan dia bisa saling memahami dulu
Tidak buru-buru/pexel.com

Ingatlah bahwa mengutarakan sebuah rasa tidak perlu terburu-buru. Semuanya butuh proses dan waktu yang tepat. Jangan terlalu memaksakan diri dan terlalu berhadap kepadanya. Cobalah untuk bersikap tenang dan santai.

Berikan kenyamanan dan situasi yang menyenangkan untuk kamu dan si dia. Jika situasinya sudah tenang, kamu dan si dia merasa nyaman, maka pada saat itulah kamu bisa menyampaikan perasaan secara perlahan dan jelas.

Utarakan Perasaan dengan Jelas

Utarakan perasaan dengan jelas agar dia bisa paham apa yang selama ini kamu rasakan
Mengutarakan perasaan/pexel.com

Tunjukkan sikapmu yang dewasa dengan pengutaraan perasaan yang jelas. Jangan pernah setengah-setengah ketika mengungkapkan rasa cinta kepadanya.

Hal ini akan membantu si dia untuk memahami apa yang sebenarnya sedang kamu rasakan. Yakinkan dia bahwa kamu memang benar-benar sayang dan mencintainya. Kamu akan berusaha menjadi perempuan yang baik untuknya.

Beri Waktu untuk Berpikir

Beri waktu kepadanya untuk berpikir apakah menerima atau menolakmu
beri waktu untuk berpikir/pexel.com

Ketika perasaan sudah diutarakan, maka berilah waktu kepadanya untuk memikirkan jawabannya. Apakah menerima atau menolak kamu. Untuk itu, sesaat setelah mengutarakan perasaan, minta izin padanya untuk pergi sejenak dari hadapannya. Hal tersebut memberikan ruang kepada si dia agar bisa berpikir jernih.

Mempersiapkan Diri untuk Jawaban yang Diberi

Persiapkan diri untuk jawaban yang akan diberikan kepadamu
Mempersiapkan diri/pexel.com

Nah, yang terakhir adalah mempersiapkan diri untuk jawaban yang akan dia berikan. Jika si dia menerimamu, maka ingatlah jangan sampai sombong dan berbesar hati. Bersyukurlah karena kamu dan si dia sudah bisa saling memiliki.

Sebaliknya, jika ia menolak kamu, janganlah berkecil hati. Tetaplah berterima kasih kepadanya karena telah memberikan ruang sehingga kamu bisa tertarik dan merasa nyaman kepadanya selama ini.

(kik/kik)

Our Sister Site

mommyasia.id