sign up SIGN UP

FASHION

Bangga! 4 Brand Fashion Lokal Ini Menerapkan Konsep Sustainability Fashion dalam Tiap Koleksinya

Nisrina Salsabila | Senin, 07 Dec 2020 13:00 WIB
Bangga! 4 Brand Fashion Lokal Ini Menerapkan Konsep Sustainability Fashion dalam Tiap Koleksinya
caption
Jakarta -

Slow fashion adalah istilah untuk mendukung gerakan pembuatan serta pembelian garmen berdasarkan kualitas dan daya tahannya, di mana produsen hanya membuat koleksi dalam stok terbatas dengan kualitas yang bagus sehingga bisa dipakai jangka panjang. Hal ini secara positif berdampak pada penekanan produksi garmen, upah yang adil bagi buruh garmen, dan minimalisir jejak karbon.

Kerap disebut sebagai eco-friendly atau sustainability fashion, sejumlah desainer dan label luar, termasuk Indonesia, berjuang untuk merevolusi industri mode dengan bahan-bahan sustainable, pemberdayaan masyarakat, dan kode etik untuk meminimalisir efek negatif industri fashion pada lingkungan.

Label busana kreasi anak bangsa di bawah ini berhasil menjalankan bisnis fashion mereka dengan konsep sustainability fashion.

1. Major Minor

brand fashion lokal yang ramah lingkungan
Koleksi busana dari Major Minor/Foto: https://majorminorstore.com

Nama brand Major Minor sendiri merupakan cerminan dari konsep yang ditawarkan, yaitu “major quality, but with minor price” atau produk fashion yang berkualitas bagus dengan harga yang terjangkau. Produk yang menargetkan pasar wanita muda yang dinamis, mandiri, dan punya banyak minat ini menghadirkan desain bergaya simple dan segar, seperti detail color block dan asymmetrical.

Brand ini fokus menanamkan nilai sustainability melalui pemilihan bahan yang eco-friendly serta cara mereka memperlakukan karyawan dan komunitas. Untuk menjawab tantangan atas kebutuhan konsumen yang pada saat pandemi ini lebih memilih outfit yang nyaman dipakai dan menarik, Major Minor lantas mengeluarkan koleksi terbatas dengan gaya dan warna yang kuat sehingga dapat dipakai jangka panjang.

Selain itu, usaha Major Minor untuk membangun engagement dengan komunitasnya adalah melalui media sosial.

2. Osem

brand fashion lokal ramah lingkungan
Koleksi busana brand Osem/Foto: Instagram/_osem

Osem hadir dengan mengusung ciri khas desain jumputan dan nuansa warna alami indigo/biru dari tumbuhan Indigofera tinctoria. Label dengan koleksi kimono outer, celana ikat, atasan, dress, hingga masker ini menggunakan bahan baku kain dari serat alam, serupa katun, linen, rami, dan serat alam lainnya.

Upaya penerapan prinsip zero waste dibuktikan dengan cara memanfaatkan sisa bahan atau bekerja sama dengan label lain yang bisa meng-upcycle sisa kain tersebut. Selain itu, Osem memilih untuk tidak menggunakan risleting dan kancing berbahan plastik.

Sebagai bagian dari gerakan sustainable fashion, Osem pun mengedepankan fair trade, yakni membayar upah pekerjanya sesuai dengan standar kondisi kerja yang baik.

3. Hallah

brand fashion lokal yang ramah lingkungan
Koleksi busana dari brand Hallah/Foto: Instagram/hallah_official

Hallah menghadirkan eco-friendly activewear dengan berbagai desain untuk laki-laki, perempuan, dan hijab. Hallah termotivasi untuk selalu bertindak memilih alternatif yang sehat dan tepat bagi diri dan planet kita setiap hari. Sebab bagi Hallah, konsumen memiliki power untuk merubah dunia dengan cara lebih berhati-hati atas barang yang dibeli.

Selain itu, brand ini juga konsisten melakukan kampanye penanaman satu pohon untuk setiap pembelian produk Hallah melalui mitra organisasi One Tree Planted untuk menanam pohon di Kalimantan.

Menurut review konsumen, activewear yang terbuat dari kain bambu ini benar-benar mampu membuat para konsumennya nyaman dengan bahan yang super lembut, adem, dan terasa pas di badan. Tak ayal, sudah banyak public figure maupun fitness trainee yang merasa senang mengenakan activewear Hallah untuk berolahraga.

4. Haku

brand fashion lokal yang ramah lingkungan
Koleksi sepatu dari Haku/Foto: Instagram/haku_id

Tak hanya pakaian, saat ini juga telah tersedia produk sepatu eco-friendly dan vegan dari label Haku. Berfokus pada produk yang bebas animal cruelty, Haku memproduksi produk sepatu yang dibuat dari vegan leather, vegan suede, atau bahan lain yang menggantikan bahan kulit asli dengan desain feminin yang bisa digunakan untuk santai maupun formal. 

Mereka juga secara pintar memanfaatkan bahan baku daur ulang, seperti vinyl/plastik dan ultrasuede yang polyester-nya berasal dari pre-consumers waste. Produk sepatu dari Haku ini pun mendapat respon positif dari pembelinya karena berdesain stylish, ringan, nyaman dipakai, sekaligus cruelty free. Pembeli vegan terutama sangat senang atas keberadaan brand ini karena akhirnya ada brand lokal yang menjual sepatu vegan di Indonesia.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id