sign up SIGN UP

FASHION

Hijabers, Yuk Kenali 5 Jenis Bahan Hijab Kekinian yang Nyaman untuk Kamu Cobain

Agestia Jatilarasati | Kamis, 02 Feb 2017 04:00 WIB
Hijabers, Yuk Kenali 5 Jenis Bahan Hijab Kekinian yang Nyaman untuk Kamu Cobain
caption
Saat ini, berbagai jenis hijab hadir untuk para Muslimah di Indonesia. Ada bahan sifon, hycon dan lain-lain. Terkadang, bagi orang awam, akan merasa kesulitan untuk membedakan jenis-jenis bahan dari hijab tersebut. Lalu apa saja ya jenis dan karaketeristik dari bahan-bahan hijab kekinian di Indonesia. Simak selengkapnya!

1. Rayon


Rayon adalah kain yang terdiri dari serat alami atau buatan. Bahan rayon yang sering digunakan untuk jilbab adalah rayon gerimis dan rayon super. Sekilas kain rayon mirip dengan kain katun, bedanya katun lebih bertekstur sedangkan rayon lebih halus. Dengan tekstur yang halus dan lembut, membuat kain rayon terasa nyaman dan "dingin" saat dikenakan. Selain itu, kain rayon mampu menyerap keringat sehingga pemakainya tidak akan merasa kegerahan. Jadi, hijab berbahan rayon ini sangat cocok bagi Beautynesian yang sering beraktifitas padat atau di luar ruangan.

 


Foto: https://hijabcornerid.com/kain-rayon-itu-seperti-apa/

2. Ceruti


Bahan ceruti menjadi salah satu bahan hijab yang cukup populer dikalangan Hijabers. Jenis kain ini memiliki tekstur yang cukup elastis karena kain ceruti mengandung bahan sutera yang lembut. Jadi, jika kamu ingin tampil elegan namun tidak terlalu mencolok, hijab kain ceruti akan menjadi pilihan yang tepat. Selain itu, tekstur kain ceruti ini seperti kulit buah jeruk. Sayangnya, hijab kain ceruti tidak mampu menyerap keringat dengan baik jadi, sebaiknya menggunakan hijab ceruti ketika di dalam ruang atau acara resmi.


Foto: https://www.mildaini.com/2015/11/16-jenis-bahan-jilbab-atau-kerudung.html

3. Rajut


Biasanya bahan rajut hanya dibuat sebagai bahan untuk membuat sweater saja, tetapi ternyata bahan rajut ini bisa juga dibuat sebagai kain hijab. Kain rajut terbuat dari benang yang kemudian dirajut. Kain rajut memiliki tekstur rajutan yang khas, dan beberapa bahkan menggunakan "benang perak" sebagai bahan dasar kain rajutnya yang mampu memberi kesan berkilau dan mewah. Karena struktur kain rajut yang tebal, hijab kain rajut sangat nyaman digunakan pada malam hari atau cuaca dingin karena mampu memberikan kehangatan pada pemakainya.



Foto: https://www.mildaini.com/2015/11/16-jenis-bahan-jilbab-atau-kerudung.html

4. Voile


Bahan voile memilki tekstur yang sangat halus dan lembut. Kain kerudung voile biasanya terbuat dari bahan kapas, rayon atau polyester. Kelebihan dari hijab kain voile adalah nyaman ketika dikenakan pada siang hari atau di luar ruangan karena tekstrusnya yang halus dan lembut. Akan tetapi, kain voile ini tidak lentur sehingga agak sulit untuk dikreasikan.


Foto: https://www.hipwee.com/style/sebagai-hijabers-kekinian-9-jenis-bahan-hijab-ini-layak-kamu-koleksi-untuk-menunjang-penampilanmu/

5. Sutera


Seperti diketahui, kain sutera memiliki harga jual yang cukup tinggi dibanding bahan lain. Hal itu karena kualitas baik serta proses pembuatan benang sutera yang cukup sulit. Hijab berbahan kain sutera memiliki struktur yang tipis tetapi sangat lembut sehingga sangat nyaman ketika dikenakan dan tidak membuat gerah si pemakainya. Hijab sutera sangat cocok dikenakan saat kamu ingin tampil mewah dan berkelas.


Foto: https://www.mildaini.com/2015/11/16-jenis-bahan-jilbab-atau-kerudung.html
(ebn/ebn)

Our Sister Site

mommyasia.id