sign up SIGN UP

FASHION

Tampak Anggun dan Menawan, Kenali 5 Ragam Model Kebaya di Indonesia

Nisrina Salsabila | Rabu, 18 Nov 2020 18:00 WIB
Tampak Anggun dan Menawan, Kenali 5 Ragam Model Kebaya di Indonesia
caption
Jakarta -

Kebaya merupakan salah satu busana tradisional khas Indonesia yang biasanya dipakai pada acara formal, seperti pada pesta pernikahan, acara lamaran, atau sekadar menyambut Hari Kartini tiap tanggal 21 April.

Perempuan manapun yang menggunakan kebaya akan terlihat lebih anggun, klasik, dan menawan. Cara mengenakan kebaya biasanya memakai stagen, kemudian dipadukan dengan kain batik, sarung, songket atau tenun. Sebagai pemanis ada pula yang memakainya bersama selendang hingga konde yang membuatnya otentik Indonesia.

Tak hanya model kutubaru dan encim, ternyata ada juga beberapa ragam kebaya basic yang populer di Indonesia. Apa saja, ya?

1. Kebaya Encim

jenis-jenis kebaya di Indonesia
Kebaya encim/Foto: Pinterest

Kebaya encim yang identik dengan kebudayaan Betawi ini awalnya berasal dari mode berpakaian perempuan Tionghoa yang masuk ke Jakarta saat masa penjajahan Belanda. Para perempuan Tionghoa yang akrab dipanggil encim (bibi), seringkali mengenakan kebaya dengan khas bordir.

Kebaya ini memiliki ciri khas pada detail border pada bagian ujung lengan, depan dada hingga bagian bawah kebaya. Detail bordir pun memiliki motif yang beragam seperti flora dan fauna dan menggunakan warna vibran.

Kebaya berkerah model V ini dibuat dengan pola desain menyempit pada bagian pinggang dan melebar di area panggul dan juga memiliki panjang sepanggul dengan potongan ujung yang meruncing.

2. Kebaya Jawa

jenis-jenis kebaya di Indonesia
Kebaya Jawa/Foto: Instagram @bclsinclair/Pinterest

Pemakaian kebaya Jawa pada awalnya berasal dari kalangan keraton atau bangsawan. Namun, sekarang kebaya ini sering digunakan sebagai busana pengantin Jawa.

Kebaya Jawa identik dengan bahan yang halus sejenis sutera, beludru, brokat atau nilon. Terdapat detail bordiran pita emas yang mengelilingi lengan, leher, depan dada sampai bagian bawah badan. Bagian kerah biasanya berbentuk V maupun terbuka seperti model kutubaru. Panjangnya sampai di bawah panggul hingga lutut.

Kebaya Jawa Tengah berkiblat pada pemakaian kebaya para wanita di keraton Surakarta/Solo dan keraton Yogyakarta.

Meski terlihat sama, perbedaan tipis antara kedua model kebaya ini adalah kebaya Yogyakarta desain bagian depan menutup seperti mengunci, sedangkan kebaya Solo tidak mengerucut waktu kancingnya ditutup ke depan.

3. Kebaya Kutubaru

jenis-jenis kebaya di Indonesia
Kebaya kutubaru/Foto: Pinterest

Muncul pada akhir abad ke-18, kebaya yang diyakini berasal dari Jawa Tengah ini menjadi favorit karena membuat para pemakainya terlihat langsing dan anggun.

Kebaya kutubaru memiliki ciri khas tambahan kain di bagian tengah dada sebagai penghubung ujung kebaya bagian kiri dan kanan.

Kain motif jumputan juga kerap dijadikan sebagai kebaya kutubaru yang ditambahkan stagen berwarna kontras di bagian perut. Penggunaan kebaya kutubaru biasanya dipadukan dengan kain batik untuk pergi ke acara-acara formal. 

4. Kebaya Bali

jenis-jenis kebaya di Indonesia
Kebaya Bali/Foto: Pinterest

Kebaya Bali sebenarnya memiliki ciri khas yang sama dengan kebaya Jawa. Perbedaannya terletak pada ikatan obi di bagian pinggangnya agar si pemakai terlihat lebih langsing. Kebaya Bali otomatis akan membuatmu terlihat cantik dan anggun.

5. Kebaya Kartini

jenis-jenis kebaya di Indonesia
Kebaya Kartini/Foto: Instagram/kartinifilm

Terlihat dari namanya, kebaya ini menjadi populer karena kerap dipakai oleh pahlawan perempuan Indonesia R.A. Kartini. Kebaya simpel ini memiliki ciri khas pada lipatan kerah hingga ke bawah serta potongan panjang yang rata pada bagian bawah kebaya.

Kebaya dengan panjang sepinggul ini dibuat dari berbagai jenis bahan katun atau brokat, baik yang polos satu warna maupun dengan aksen bunga dan sulam. Pada bagian dalam kebaya diikatkan stagen sebagai ikat pinggang.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id