sign up SIGN UP

LIFE

Jarang Disadari, Ini 5 Masalah Keuangan yang Sering Dihadapi Para Perempuan

Dian Aprilia | Senin, 22 Feb 2021 08:00 WIB
Jarang Disadari, Ini 5 Masalah Keuangan yang Sering Dihadapi Para Perempuan
Shopaholic/ foto: pexels.com
Jakarta -

Mayoritas rumah tangga biasanya menjadikan perempuan sebagai menteri keuangan dalam rumah tangga. Walaupun sebenarnya laki-laki juga bisa mendapatkan peran tersebut, wanita dianggap lebih cocok untuk melakukannya. Bahkan ada pula yang menganggap, sudah seharusnya bagi wanita untuk melakukan peran tersebut.

Oleh sebab itu wanita perlu memiliki pengetahuan dan keahlian untuk mengelola keuangan. Bukan hanya pada saat berkeluarga saja, melainkan sedini mungkin agar bisa mengelola keuangannya secara mandiri. Namun ada beberapa masalah yang dihadapi oleh perempuan saat mengelola keuangan. Hal ini perlu kamu ketahui agar ke depan bisa menghindari masalah tersebut.

Berikut beautynesia.id merangkum masalah keuangan yang biasa dialami oleh perempuan:

Sulit Mengelola Keuangan

Ilustrasi sulit mengatur keuangan
Ilustrasi sulit mengatur keuangan/pexels.com

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan tahun 2016 oleh OJK, diketahui kurang dari 30% orang Indonesia telah melek keuangan. Bahkan terungkap bahwa literasi keuangan perempuan lebih rendah dibandingkan laki-laki, yakni 25,5% banding 33,2%.

Dengan data tersebut tidak heran jika wanita mengalami kesulitan dalam mengelola keuangan. Salah satunya adalah kesulitan untuk memisahkan pos-pos pengeluaran, sehingga cashflow jadi kurang terkontrol dan bikin lebih boros.

Merasa Kurang Mampu untuk Produktif

Minder
Minder/pexels.com

Dalam budaya Indonesia, perempuan cenderung memiliki batasan dalam karir dan hubungan sosial. Bahkan perempuan diidentikkan dengan pekerjaan dan aktivitas rumah tangga, mulai dari bersih-bersih rumah, memasak dan mengurus anak.

Adanya pemahaman tersebut membuat wanita merasa kurang mampu untuk menghasilkan uang. Alhasil membuat wanita jadi minder dan tidak berupaya keras untuk mengupgrade pengetahuan dan skill untuk peningkatan karirnya.

Sering Terjebak FOMO

FOMO
FOMO/pecels.com

FOMO atau Fear of Missing Out adalah rasa gelisah yang dialami oleh seseorang karena takut ketinggalan tren yang sedang berlangsung. Hal ini memang sering menjadi taktik marketing agar konsumen membeli barang yang dijual. Dengan berbagai aturan pembatasan waktu, seperti ‘hanya berlaku hari ini saja’ dan banyak lagi contoh lainnya.

Dengan sifat perempuan yang lebih sensitif perasaannya, mereka lebih mudah mengalami ketakutan atau insecure jika orang lain punya barang yang belum dimiliki. Ada kekhawatiran kudet (kurang update), jadul, atau ketinggalan trend terbaru. 

Sering Compulsive Shopping

Shopaholic
Shopaholic/pexels.com

Masalah selanjutnya adalah shopaholic atau mengalami compulsive shopping. Pernah gak sih saat stres, kamu melampiaskannya dengan berbelanja? Hal tersebut bisa disebut compulsive shopping, yakni belanja yang dilakukan untukk menutupi diri dari kondisi cemas, kesepian, dan ketidakberdayaan.

Bukannya merasa lebih baik, sikap compulsive shopping ini malah bikin keuanganmu jadi kacau dan memicu rasa bersalah. Compulsive shopping ini rentan dialami oleh mereka yang berusia 18-39 tahun. Apalagi jika mereka memiliki kontrol diri yang rendah, sehingga mudah melakukan hal-hal yang diluar akal sehat.

Takut Investasi

Investasi
Investasi/pexels.com

Masalah terakhir yang sering dihadapi wanita dalam mengelola keuangan adalah tidak berani melakukan investasi karena takut kena tipu. Padahal mindset ini sangat salah dan harus diperbaiki. Jangan jadikan alasan takut kena tipu malah bikin kamu rugi karena tidak mau mencoba hal-hal yang bermanfaat.

Kamu bisa mempelajari ilmu investasi dan berbagai sehingga bisa memilih yang tepat dan terhindar dari investasi bodong. 

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id