sign up SIGN UP

LIFE

Hati-hati, Rambut Rontok Bisa Jadi Tanda Kamu Alami 5 Penyakit Ini

Mustika Jati | Jumat, 27 Sep 2019 04:30 WIB
Hati-hati, Rambut Rontok Bisa Jadi Tanda Kamu Alami 5 Penyakit Ini
caption
Terbiasa menyepelekan rambut rontok, Ladies? Yuk lebih waspada karena rambut rontok bisa jadi tanda penyakit membahayakan, lho. Berikut informasinya!

Ladies, rambut rontok memang hal normal yang terjadi untuk meningkatkan rambut yang tumbuh. Menurut Dermatologis, normalnya seseorang akan kehilangan 50-100 helai rambut per hari. Meski begitu, kondisi rambut rontok juga bisa menjadi salah satu tanda yang diberikan oleh tubuhmu ketika sedang terserang beberapa penyakit. Simak informasi lengkapnya di bawah ini, ya!


1. Hipotiroidisme


Foto: https://media.self.com/photos/5af9e5b1d6dcdc0604bc5dd6/4:3/w_728,c_limit/GettyImages-596318036.jpg
Penyakit pertama yang bisa jadi ditandai dengan rambut rontok berlebihan adalah hipotiroidisme, Ladies. Hipotiroidisme merupakan sebuah kelainan di kelenjar tiroid. Kelainan tersebut mengakibatkan kelenjar tiroid tidak mampu menghasilkan hormon dalam jumlah yang cukup. Kelenjar tiroid sendiri merupakan kelenjar letaknya di bagian depan tenggorokan.

Kelenjar tiroid mengeluarkan hormon yang memiliki banya fungsi, Ladies. Di antaranya mengatur beragam proses metabolisme tubuh termasuk suhu tubuh, kecepatan pembakaran kalori tubuh, dan detak jantung. Dampak dari penyakit hipotiroidisme adalah proses metabolisme tubuh akan melambat. Mengakibatkan energi yang diproduksi oleh tubuh berkurang, Beautynesian.

Jadi, jika kamu mengalami kerontokan rambut yang dirasa sudah berlebihan, jangan tunda pemeriksaan ke dokter, ya. Selain rambut rontok, beberapa tanda lainnya kamu mungkin mengalami hipotiroidisme adalah tenggorokan kering, wajah membengkak, kulit kering, berat badan mengalami peningkatan tanpa adanya sebab yang jelas, lelah dan letih, hingga lebih sensitif terhadap cuaca dingin.

2. Lupus


Foto: https://hellosehat.com/wp-content/uploads/2017/05/3-Hal-yang-Menjadi-Penyebab-Penyakit-Lupus.jpg
Lupus merupakan sebuah penyakit peradangan (inflamasi) kronis, Ladies. Penyebabnya adalah sistem imun atau kekebalan tubuh yang menyerang sel, jaringan, dan organ tubuh sendiri, sehingga disebut penyakit autoimun. Lupus bisa menyerang beragam bagian dan organ tubuhmu, mulai dari sendi, kulit, sel darah, ginjal, jantung, otak, hingga paru-paru.

Penyakit ini perlu diwaspadai karena setidaknya 1,5 juta orang mengidap penyakit ini. Lupus juga cenderung menyerang wanita selama masa subur, Beautynesian. Di samping rambut rontok, gejala umum lupus adalah kelelahan ektrim, sakit kepala, mulut berjamir, dan nyeri. Lupus akan meninggalkan ruam berbentuk kupu-kupu dan kulit akan semakin sensitif. Ruam ini juga akan muncul pada kulit rambutmu sehingga akan sulit untuk di keramas.

3. Anemia


Foto: https://img.webmd.com/dtmcms/live/webmd/consumer_assets/site_images/article_thumbnails/video/incremental_understanding_anemia_video/650x350_incremental_understanding_anemia_video.jpg
Rambut rontok juga bisa jadi tanda penyakit anemia, Ladies. Kamu mungkin pernah mengalami kondisi rambut lebih rontok dari biasanya saat tengah menstruasi. Hal tersebut disebabkan oleh anemia. Jika kekurangan sel darah merah yang berfungsi mengangkut oksigen ke sel di seluruh tubuh, kamu akan mengalami masalah anemia yang akhirnya berpengaruh terhadap rambut.

Selain rambut rontok, anemia juga ditandai dengan kelelahan yang ekstrim dan kulit pucat. Kamu juga mungkin akan merasakan sakit kepala, sulit berkonsentrasi, serta kerontokan yang parah. Hal ini bisa kamu sembuhkan dengan banyak mengonsumsi makanan kaya zat besi, seperti daging sapi, babi, ikan, sayur hijau, dan kacang-kacangan.

4. Alopecia Areata


Foto: https://hellosehat.com/wp-content/uploads/2018/04/penyakit-gangguan-autoimun.jpg
Autoimun juga disebut dengan Alopecia Areata dan pada dasarnya disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif, Ladies. Hal ini akan menyebabkan sel tubuh kebingungan dan membuat sel-sel rambut dianggap sebagai benda asing yang harus dihilangkan. Untuk mencegah hal ini, kamu bisa melakukan suntikan steroid untuk pengobatan lini pertama. Suntikan ini berfungsi untuk mengurangi rambut rontok dan bercak pada kepala.

5. Polycytic ovary syndrome (PCOS)


Foto: https://freyahealth.com/wp-content/uploads/2018/06/uterus-AdobeStock_156554759-1024x683.jpeg
Terakhir adalah Polycytic ovary syndrome (PCOS). Penyakit yang ditandai dengan rambut rontok adalah PCOS. PCOS adalah kondisi terganggunya fungsi ovarium akibat kadar hormon yang tidak normal. PCOS adalah penyakit yang dapat memicu kerontokan rambut.

Tidak hanya itu, PCOS juga bisa memicu pertumbuhan rambut pada wajah, menstruasi yang tidak teratur, jerawat, dan kista pada ovarium. Kondisi ini adalah keadaan di mana indung telur mengandung 12 folikel atau lebih.



(ebn/ebn)

Our Sister Site

mommyasia.id