sign up SIGN UP

LIFE

Ingin BAB Lancar, Sebaiknya Hindari Makan Telur dengan Makanan Ini Bersamaan

Sulistiani | Selasa, 11 Jun 2019 09:30 WIB
Ingin BAB Lancar, Sebaiknya Hindari Makan Telur dengan Makanan Ini Bersamaan
caption
Untuk ladies yang sedang dalam program diet menurunkan berat badan salah satu hal yang harus diperhatikan adalah menghindari konsumsi makanan yang memperlambat metabolisme. Fungsi dari proses metabolisme adalah untuk menyediakan energi, dan mengganti sel tubuh yang rusak dengan cara memecah nutrisi dan cadangan makanan atau lemak. Saat metabolisme menjadi lambat, tubuh akan lebih sulit memproses makanan untuk menghasilkan energi. Kira-kira makanan apa saja yang dapat memperlambat metabolisme?

Ketika kita memilih sarapan sehat biasanya telur ada di daftar teratas. Sumber protein, mineral, dan vitamin yang baik dan rendah kalori, telur akan membuat  kenyang sekaligus menyediakan jenis energi tahan lama secara sempurna untuk pagi yang sibuk. Akan tetapi mengonsumsi sepiring telur dengan beberapa bahan makanan tertentu bisa jadi justru merusak metabolisme.

Telur dan roti bersatu seperti partner in crime. Tentu saja Anda membutuhkan sesuatu untuk menyerap semua kuning telur yang lezat itu ketika membuat sepiring telur rebus atau sunnyside-up. Tetapi jenis roti yang dipilih membuat perbedaan besar dalam bagaimana metabolisme bereaksi terhadap makanan.

 


Foto: Istimewa

Hindari Olahan Roti Putih


Untuk ladies yang mencoba untuk menurunkan berat badan salah satu hal yang bisa mulai dilakukan adalah menukar roti putih olahan dengan roti gandum. Seperti semua karbohidrat olahan, roti putih memperlambat metabolisme dan akan meningkatkan kadar gula darah secara tidak perlu.

Sudah terlalu lama, kita telah diberitahu bahwa makanan yang tinggi karbohidrat, tetapi rendah lemak adalah kunci penurunan berat badan dan pemeliharaan berat badan. Ternyata, yang terjadi adalah yang sebaliknya.

Dibanding dimakan dengan roti, akan lebih baik telur dimakan bersama nasi merah, barley, atau quinoa yang kaya akan vitamin B, protein, dan serat - semua nutrisi yang mampu mempercepat metabolisme tubuh.


Foto: Istimewa

(ebn/ebn)

Our Sister Site

mommyasia.id