sign up SIGN UP

LIFE

Ladies, Ini Rahasia Perempuan Tiongkok Jarang Terkena Kanker Payudara

Devi Nindy | Sabtu, 24 Dec 2016 09:00 WIB
Ladies, Ini Rahasia Perempuan Tiongkok Jarang Terkena Kanker Payudara
caption
Kanker payudara saat ini memang menjadi momok bagi perempuan Indonesia. Namun tidak halnya dengan perempuan di Tiongkok. Disana, rasio pengidap kanker payudara sangatlah rendah. Apa rahasianya?

Kanker payudara merupakan penyebab kematian kedua setelah kanker serviks yang mengincar perempuan Indonesia. Tapi tahukah kamu kalau bagi perempuan Tiongkok, kanker payudara bukan penyakit yang termasuk dalam taraf mengancam? Sebab, rata-rata perempuan di negara Tirai Bambu itu memiliki tingkat pengidap kanker payudara terendah di dunia. Apa rahasianya? Mudah saja! Mereka selalu mengonsumsi 10 makanan rendah lemak berikut yang membuat mereka terhidar dari penyakit tersebut. 
 


1. Jamur
 


Foto: https://www.mushrooms.ca

Perempuan Tiongkok banyak menambahkan jamur pada mie atau omelet yang sering mereka konsumsi. Sebuah studi yang dipaparkan Chinese health journal PLos One mengungkapkan, pola makan dengan banyak jamur dapat melindungi diri dari kanker payudara.
 


2. Brokoli Sprouts
 


Foto: https://media.mercola.com/

Brokoli merupakan sayuran yang memiliki kadar antioksidan sangat tinggi. Maka,sangat baik untuk menangkal rasikal bebas yang dapat memicu kanker payudara. The Center of Cancer Research menemukan salah satu zat dalam brokoli yakni Sulforaphane dapat menghambat pertumbuhan kanker. Selalu sajikan brokoli dalam hidangan sandwich atau saladmu, ya!
 


3. Buah Delima
 
Foto: https://www.healingyourwholebody.com

Buah ini tinggi akan ellagic acid, salah satu antioksidan yang dapat memperlambat perkembangan sel kanker. Para ilmuwan dari Beckman Research Institute menemukan, zat tersebut dapat menahan enzim-enzim yang menyebabkan kanker payudara.
 


4. Kacang-kacangan


Foto: https://cuisinicity.com/

Para peneliti yang mempelajari pola makan orang Asia menemukan bahwa kacang-kacangan dan kedelai berkontribusi menurunkan tingkat kanker payudara, lho. Jika kamu tak menyukai makan olahan kacang-kacangan yang membosankan, sesekali kamu bisa mencoba mengonsumsi olahan kacang modern seperti burger lentil.


5. Walnut


Foto: https://www.trendsandlife.com/

Segenggam walnut dapat mencegah kanker payudara. Peneliti dari Marshall University School of Medicine di West Virgina, AS menemukan bahwa asam omega, phytoestrogen, dan antioksidan di dalam walnut dapat mengontrol enzim penyebab kanker. Walnut sangat banyak dijumpai dalam olahan sup, kue, bahkan pizza.
 


6. Bluberi
 


Foto: https://www.medicalnewstoday.com/

Dalam bahasa Tiongkok, buah ini disebut juga dengan Lan Mei. Rupanya, bluberi mengandung pterostilbene, antioksidan yang membuat sel kanker menghancurkan dirinya sendiri atau apatosis. Perempuan Tiongkok sering mengonsumsi buah ini dalam yogurt dan sereal.
 


7. Bayam
 


Foto: https://draxe.com

Bayam memiliki senyawa vitamin B yang mengandung folat dalam jumlah tinggi. Inilah salah satu alasan kanker payudara jarang sekali menyerang perempuan Tiongkok yang banyak mengkonsumsi bayam dalam hidangan tumisannya.
 


8. Telur
 


Foto: https://i.huffpost.com/

Telur tak hanya dapat digunakan sebagai rahasia kecantikan kulit dan rambut perempuan Tiongkok. Ternyata, zat kolin di dalam telur juga membantu pertumbuhan sel tubuh yang dapat melawan sel kanker payudara. Perempuan Tiongkok banyak memasukkan telur pada hidangan stir-fry dan sup.
 


9. Salmon
 


Foto: https://www.ctvnews.ca/

Setiap Lunar New Year, perempuan Tiongkok akan banyak mengonsumsi Salmon mentah sebagai hidangan utaman. Vitamin D dan omega-3 dalam Salmon akan melindungi sel tubuh yang baik dan menghentikan penyebaran sel-sel kanker di payudara ke bagian tubuh yang lain.
 


10. Gandum 
 


Foto: https://cdn.skinnyms.com

Jika tak ingin makan salmon, makan biji-bijian seperti halnya gandum utuh maupun gandum hitam juga dapat membantu menghentikan sel-sel kanker menyebar ke bagian tubuh yang lain. Yap, The American Institute for Cancer Research menemukan bahwa lignan, serat, fitonutrien, mineral dan vitamin di dalamnya merupakan zat yang dapat memungkinkan hal tersebut terjadi.
 


(ebn/ebn)

Our Sister Site

mommyasia.id