sign up SIGN UP

LIFE

Ragu Ingin Pakai Menstrual Cup? Yuk Intip 5 Faktanya!

Lifia Mawaddah | Minggu, 29 Mar 2020 09:00 WIB
Ragu Ingin Pakai Menstrual Cup? Yuk Intip 5 Faktanya!
caption
Sebagian besar wanita di Indonesia umumnya masih menggunakan pembalut saat haid. Namun ternyata selain pembalut, ada beberapa pilihan penampung haid lainnya yang bisa kamu pilih nih, Ladies. Salah satu alat yang dapat kamu gunakan untuk menampung haid adalah menstrual cup. Berbeda dari pembalut, alat ini berbentuk cawan yang terbuat dari silikon. Kemudian, alat ini digunakan dengan cara memasukkan ke dalam vagina sehingga darah haidmu pun akan tertampung dari dalam melalui cawan tersebut.

Belakangan ini, upaya untuk mengurangi sampah memang sudah banyak dilakukan. Nah, jika kamu termasuk orang yang peduli dengan lingkungan, mungkin bisa memilih menggunakan menstrual cup. Sebab, produk yang satu ini memang dikenal lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan pembalut. Namun, masih banyak wanita yang belum mengetahui tentang menstrual cup ini. Berikut ini Beautynesia.id telah merangkum 5 fakta tentang menstrual cup. Yuk simak rangkumannya!



 


Dapat Digunakan 6 Hingga 12 Jam


Ketika kamu menggunakan menstrual cup, kamu bisa mengenakannya selama 6 hingga 12 jam. Namun hal ini tergantung dari sedikit banyaknya darah pada periode pemakaian. Kamu juga bisa menggunakan alat ini meskipun saat tidur di malam hari lho! Akan tetapi, jika menstrual cup tersebut sudah penuh sebelum waktunya, kamu harus mengosongkan agar enggak bocor ya, Ladies.



Foto: Istimewa


 


Aman Untuk Perawan, Tapi...


Sebagian besar wanita yang masih perawan mungkin masih takut menggunakan menstrual cup karena takut akan merobek selaput dara. Namun, alat ini dapat masuk melewati selaput dara tanpa merobeknya. Asalkan kamu menggunakan alat ini dalam keadaan rileks. Menstrual cup hanya memiliki efek yang kecil terhadap selaput dara, atau bahkan tidak ada efek apapun. Akan tetapi, ada beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan yaitu kondisi selaput dara dan ukuran dari menstrual cup yang akan digunakan. Selain itu, jangan lupa perhatikan kehigienisannya.



 


Memiliki Banyak Ukuran


Sebagian besar merek yang memproduksi menstrual cup menyediakan dua ukuran yang berbeda. Ukuran ini pun ditujukan untuk kalangan usia yang berbeda. Pertama, ukuran untuk wanita di bawah usia 30 tahun dan tidak sedang mengandung, dan ukuran untuk 30 tahun ke atas. Kedua ukuran ini memiliki ukuran cup yang cukup lebar sekitar 3 hingga 4 cm.


Foto: Istimewa


 


Ada Resiko Terkena Toxic Shock Syndrome


Karena produk ini digunakan dengan cara dimasukkan ke dalam tubuh, maka ada risiko terkena toxic shock syndrome. Kondisi ini adalah penyakit keracunan darah akibat bakteri staphylococcus aureus. Meskipun risiko terkena syndrome ini diyakini kecil, namun  enggak ada salahnya untuk mencegah hal ini terjadi. Jadi, pastikan kamu mengikuti anjuran pemakaian alat ini dengan benar dan rutin membersihkannya.



 


Dapat Mengganggu Alat Kontrasepsi


Meskipun enggak semuanya, tapi beberapa merk menstrual cup enggak menyarankan menggunakan produk ini ketika sedang memasang alat kontrasepsi tipe IUD. Alasannya karena hal ini menimbulkan kemungkinan cupnya dapat menarik tali dan mencabut alat tersebut. Meski belum ada penelitian yang membuktikannya, akan tetapi sebaiknya konsultasikan terlebih dulu ke dokter jika kamu ingin menggunakannya.


Foto: Istimewa
(ebn/ebn)

Our Sister Site

mommyasia.id