sign up SIGN UP

LIFE

Tanda Jika Tubuh Kekurangan Vitamin B12

Mellisa | Sabtu, 12 Dec 2015 10:00 WIB
Tanda Jika Tubuh Kekurangan Vitamin B12
caption
Tubuh terasa lelah, letih, dan lesu saat bekerja di pagi hari meskipun semalam sudah cukup tidur? Hal tersebut bisa menjadi salah satu gejala tubuh kekurangan vitamin B12. Kurangnya vitamin B12 dalam tubuh dapat memicu anemia. Kenali tanda-tanda saat tubuh kekurangan vitamin B12 agar dapat ditangani secara tepat.
Kurangnya asupan vitamin B12 dalam tubuh dapat menyebabkan menurunnya sel darah merah. Hal inilah yang kemudian menyebabkan tubuh terasa mudah lelah dan lesu, karena sel darah merah bertugas membawa oksigen ke seluruh organ tubuh.
Foto: https://www.ladycarehealth.com/6-unusual-reasons-for-increase-in-your-appetite-that-your-are-not-aware-of/
Berikut merupakan beberapa tanda tubuh kekuranga vitamin B12 yang penting untuk diketahui.

1. Sering Mengantuk di Siang Hari Walaupun Tidur Cukup


Rasa lelah merupakan tanda awal dari tubuh yang kekurangan vitamin B12. Hal ini dikarenakan tubuh bergantung pada vitamin untuk memproduksi sel-sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh organ. Kurangnya oksigen di dalam sel dapat membuatmu merasa lelah, meskipun kamu memiliki jam tidur yang normal.

4. Kulit Terlihat Pucat


Kekurangan vitamin B12 dapat membuat sel-sel darah merah yang ada di dalam tubuh rapuh dan mudah pecah, menyebabkan pelepasan pigmen bilirubin yang kemudian menyebabkan munculnya warna sedikit kuning pada kulit.

5. Mudah Merasa Cemas


Kekurangan vitamin B12 juga dapat mempengaruhi suasana hati, dan mungkin dapat menyebabkan depresi atau kecemasan. Namun para dokter belum mengetahui secara persis mengapa hal ini dapat meningkatkan risiko depresi. Mungkin hal ini berkaitan dengan fakta bahwa B12 terlibat dalam sintesis kimia otak, seperti serotonin dan dopamine, yang membantu mengatur mood.

6. Otot Melemah


Jika tidak mendapatkan oksigen yang cukup dari sel darah merah, otot akan melemah. Hal ini akan membuat tubuh terasa lesu dan mungkin barang belanjaan akan terasa lebih berat daripada biasanya.

7. Mudah Lupa


Menurunnya daya ingat bukan hanya pertanda dari penyakit demensia atau kepikunan. Kekurangan vitamin B12 juga bisa menjadi salah satu pemicunya. Lakukan tes darah jika gejala pikun yang timbul dirasa mengkhawatirkan. Dengan konsumsi suplemen tertentu kekurangan vitamin B12 dapat teratasi dengan baik.

8. Penurunan Berat Badan


Sekitar setengah dari orang yang menderita kekurangan vitamin B12 akut kehilangan papila (tonjolan kecil pada permukaan lidah yang berfungsi sebagai reseptor dan pengecap rasa), terutama pada bagian tepi lidah. Beberapa penderita juga mengeluhkana adanya rasa terbakar dan nyeri, terutama di bagian belakang lidah. Hal inilah yang kemudian yang memicu penurunan berat badan karena tidak dapat menerima rasa makanan yang sebenarnya dan mungkin terasa sangat tidak enak di lidah.

Penanganan & Pencegahan


Ada beberapa opsi yang mungkin diberikan oleh dokter untuk meningkatkan kadar vitamin B12 dalam tubuh, disesuaikan dengan penyebabnya.
Foto: https://www.onegreenplanet.org/natural-health/the-top-things-to-look-for-when-choosing-a-vitamin-b12-supplement/
Beberapa pengobatan yang mungkin direkomendasikan oleh dokter:
a. Pemberian vitamin B12 melalui injeksi secara rutin.
b. Konsumsi suplemen vitamin B12.
c. Pengobatan terhadap penyakit yang menjadi penyebabnya, seperti pernyakit Crohn, celiac, dan lain-lain.
d. Perubahan pola makan.
Kekurangan vitamin B12 dapat dicegah dengan mengonsumsi daging, ayam, seafood, produk susu, dan telur dalam jumlah yang cukup. Jika kamu tidak mengonsumi produk hewani, atau memiliki kondisi medis yang membatasi konsumsi produk hewani, sebaiknya ganti asupan vitamin B12 dalam bentuk multivitamin atau konsumsi sereal yang diperkaya dengan vitamin B12.
(ebn/ebn)

Our Sister Site

mommyasia.id