sign up SIGN UP

LIFE

Teknik Jogging yang Benar dari Kepala Hingga Kaki

Susana Handoyo | Minggu, 21 Aug 2016 11:00 WIB
Teknik Jogging yang Benar dari Kepala Hingga Kaki
caption
Ketika berbicara tentang berlari, umumnya orang cenderung fokus pada kaki. Namun, berlari yang tepat itu adalah dimulai dari kepala sampai kaki. Salah satu hal penting untuk dipahami tentang berlari adalah bagaimana cara berlari yang hemat energi. Kamu bisa berlari seefisien mungkin, untuk menghindari kelelahan. Selain itu dengan teknik yang benar, kamu bisa berlari sejauh dan selama kamu bisa dengan bebas cedera.

Kepala


        
  • Menyelaraskan dengan baik bagian kepala adalah adalah kunci dari lari/jogging yang baik.
  •     
  • Pandanglah lurus ke depan. Hal ini akan menyelaraskan posisi leher dan punggung.
  •     
  • Rahang dan leher juga harus rileks.

Foto: Istimewa

Bahu


        
  • Jaga bahu dalam posisi tegak namun tetap santai. 
  •     
  • Bahu juga tidak boleh bergoyang dari sisi ke sisi.
  •     
  • Jangan membungkuk.
  •     
  • Jangan biarkan bahu bergerak ke atas serta menjadi tinggi dan tegang.
  •     
  • Kalau kamu merasa bahu menjadi tegang, gerakan bahu ke arah luar dan dalam untuk melepas ketegangan.

Tubuh


        
  • Posisi kepala dan bahu harus sejajar dengan benar.
  •     
  • Batang tubuh harus hampir lurus, sehingga kamu berlari dalam posisi tegak, namun sedikit condong ke depan akan menciptakan postur tubuh yang benar-benar seimbang.
  •     
  • Jangan terlalu tegak dan jangan membungkuk. Tubuh condong terlalu jauh ke depan bisa menyebabkan tersandung, berdampak pada langkah, dan menempatkan tekanan berlebihan pada lutut dan punggung. Condong ke belakang akan membuat kamu mengambil langkah yang terlalu panjang dan memperberat tumit, menekan lutut, pinggul dan punggung.
  •     
  • Berlarilah dengan bahu belakang agak tegak, buka dada agar paru-paru dapat bernafas dengan maksimal.

Foto: Istimewa

Lengan dan Tangan


Gerakan lengan juga penting, karena membantu mendorong maju saat berlari. Gerakan lengan juga membantu untuk meminimalkan rotasi batang tubuh.
        
  • Jaga siku yang ditekuk dengan sudut sekitar 90 derajat.
  •     
  • Lengan harus santai dan bergerak seirama dengan langkah kaki .
  •     
  • Ayunkan lengan ke atas dan ke bawah.
  •     
  • Ayunkan tangan ke atas dan ke arah tulang dada.
  •     
  • Saat melakukan ayunan ke bawah, tangan harus keluar dan turun menuju pinggang.
  •     
  • Jangan mengayunkan lengan terlalu tinggi atau terlalu rendah,.
  •     
  • Lengan harus diayunkan sedikit keluar, tidak harus diayunkan di seluruh tubuh.
  •     
  • Jaga tangan dan pergelangan tangan menjadi rileks, dengan tidak mengepalkan tangan.
  •     
  • Jari-jari harus ringan menyentuh ke telapak tangan.

Foto: Istimewa

Pinggul


        
  • Pinggul menunjuk lurus ke depan jika kepala, bahu dan dada sejajar dengan benar.
  •     
  • Jika badan condong terlalu jauh ke depan atau ke belakang, juga akan memiringkan pinggul dan membuat tubuh menjadi tidak sejajar.

Foto: Istimewa

Lutut


        
  • Untuk ketahanan berlari, lutut jangan diangkat tinggi, cukup rendah saja untuk menghemat energi.
  •     
  • Jaga lutut dengan sedikit ditekuk untuk meredam efek saat menyentuh tanah.
  •     
  • Jangan membuat langkah terlalu panjang.
  •     
  • Jika kaki melebar kedepan tubuh, maka kamu membuat langkah yang panjang yang melelahkan.
  •     
  • Berlari dengan mengangkat lutut rendah akan memudahkan saat kamu hendak berhenti melangkah.

Foto: Istimewa

Kaki


        
  • Kaki harus menyentuh tanah dengan ringan, memutarnya kembali ke depan dan mendaratkan ujung kaki lebih dulu ke tanah.
  •     
  • Berlari seharusnya tidak keras dan tidak berisik, tapi dengan lembut dan tenang.

 

 


Foto: Istimewa

Demikian sekedar tips cara berlari yang baik dan benar, sehingga kamu bisa menuai manfaat kesehatan yang baik tanpa harus mengalami cedera atau kelelahan.


(ebn/ebn)

Our Sister Site

mommyasia.id