sign up SIGN UP

5 Mitos dan Fakta Mengenai Penyakit Jantung yang Buat Orang Salah Kaprah

Raudiya Nurfadilah H | Senin, 04 Oct 2021 18:00 WIB
5 Mitos dan Fakta Mengenai Penyakit Jantung yang Buat Orang Salah Kaprah
caption

Beauties, sebuah data dari World Health Organization (WHO) menunjukkan bahwa penyakit jantung iskemik atau penyakit arteri koroner (CAD) menempati urutan pertama sebagai penyakit yang paling mematikan di dunia. Mengutip laman Healthline, CAD bisa terjadi ketika pembuluh darah yang memasok darah ke jantung menyempit.

CAD yang tidak diobati dapat menyebabkan nyeri pada bagian dada, gagal jantung, dan aritmia. Saat ini angka kematian CAD meningkat, peningkatan tersebut bisa terjadi karena beberapa faktor seperti perubahan gaya hidup, perubahan sosial ekonomi, pola makan yang tidak sehat, perokok berat, dan lainnya.

Di masyarakat, kondisi tersebut diperparah dengan banyaknya mitos seputar penyakit jantung yang sudah telanjur dipercaya. Padahal belum tentu informasi yang beredar benar adanya, agar kita tetap berhati-hati, berikut ini beberapa mitos dan fakta seputar penyakit jantung yang perlu kamu ketahui.

Perempuan Jarang Terkena Penyakit Jantung

Perempuan jarang terkena penyakit jantung
Mitos perempuan jarang terkena penyakit jantung/ Foto: Freepik/ Benzoix

Mitos yang beredar di masyarakat yakni mengenai perempuan tidak perlu khawatir karena jarang terkena penyakit jantung. Faktanya, justru setiap tahunnya lebih banyak perempuan yang meninggal karena penyakit tersebut daripada kanker payudara.

Dilansir dari Cleve and Clinic, perempuan pada usia muda memang kemungkinan terkena penyakit jantung sangat jarang daripada pria. Tetapi seiring bertambahnya usia dan memasuki masa menopause, risiko terkena serangan jantung akan sama besarnya dengan pria.

“Kabar baiknya adalah bahwa peluang seorang perempuan untuk bertahan dari serangan jantung telah meningkat sebesar 56% karena pengenalan dan pengelolaan penyakit jantung lebih awal,” ujar dr. A. Marc Gillinov, MD. Ketua Departemen Bedah Toraks dan Kardiovaskular.

Terkena Serangan Jantung Jika Turunan dari Keluarga

Mitos terkena penyakit jantung karena turunan
Mitos terkena penyakit jantung karena turunan/ Foto: Freepik/ Tirachardz

Genetika terkadang berperan dalam mengembangkan penyakit arteri koroner, tetapi fakta menurut dr. Gillinov penyakit jantung juga 90% bisa diakibatkan oleh gaya hidup yang tidak sehat, termasuk pola makan yang buruk, merokok, dan jarang berolahraga.

Faktor-faktor tersebut dapat meningkatkan kadar kolesterol dan lemak berbahaya lainnya dalam darah, meningkatkan tekanan darah, mengembangkan sindrom metabolik atau diabetes tipe 2, yang semuanya dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

“Sangat penting untuk mengikuti gaya hidup sehat dan membuat obat untuk mengendalikan faktor risiko berbahaya ini, menghindari atau menunda serangan jantung,” kata dr. Gillinov.

Anak Muda Tidak Perlu Khawatir dengan Penyakit Jantung

Mitos anak muda tidak terkena penyakit jantung
Mitos anak muda tidak terkena penyakit jantung/ Foto: Freepik/ Drobotdean

Beauties, memang benar bahwa penyakit jantung lebih mungkin menyerang orang yang telah berusia di atas 65 tahun, tetapi faktanya sekira 4-10% serangan jantung bisa juga terjadi pada orang-orang di bawah 45 tahun, terutama pria.

Mengutip laman Medical News Today, untuk menghindari serangan jantung di usia muda, kita harus mengubah gaya hidup untuk jantung yang lebih sehat dengan selalu memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi, misalnya jangan makan makanan yang tinggi lemak trans dan jenuh.

Menghindari Olahraga Bagi Penderita Penyakit Jantung

Mitos jangan olahraga bagi penderita jantung
Mitos jangan olahraga bagi penderita jantung/ foto: Freepik/ Tirachardz

Penyataan ini mitos, Beauties, karena olahraga juga bisa membantu memperkuat otot jantung dan meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh. Pada Agustus 2020, Europan Society of Cardiology menerbitkan pedoman tentang olahraga pada pasien dengan penyakit kardiovaskular.

Prof. Sanjay Sharma yang terlibat di dalamnya menjelaskan bahwa kemungkinan olahraga dapat memicu serangan jantung sangat rendah, tetapi bagi penderita penyakit jantung yang ingin berolahraga harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum memulainya.

Beauties, itulah beberapa mitos yang beredar dan masih banyak yang percaya. Setelah mengetahui fakta dari mitos tadi, sebaiknya jangan dipercaya dan mari ubah gaya hidup kita menjadi lebih sehat agar menghindari serangan jantung di usia muda.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id