sign up SIGN UP

Efek Vaksin Pfizer Menurun Setelah 6 Bulan, Bakal Butuh Booster? Hasil Riset Katakan Hal Ini...

Rini Apriliani | Rabu, 06 Oct 2021 13:00 WIB
Efek Vaksin Pfizer Menurun Setelah 6 Bulan, Bakal Butuh Booster? Hasil Riset Katakan Hal Ini...
caption
Jakarta -

Beberapa jenis vaksin Covid-19 sedang gencar dilakukan di Indonesia, salah satunya penggunaan vaksin Pfizer-BioNTech. Vaksin yang merupakan hasil buatan perusahaan bioteknologi Jerman dan farmasi Amerika ini memiliki efikasi mencapai 95%. Namun seiring berjalannya waktu, efikasi tersebut ternyata akan menurun.

Data tersebut merupakan hasil studi observasional yang diterbitkan dalam jurnal medis The Lancet. Analisis ini menunjukkan bahwa efektivitas vaksin dalam mencegah rawat inap dan kematian tetap tinggi pada angka 90% selama setidaknya enam bulan, bahkan terhadap varian Delta yang sangat menular. 

Efektivitas Vaksin Pfizer-BioNTechEfektivitas Vaksin Pfizer-BioNTech/ Foto: Instagram.com/kemenkes_ri

Seperti yang dilansir dari Global News Canada, para peneliti mengatakan jika penurunan efektivitas vaksin Pfizer ini memang disebabkan oleh berkurangnya kemanjuran. Bukan karena berkembangnya varian virus lain yang lebih berbahaya. 

"Analisis spesifik varian kami dengan jelas menunjukkan bahwa vaksin Pfizer efektif terhadap semua varian yang menjadi perhatian saat ini, termasuk Delta," ujar Luis Jodar, wakil presiden senior dan kepala petugas medis di vaksin Pfizer. 

Orang dengan riwayat imunisasi lain kurang dari 1 bulan dilarang vaksin Covid-19/Foto: pexels.com/FRANK MERINOVaksinasi Covid-19/Foto: Pexels.com/Frank Merino

Menurut penelitian, efektivitas vaksin terhadap varian Delta adalah 93% setelah bulan pertama, lalu menurun menjadi 53% setelah empat bulan kemudian. Sedangkan efektivitas terhadap varian non-delta lainnya yaitu 97% setelah satu bulan dan menurun menjadi 67% setelah empat bulan. 

Karena menurunnya tingkat efektivitas vaksin Pfizer-BioNTech ini membuat administrasi makanan dan obat Amerika Serikat mengizinkan penggunaan dosis penguat untuk orang dewasa yang lebih tua dan beberapa orang yang memang berisiko tinggi terinfeksi.

Hal ini sama saja dengan wacana perlunya suntikan vaksin dosis ketiga atau vaksin booster untuk membuat masyarakat lebih kuat lagi memerangi pandemi Covid-19.

Pandemi Covid-19Pandemi Covid-19/ Foto: Pixabay.com/Engin_Akyurt

Di Indonesia sendiri, saat ini memang Pemerintah sedang mulai menyiapkan vaksin booster untuk tahun depan. Namun belum terdengar kabar lebih jauh terkait hal ini, karena baru rencana dan bukan kebijakan. 

Nantinya yang akan mendapatkan vaksin booster adalah mereka yang telah memenuhi vaksin dosis pertama dan kedua. Selain itu, ada juga rencana jika vaksin booster ini akan menjadi vaksin mandiri yang tersedia dibeberapa tempat yang telah diputuskan.

Namun booster baru bisa diberikan kepada masyarakat saat vaksinasi Covid-19 di Indonesia telah mencapai sasaran minimal 70 persen.

_______________

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)

Our Sister Site

mommyasia.id