sign up SIGN UP

LIFE

Jangan Percaya Mitos, Ternyata Ini Penyebab Mata Kedutan

Jovita | Senin, 29 Jun 2020 08:00 WIB
Jangan Percaya Mitos, Ternyata Ini Penyebab Mata Kedutan
caption

Beberapa orang menganggap mata kedutan adalah pertanda mengenai hal yang akan menimpa seseorang, seperti keberuntungan, kebahagiaan, maupun kesedihan. Mitos yang disebarkan sejak zaman dulu, membuat masyarakat percaya bahwa kedutan bisa mempunyai arti tersembunyi, beda titik kedutan di mata memiliki arti yang berbeda juga.

Padahal sebenarnya mata kedutan adalah hal yang dapat dijelaskan menggunakan logika medis. Mata kedutan merupakan salah satu sinyal atau tanda yang diberikan tubuh bahwa kamu sedang mengalami hal berikut.

1. Mata lelah

Mata Lelah Karena Menatap Komputer/ Foto: pixabay.com
Mata Lelah Karena Menatap Komputer/ Foto: pixabay.com

Mata kedutan atau yang dikenal dengan mytokymia dalam istilah medis, adalah kondisi dimana seseorang merasakan denyutan pada area mata dari kelopak mata hingga alis mata. Denyutan ini terjadi berulang kali dan tidak dapat dikendalikan. Biasanya, mata kedutan bisa diakibatkan oleh aktivitas yang dijalani seseorang setelah seharian penuh.


Aktivitas inilah yang memicu mata menjadi lelah dan mengeluarkan sinyalnya melalui indra penglihatan. Salah satu contoh aktivitas yang dapat menyebabkan mata lelah adalah menatap laptop seharian penuh untuk bekerja atau bermain game setiap hari. Kondisi mata yang kelelahan akan mengalami kedutan akibat saraf mata yang menegang. Kurang tidur juga dapat meningkatkan risiko terjadinya mata kedutan.

2. Kurang asupan nutrisi

Mata Lelah Karena Kurang Nutrisi/ Foto: pixabay.com
Mata Lelah Karena Kurang Nutrisi/ Foto: pixabay.com

Selain kelelahan, mata kedutan juga merupakan tanda bahwa tubuhmu kekurangan nutrisi. Untuk mencegah dan mengobati hal ini, kamu perlu memperhatikan asupan nutrisi yang kamu konsumsi setiap hari. Jangan terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman mengandung kafein karena hal ini dapat meningkatkan risiko saraf mata menegang.

Kondisi ini kemudian akan memicu terjadinya mata kedutan. Tak hanya itu, kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol juga dapat menyebabkan otot pada tubuh menjadi tegang, termasuk otot bagian mata. Jadi, sebaiknya kamu menghindari rokok dan alkohol agar tidak memberikan dampak buruk pada kesehatan 

3. Gangguan penyakit

Gangguan Penyakit Mata/ Foto: pixabay.com
Gangguan Penyakit Mata/ Foto: pixabay.com

Terakhir, mata yang kedutan bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan pada tubuh. Ada beberapa penyakit yang memiliki gejala berupa mata kedutan, seperti bell’s palsy, blepharospasm, dystonia, dan multiple sclerosis. Namun, beberapa kondisi penyakit tersebut tidak hanya memiliki gejala berupa kedutan, tapi juga disertai gejala lain sesuai dengan penyakit yang dialami. 

Saat kamu mengalami mata kedutan yang berlangsung cukup lama, tanpa henti, dan disertai gangguan fungsi kognitif, lebih baik kamu segera memeriksakannya ke dokter spesialis terdekat. Jangan melakukan self diagnose hanya bermodalkan beberapa artikel atau sumber yang kamu baca.

Nah, itulah beberapa penyebab mata kedutan dalam dunia medis. Mulai sekarang, jangan dikaitkan dengan mitos lagi ya, Beautynesian.

(hld/hld)

Our Sister Site

mommyasia.id