sign up SIGN UP

Ketahui Perubahan dan Cara Mengatasi Tubuh Wanita Setelah Melahirkan

Intan Dwi | Kamis, 20 May 2021 09:00 WIB
Ketahui Perubahan dan Cara Mengatasi Tubuh Wanita Setelah Melahirkan
caption

Menjadi seorang ibu adalah satu peristiwa yang mengubah hidup wanita baik perubahan mental, fisik dan emosional. Selain memiliki lebih sedikit waktu untuk diri sendiri, ada detail hormonal dan fisik yang harus dihadapi.

Rambut, tubuh, kulit, kuku, semuanya berbeda setelah melahirkan. Perubahan itu dikarenakan tingkat hormon yang berubah, saat satu tubuh harus berbagi nutrisi untuk dua tubuh (bayi dan diri sendiri), dapat menyebabkan beberapa kekurangan.

Terlebih lagi, perubahan hormonal yang sama tersebut dapat menyebabkan jerawat dan kondisi lainnya. Tapi bukan berarti kamu pasti akan mengalami perubahan yang sama, karena setiap tubuh berbeda maka perubahannya pun berbeda.

Berikut ini adalah beberapa perubahan tubuh bagi wanita setelah melahirkan dan juga cara untuk mengatasinya.

Penipisan rambut

Setelah lahiran, banyak wanita yang berjuang untuk mendapatkan kembali ketebalan rambut aslinya dan berakhir dengan potongan yang lebih pendek setelah beberapa bulan setelah lahiran.
Penipisan rambut/freepik.com

Ini sepertinya menjadi keluhan paling umum dari para wanita yang baru saja menjadi seorang ibu. Setelah lahiran, banyak wanita yang berjuang untuk mendapatkan kembali ketebalan rambut aslinya dan berakhir dengan potongan yang lebih pendek setelah beberapa bulan setelah lahiran.

Tapi enggak usah khawatir, karena penipisan rambut umumnya hanya berlangsung sekitar enam bulan. Meningkatkan asupan vitamin dan mineral juga bisa bisa membantu, konsumsi lebih banyak makanan yang kaya mineral dan vitamin B karena itu sangat membantu proses ini.

Cara lainnya yang juga bisa membantu mempercepat proses ini adalah mencoba mengurangi stres sebanyak mungkin.

Breakout

Kalau perubahan umum yang benar-benar terjadi setelah menjadi seorang ibu adalah munculnya jerawat dan flare pada wajah.
Breakout/freepik.com

Kalau perubahan umum yang benar-benar terjadi setelah menjadi seorang ibu adalah munculnya jerawat dan flare pada wajah. Hal ini dikarenakan fluktuasi hormonal dari kehamilan yang sering menjadi penyebabnya.

Bahan pembasmi jerawat yang biasa digunakan selama berjerawat adalah benzoyl proxide dan glycolic acid. Para ibu harus menghindari produk yang mengandung salicylic acid dan retinoid sampai setelah menyusui.

Vitamin C juga dapat membantu memperbaiki munculnya bintik hitam dan mengurangi peradangan yang terkait dengan jerawat. Tetapi sebelum menggunakan bahan-bahan yang kuat, kamu bisa konsultasikan dengan dokter.

Kulit kering

Menjadi seorang ibu dini juga bisa menyebabkan kulit kering dan pecah-pecah akibat perubahan yang terjadi dengan cepat setelah persalinan.
Kulit kering/freepik.com

Menjadi seorang ibu dini juga bisa menyebabkan kulit kering dan pecah-pecah akibat perubahan yang terjadi dengan cepat setelah persalinan. Tapi untungnya, sabun mandi dan pelembap yang berbahan dasar minyak akan sangat membantu untuk melawan kulit kering. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan produk-produk perawatan kulit dengan bahan-bahan yang sesuai untuk kulit kamu.

Stretch mark

Tidak ada pengobatan topikal yang terbukti untuk menghapus atau mengurangi munculnya stretch mark. Meskipun begitu, tubuh kamu akan tetap indah dengan munculnya stretch mark.
Stretch mark/freepik.com

Tidak ada pengobatan topikal yang terbukti untuk menghapus atau mengurangi munculnya stretch mark. Meskipun begitu, tubuh kamu akan tetap indah dengan munculnya stretch mark. Tapi kamu bisa mencoba untuk mencegahnya kalau itu adalah sesuatu yang penting untuk kamu.

Namun, stretch mark sangat umum terjadi dengan atau tanpa kehamilan karena fluktuasi alam tubuh kita dalam hal berat dan ukuran. Tapi kalau kamu sangat ingin mengurangi munculnya garis-garis pada kulit, kamu bisa lakukan terapi laser atau prosedur lainnya dengan dokter kulit.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id