sign up SIGN UP

LIFE

Mengenal 8 Jenis Teh Populer di Dunia

Ersa Monica | Minggu, 04 Apr 2021 07:30 WIB
Mengenal 8 Jenis Teh Populer di Dunia
caption
Jakarta -

Minuman teh banyak digemari masyarakat dunia. Teh biasa diminum saat seseorang sedang bersantai sambil menikmati camilan. Sebagian besar masyarakat Indonesia bahkan menjadikan teh menjadi jamuan ketika kedatangan tamu. Di dunia ini terdapat banyak jenis teh, berikut kami sajikan 8 jenis teh beserta negara asalnya.

Teh Hijau

Teh Hijau/pixabay.com
Teh Hijau/pixabay.com

Teh hijau merupakan teh yang sangat populer di antara jenis teh lainnya. Selama ini banyak orang mengira jenis teh ini berasal dari Jepang, namun faktanya teh ini sudah populer di China sejak ribuan tahun lalu. Proses produksi teh hijau diawali dengan melayukan daun teh yang sudah dipanen, kemudian dikeringkan untuk menghindari proses oksidasi sehingga tehnya berwarna hijau alami.

Mengonsumsi teh hijau secara rutin sangat baik bagi kesehatan karena memiliki berbagai khasiat diantaranya menurunkan risiko penyakit jantung, mencegah kanker, hingga mampu menurunkan berat badan.

Teh Hitam

Teh Hitam/teavivre.com
Teh Hitam/teavivre.com

Teh hitam banyak dijumpai di Indonesia, rupanya teh ini juga sangat terkenal di Inggris dan Irlandia. Teh ini umumnya diproduksi di China, India, dan Sri Lanka. Jika teh hijau diproduksi tanpa melalui proses oksidasi, teh hitam diproduksi melalui proses oksidasi sehingga menghasilkan rasa dan warna yang khas. Di China, orang menyebutnya teh merah karena warnanya yang kemerahan ketika diseduh. Berbeda dengan di China, teh hitam di Sri Lanka berwarna kuning madu hingga coklat kemerahan seperti anggur.

Teh Putih

Teh Putih/twinings.co.uk
Teh Putih/twinings.co.uk

Teh putih atau yang biasa dikenal sebagai white tea pada mulanya ditemukan di China pada masa pemerintahan Dinasti Tang (618-907 Masehi), hingga akhirnya white tea hadir di Indonesia mulai abad ke-19. Proses produksi teh ini cukup singkat dibanding dengan jenis teh lainnya, yakni daun teh yang sudah dipanen kemudian dikeringkan sebelum dijual ke masyarakat. Bulu-bulu halus berwarna putih yang muncul ketika daun teh dikeringkan membuat teh ini disebut dengan white tea. Daun teh yang sudah dikeringkan akan membentuk seperti jarum sehingga disebut sebagai silver needle.

Teh Oolong

Teh Oolong/pixabay.com
Teh Oolong/pixabay.com

Teh oolong terbaik berasal dari Taiwan dan China. Di Indonesia, teh ini banyak dijumpai di restoran China. Teh oolong dibuat tanpa melalui proses oksidasi seutuhnya, sehingga memiliki rasa yang lebih kuat dari teh hijau, namun tidak sekuat teh hitam. Teh ini memiliki warna yang gelap dan rasa yang sedikit pahit.

Terdapat beberapa manfaat yang dirasakan jika mengonsumsi teh oolong secara rutin, diantaranya mengurangi kadar kolestrol, mencegah tekanan darah tinggi, menjaga fungsi otak, dan menurunkan berat badan.

Teh Pu-erh

Teh Pu-erh/realsimple.com
Teh Pu-erh/realsimple.com

Sama seperti jenis-jenis teh sebelumnya, teh yang terbuat dari tanaman Camellia sinensis ini berasal dari China. Proses pembuatan teh pu-erh yang membedakan teh ini dengan teh lainnya. Teh pu-erh dibuat melalui proses fermentasi yang cukup lama, yakni hingga bertahun-tahun. Teh ini banyak digunakan sebagai obat tradisional di China karena kaya akan manfaat seperti dapat menurunkan kadar kolesterol, menjaga kesehatan hati, menghambat pertumbuhan sel kanker, serta membantu menurunkan berat badan.

Teh Rooibos

Teh Rooibos/unsplash.com
Teh Rooibos/unsplash.com

Tidak seperti jenis-jenis teh sebelumnya, teh ini terbuat dari daun semak Aspalathus linearis yang tumbuh di Afrika Selatan. Keunggulan dari teh rooibos adalah rendahnya kandungan kafein, tanin, dan asam oksalat sehingga aman dikonsumsi bagi orang yang ingin mengurangi asupan kafein, memiliki masalah ginjal, dan kekurangan zat besi. Manfaat yang akan dirasakan jika mengonsumsi teh rooibos diantaranya baik untuk kesehatan jantung, mengurangi resiko diabetes, mengontrol berat badan, dan mencegah penuaan dini.

Teh Barley

Teh Barley/pixabay.com
Teh Barley/pixabay.com

Teh barley berasal dari gandum jenis barley yang proses pembuatannya dilakukan dengan cara memanggang dan merebus gandum. Teh ini menjadi minuman wajib di kawasan Asia Timur khususnya China, Jepang, dan Korea. Masyarakat Jepang menyebut teh ini dengan nama mugicha, sedangkan masyarakat Korea menyebutnya boricha. Banyak digunakan sebagai obat tradisional di China, teh ini memiliki beberapa manfaat diantaranya mencegah kerusakan sel-sel tubuh, membantu menurunkan berat badan, dan meningkatkan kualitas tidur.

Teh Yerba Mate

Teh Yerba Mate/thebubble.com
Teh Yerba Mate/thebubble.com

Teh yerba mate merupakan minuman seduh yang terbuat dari daun tanaman Ilex paraguariensis. Tanaman mate berasal dari daerah Amerika Selatan yang hanya dapat ditemukan di hutan hujan di Argentina, Chile, Peru, Brazil, Uruguay, dan Paraguay. Yerba mate umumnya dibuat dengan cara mencampurkan daun kering dengan air panas yang kemudian dibiarkan beberapa saat. Minuman ini sudah teruji secara ilmiah mengandung antioksidan, meningkatkan energi danĀ  fokus, menurunkan berat badan, hingga meningkatkan sistem imun tubuh.

(mel/mel)

Our Sister Site

mommyasia.id