sign up SIGN UP

MAKE-UP

Waduh, Ternyata 5 Kandungan dalam Lipstik Ini Berbahaya dan Sangat Berisiko Jika Tertelan

Rumaysha Milhania | Sabtu, 24 Apr 2021 08:30 WIB
Waduh, Ternyata 5 Kandungan dalam Lipstik Ini Berbahaya dan Sangat Berisiko Jika Tertelan
caption

Dipakai di bibir, ternyata beberapa lipstick punya kandungan yang berbahaya! Duh, waspadai 5 kandungan berbahaya dalam lipstik berikut ini.

1. Methylparaben

Methylparaben berada dalam kandungan lipstik karena bersifat antijamur dan dalam bekerja sebagai pengawet. Ini juga banyak digunakan di kosmetik lain. Tujuannya untuk mengawetkan dan mencegah tumbuhnya jamur pada produk.

Hal yang menyebabkan produk ini berbahaya adalah methylparaben dengan cepat diserap melalui kulit dan saluran usus. Meskipun begitu,  tubuh juga dapat dengan cepat menghilangkannya. Akan tetapi, di Eropa, pengawet ini dibatasi di sebagian besar Eropa karena kemungkinan risiko kanker. Mungkin juga dapat mengubah sistem endokrin atau menjadi racun dengan cara lain. 

Methylparaben berada dalam kandungan lipstik karena bersifat antijamur dan dalam bekerja sebagai pengawet. Ini juga banyak digunakan di kosmetik lain. Tujuannya untuk mengawetkan dan mencegah tumbuhnya jamur pada produk.
Methylparaben/ Sumber: Freepik.com

2. Polyparaben

Polyparaben ditambahkan sebagai pengawet pada lipstik untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur berbahaya. Ini membuat bagian berminyak dari lipstik menjadi tidak tengik.  Ada penelitian yang menemukan bahwa zat ini adalah pengganggu endokrin dan merupakan alergen bagi sebagian orang.

Meskipun tidak menumpuk di dalam tubuh dan telah dinyatakan aman untuk digunakan dalam kosmetik asalkan konsentrasinya dibatasi, namun, banyak ahli yang mencantumkannya sebagai produk "berisiko tinggi".

3. Retinyl Palmitate

Retinyl palmitate ditambahkan ke lipstik sebagai antioksidan. Retinyl palmitate digunakan sebagai pengawet sintetis. Ini adalah bentuk sintetis dari vitamin A, dan telah terbukti berbahaya bagi wanita hamil. Para ahli mengatakan bahwa zat ini berbahaya karena ada beberapa bukti yang mengaitkannya dengan beberapa jenis kanker dan masalah reproduksi.

Retinyl palmitate ditambahkan ke lipstik sebagai antioksidan. Retinyl palmitate digunakan sebagai pengawet sintetis.
Retinyl palmitate/ Sumber: Freepik.com

4. Pewarna

Pewarna digunakan untuk memberi warna pada lipstik, dan tentunya ada banyak bahan pewarna berbeda yang dapat dipilih. Kebanyakan lipstik dibuat dengan pewarna sintetis yang berasal dari aluminium atau produk minyak bumi. Pewarna ini disimpan di tubuh kita di organ dan jaringan lemak. Beberapa warna bahkan mungkin mengandung logam berat.

5. Tocopheryl Acetate

Tocopheryl acetat adalah bentuk spesifik vitamin E yang sering ditemukan dalam produk perawatan kulit dan suplemen makanan. Ini juga dikenal sebagai vitamin E asetat. Bahan ini pada dasarnya adalah bentuk vitamin E yang dibuat di laboratorium.

Penggunaan zat ini dalam lipstik dimaksudkan agar tahan lebih lama dan mengurangi biayanya. Padahal, ini berisiko menyebabkan gatal, terbakar, mengelupas, gatal-gatal dan lecet pada kulit, dan dapat menjadi racun.

Tocopheryl acetat adalah bentuk spesifik vitamin E yang sering ditemukan dalam produk perawatan kulit dan suplemen makanan. Ini juga dikenal sebagai vitamin E asetat. Bahan ini pada dasarnya adalah bentuk vitamin E yang dibuat di laboratorium.
Tocopheryl acetat/ Sumber: Freepik.com

Lalu, apakah mengaplikasikan lipstik akan menjadi sangat berbahaya?

Tidaklah berbahaya jika kamu terpapar sedikit lipstik yang mengandung bahan-bahan yang telah disebutkan di atas. Namun, jika kamu adalah seseorang yang mengaplikasikan lipstik setiap hari dan mengaplikasikannya berulang kali sepanjang hari, kamu mungkin ingin menggantinya dengan produk yang lebih alami, apalagi jika kamu sedang hamil.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id