sign up SIGN UP

MUSLIM

Lakukan Amalan dan Doa Ini Agar Jodoh Semakin Dekat

Ranim | Jumat, 25 Oct 2019 12:15 WIB
Lakukan Amalan dan Doa Ini Agar Jodoh Semakin Dekat
caption
Untuk mendapatkan sesuatu tentu harus dilakukan dengan berdoa dan berusaha. Seperti halnya dalam mendapatkan jodoh. Dalam Islam, hal tersebut ada doa dan amalan yang dilakukan. Seperti penjelasan berikut.

Mendapatkan jodoh tak hanya menunggu ada orang yang datang melamar. Bagi perempuan pun diperlukan usaha yang nyata. Apalagi bagi yang sudah ingin cepat menikah. Caranya tentu dengan melakukan doa dan amalan yang dianjurkan.

Dalam Islam, untuk mendapatkan jodoh ada doanya dalam surat Al Anbiya ayat 89 yang disampaikan oleh Nabi Zakaria ketika ia belum mendapat keturunan.


Foto: https://freeislamiccalligraphy.com/
“Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris Yang Paling Baik.”https://freeislamiccalligraphy.com/

Doa dapat jodoh tersebut untuk meminta agar Allah memberikan kita 'teman' selama kita hidup dengan ridho Allah. Karena hanya Allah yang paling tahu terbaik untuk kita.


Dalam berdoa tentu tak hanya sekali atau dua kali, tapi terus menerus. Untuk merayu Allah perlu banyak berdoa supaya apa yang kita inginkan dikabulkan-Nya. Selain doa dapat jodoh ada dalam penggalan surat Al Anbiya, ada ayat di surat lain dalam kitab suci Al Quran., yaitu terdapat pada suat Al Furqan ayat 74.


Foto: https://id.pinterest.com/

Untuk mendapatkan jodoh yang baik tentu tak hanya berdoa untuk itu saja, tapi berdoalah untuk mendapatkan keturunan yang baik pula. Supaya kelak anak-anak kita nanti menjadi anak yang shalih dan shalihan untuk mendoakan kedua orang tuanya. Jadi doa dan amalan tersebut mesti dilakukan.


Doa dapat jodoh selanjutnya dari surat Al Qashas ayat 24. Doa dalam surat tersebut dipanjatkan oleh Nabi Musa saat memberi minum ternak yang ditafsirkan untuk meminta kebaikan berupa jodoh. Karena jodoh adalah salah satu bagian dari kebaikan yang akan mengantarkan kepada ridho Allah.


Foto: https://sayahafiz.com/
Maka Musa memberi minum ternak itu untuk (menolong) keduanya, kemudian dia kembali ke tempat yang teduh lalu berdoa: “Ya Tuhanku sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku“.https://sayahafiz.com/

Setelah berdoa seperti itu, Nabi Musa didatangi oleh calon istrinya kemudian ia mendapat pekerjaan. Dari kisahnya berarti sungguh Allah akan mengabulkan tiap-tiap doa dan amalan baik yang kita lakukan. Dan tentu untuk semua doa dan juga doa dapat jodoh mesti dipanjatkan sering mungkin.

Ada juga waktunya yang mustajab untuk memanjatkan doa, yaitu pada saat sepertiga malam untuk melakukan sholat tahajud, pada waktu antara adzan denan iqomah, saat di masjid, ketika berada di Makkah dan Madinah saat melakukan ibadah, atau saat sholat fardhu.


Meksi begitu doa saja tak cukup. Harus dilakukan juga usaha lain, yaitu dengan melakukan doa dan amalan yang baik. Contohnya bersedekah dan melakukan amalan-amalan lain ke sesama manusia yang juga akan mendoakan kebaikan untuk kita.


Foto: https://harakahislamiyah.com/

Teruslah untuk bertaubat supaya dosa terhapus dan doa pun dikabulkan. Karena salah satu doa tak terkabul adalah banyaknya dosa yang menumpuk. Tak hanya doa dapat jodoh saja, tapi semuanya. Doa dan amalan baik harus selalu dilakukan.

Selain itu juga terus perbaiki diri supaya mendapatkan jodoh yang baik pula karena tak ada hadits jodoh sudah ditetapkan, yang ada yaitu jodoh itu dijemput. Karena jodoh adalah bagian dari rejeki yang harus diusahakan.

Dalam hadis dari Ibnu Mas’ud radhiallahu 'anhu, dikabarkan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

“Sesungguhnya proses penciptaan setiap orang dari kalian berada di perut ibunya selama 40 hari berupa segumpal air mani. Selanjutnya ia berubah menjadi segumpal darah dalam masa yang sama. Kemudian, ia berubah menjadi segumpal daging dalam masa yang sama. Lalu Allah mengutus seorang malaikat untuk meniupkan ruh kepadanya di samping diperintahkan untuk menuliskan empat perkara, yakni; rezekinya, ajalnya, perilakunya, dan bahagia-celakanya.” (HR Bukhari-Muslim)

Setelah melakukan doa dan amalan di atas, serahkan semuanya kepada Allah. Karena hanya Dia yang tahu yang terbaik untuk kita. Siapa, kapan, dan bagaimana caranya Allah akan mempertemukan jodoh kita.


(kik/kik)

Our Sister Site

mommyasia.id