sign up SIGN UP

Hati-hati! Kenali 3 Perbedaan Self Reward dan Impulsive Buying, Jangan Sampai Terjebak Pemborosan!

Erlin Santosa | Senin, 22 Nov 2021 14:00 WIB
Hati-hati! Kenali 3 Perbedaan Self Reward dan Impulsive Buying, Jangan Sampai Terjebak Pemborosan!
caption

Ada beragam cara yang bisa dilakukan untuk melepaskan diri dari kepenatan, salah satunya adalah dengan berbelanja. Memang menyenangkan mengelilingi mall selama berjam-jam atau sekedar melihat berbagai katalog produk online shop untuk membeli barang-barang yang kita inginkan. Self reward, begitulah istilah keren yang disematkan untuk mendasari perilaku berbelanja satu ini.

Istilah self reward sendiri kini dimaknai sebagai suatu bentuk penghargaan diri usai menjalankan rutinitas maupun tugas yang berat dan melelahkan. Memberi penghargaan diri sesekali memang nggak salah. Namun, hal itu menjadi salah ketika sudah terlalu sering berbelanja dengan dalih "Aku sudah lelah bekerja. Nggak apa-apa sesekali self reward dengan belanja sepuasnya!". Bisa bahaya banget kan kalau 'sesekali' itu diucapkan beribu-ribu kali!

Lantas, apakah self reward yang kita lakukan sudah benar atau malah membawa kita pada kebiasaan impulsive buying? Yuk, kenali perbedaan self reward dan impulsive buying agar kita tidak terjerumus hal-hal yang berujung pada pemborosan!

Perencanaan saat Berbelanja

Perilaku self reward umumnya dilakukan kebanyakan orang sebagai bentuk penghargaan diri/Foto: Pexels/Max Fischer
Perilaku self reward/Foto: Pexels/Max Fischer

Self reward dalam bentuk berbelanja tetap membutuhkan perencanaan yang jelas dan matang, lho. Rincian daftar belanja dibutuhkan agar bisa menentukan prioritas barang-barang yang memang perlu maupun belum terlalu perlu untuk dibeli. Walaupun judulnya self reward, pastinya berbelanja akan tetap dilakukan seperlunya saja.

Perlu diwaspadai jika kita sudah mulai berbelanja secara berlebihan tanpa membuat perencanaan terlebih dahulu. Setiap barang yang terlihat lucu tampaknya harus segera diambil dan dimasukkan ke keranjang. Hati-hati, kebiasaan berbelanja demikian bisa perlahan menuntun kita pada perilaku impulsive buying, lho!

Hasrat untuk Membeli

Kebiasaan impulsive buying mampu merugikan diri sendiri/Foto: Pexels.com/Andrea Piacquadio
Kebiasaan impulsive buying//Foto: Pexels.com/Andrea Piacquadio

Beauties, self reward dengan cara berbelanja umumnya tetap dilakukan dengan santai. Membeli suatu barang nggak harus dilakukan saat itu juga, karena terkadang kita masih positive thinking akan adanya diskon di kemudian hari. Nggak jarang kita pun masih berpikir bisa saja menemukan barang yang sama di toko lain dengan harga yang lebih murah.

Lain halnya jika kita sudah terjerumus pada perilaku impulsive buying. Hasrat untuk membeli suatu barang terasa sangat besar dan harus dilakukan saat itu juga. Seakan-akan barang itu harus segera dibeli tanpa mempertimbangkan kondisi finansial dan aspek lainnya. Bisa bahaya banget untuk keuangan kan?

Kondisi Finansial dan Keuangan

Dampak buruk impulsive buying bagi keuangan dan kesehatan mental/Foto: Pexels.com/Karolina Grabowska
Dampak buruk impulsive buying/Foto: Pexels.com/Karolina Grabowska

Perbedaan jelas antara perilaku self reward dan impulsive buying akan terlihat pada kondisi finansial kita. Melakukan self reward dengan berbelanja sesekali tentu nggak akan membuat keuangan kita acak-acakan. Pengeluaran bulanan akan tetap stabil dan tabungan kita pun terus terjaga dalam nominal yang aman.

Hal ini berkebalikan dengan seseorang yang memiliki kecenderungan impulsive buying. Kebiasaan berbelanja berlebihan ini bisa mengacaukan keuangan dan membahayakan tabungan. Hal terburuknya, nominal pengeluaran bisa lebih besar daripada penghasilan sehingga beresiko untuk terjebak pada berbagai jenis pinjaman.

Beauties, nggak selamanya self reward harus diwujudkan dalam bentuk barang-barang kok. Ada beragam aktivitas lain yang bisa kamu coba sebagai alternatif tanpa harus dengan membeli sesuatu dan mengeluarkan uang. Sekedar melakukan window shopping untuk melihat-lihat pun bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Our Sister Site

mommyasia.id