sign up SIGN UP

Jadi Fangirl Bisa Memicu Gangguan Jiwa? Simak Faktanya di Sini

Sierra Muktisari | Kamis, 09 Sep 2021 08:45 WIB
Jadi Fangirl Bisa Memicu Gangguan Jiwa? Simak Faktanya di Sini
caption
Jakarta -

Fangirl adalah sebutan untuk perempuan yang menjadi penggemar artis atau selebritas tertentu. Kegiatan yang dilakukan pun disebut dengan fangirling. Umumnya, mereka menyukai segala hal tentang si artis, misalnya seperti para fangirl K-Pop.

Mereka suka menonton drama Korea, mengikuti perkembangan terbaru girl group atau boy group, rela menabung supaya bisa datang ke konser, hingga belajar bahasa Korea untuk bisa berkomunikasi langsung dengan sang idola. Namun, benarkah menjadi seorang fangirl bisa memicu gangguan jiwa? Yuk, cari tahu kebenarannya.

Menurut Psikologi, Jadi Fangirl Bisa Memicu Gangguan Jiwa? Simak Faktanya di SiniMenurut Psikologi, Jadi Fangirl Bisa Memicu Gangguan Jiwa? Simak Faktanya di Sini/ Foto: soompi.com

Melansir psychreg.org, ada beberapa aspek yang memicu tindakan fangirl yang nggak sehat, Beauties. Misalnya, rasa kecintaan pada idola berubah menjadi obsesi, kegiatan fangirl yang menyita seluruh waktu dan perhatianmu jika nggak dibatasi dengan baik, dan ketika kamu merasa kalau dunia fangirl itu harus berjalan sesuai apa yang kamu inginkan.

Seperti di Korea Selatan, terdapat istilah bernama sasaeng fans. Mereka adalah sekelompok penggemar yang terlalu obsesif terhadap idola mereka, hingga melakukan hal-hal nekat seperti menguntit hingga ke rumah mereka, atau mengambil foto privasi mereka tanpa izin.

Obsesi sendiri diartikan sebagai keinginan seseorang untuk mendapatkan sesuatu. Kalau sudah terobsesi seperti itu, menjadi fangirl bisa berpengaruh pada kesehatan mentalmu juga, Beauties.

Aplikasi mental healthAplikasi mental health/ Foto: Octaviani

Melansir teenvogue.com, seorang therapist yang spesialis bekerja untuk merawat perempuan-perempuan remaja juga memberi peringatan bagi para fangirl. "Pastikan bahwa menjadi seorang 'fan' tidak berkembang menjadi sebuah obsesi."

Maka, sebaiknya kamu bisa menjadi seorang penggemar yang 'sehat' dengan mendukung dan mencintai idola kamu secukupnya. Bukan berarti kamu nggak tulus, tapi kamu tahu batasan dunia fangirl dan kehidupanmu di dunia nyata.

Menurut Psikologi, Jadi Fangirl Bisa Memicu Gangguan Jiwa? Simak Faktanya di SiniMenurut Psikologi, Jadi Fangirl Bisa Memicu Gangguan Jiwa? Simak Faktanya di Sini/ Foto: kpopmap.com

Selama tingkatan fangirl masih dalam batas wajar, banyak manfaat baik yang didapat kok, Beauties. "Memiliki beberapa ketertarikan di dalam identitas seseorang juga sehat bagi kesehatan mental dan emotional para remaja". Seperti yang diungkap oleh therapist Lisa Bahar.

Terlebih, dengan menjadi fangirl pastinya kamu bisa berkenalan dengan teman baru yang punya kesamaan, saling mendukung kesukaan satu sama lain, dan merasa tidak sendirian.

Beauties, selalu ingat bahwa segala sesuatu yang dilakukan berlebihan itu nggak baik. Mulailah untuk menjadi fangirl yang 'sehat', ya.

(sim/sim)

Our Sister Site

mommyasia.id