sign up SIGN UP

LIFE

Sering Merasa Kewalahan dan Tidak Termotivasi? Ikuti Cara Ini Untuk Mengatasinya!

Astari Dewi Larasati | Rabu, 07 Oct 2020 22:00 WIB
Sering Merasa Kewalahan dan Tidak Termotivasi? Ikuti Cara Ini Untuk Mengatasinya!
caption
Jakarta -

Seiring usia yang dewasa, fisik dan mental terkadang merasa sering kewalahan dan tidak termotivasi. Apalagi ditambah dengan kondisi seperti ini membuat aktivitas kian semakin sulit. Untuk berpergian untuk berlibur juga tidak bisa karena sedang adanya wabah.

Walaupun merasa baik-baik saja dan menjalani kegiatan seperti ke kantor, mengurus tugas rumah hingga merawat anak. Namun keadaan fisik dan mental tidak bisa dibohongi. Oleh karena itu, ada beberapa cara untuk mengatasi perasaan kewalahan dan tidak termotivasi sebagai berikut ini.

Ekspresikan perasaan sebenarnya

Menulis jurnal sekaligus mendokumentasikan momen adalah cara terbaik untuk mengekspresikan diri.
Ekspresikan perasaan sebenarnya/freepik.com

Salah satu kesalahan adalah menyembunyikan perasaan dan membuat diri merasa baik-baik saja. Keadaan ini akan membuat diri kesulitan sendiri sehingga tidak bisa merasakan perasaannya. Cara paling terbaik untuk mengekspresikan perasaan yang sebenarnya adalah menulis jurnal sekaligus mendokumentasikan momen tersebut. Biasanya orang akan membuat jurnal saat dirinya merasa marah, frustasi, dan sedih. Hal ini juga bermanfaat untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi dari sebelumnya.

Dikelilingi oleh orang-orang yang mendukung

Upayakan untuk jujur mengenai perasaan, ketakutan, dan permasalahan agar mendapatkan dukungan atau nasihat.
Dikelilingi oleh orang-orang yang mendukung/freepik.com

Keluarga dan teman-teman adalah yang terbaik untuk membagikan perasaan diri. Setidaknya tiap orang memiliki satu atau dua orang yang dapat dipercaya dan mendukungnya untuk tetap bangkit dalam waktu sulit sekalipun. Karena situasi yang tidak memungkinkan untuk bertemu secara langsung. Hubungi lewat telepon atau video call untuk tetap terhubung. Upayakan untuk jujur mengenai perasaan, ketakutan, dan permasalahan agar mendapatkan dukungan atau nasihat.

Istirahat

Akan membuat motivasi tumbuh, lebih bahagia, dan siap untuk beraktivitas kembali.
Istirahat/freepik.com

Anggap diri sendiri telah bekerja keras selama ini untuk memenuhi kebutuhan diri dan keluarga. Maka hak atas kerja keras adalah beristirahat, bukan dengan cara tidur melainkan melakukan hobi atau kegiatan yang disukai dan tidak sempat dilakukan selama ini. Hal ini akan membuat motivasi tumbuh, lebih bahagia, dan siap untuk beraktivitas kembali. Lepaskan tekanan produktivitas dengan memberi ruang dan waktu pada diri sendiri.

Bersenang-senang

Kegembiraan tiap orang berbeda-beda maka dari itu segera temukan cara untuk tetap bahagia.
Bersenang-senang/freepik.com

Bukan karena umur sudah dewasa, tapi tidak bersenang-senang. Walaupun tidak bisa pergi kemana-mana, bukan berarti membiarkan rasa bosan terus menerus. Cobalah untuk menemukan hal-hal yang akan memberikan perasaan gembira. Misalnya berkebun, melakukan kerajinan, atau menari mengikuti alunan lagu. Kegembiraan tiap orang berbeda-beda, maka dari itu segera temukan cara untuk tetap bahagia.

Minta bantuan professional

Akan membantu untuk memberikan nasihat untuk memberikan kesehatan mental yang memadai.
Minta bantuan professional/freepik.com

Jika sudah tidak bisa menanggung beban yang selama ini dirasakan sendirian, maka carilah bantuan kepada seseorang yang sudah profesional seperti psikiater atau terapis. Mereka akan membantu untuk memberikan nasihat untuk memberikan kesehatan mental yang memadai. Jadi bukan hanya memotivasi, namun memberikan obat sesuai dengan kebutuhan pasiennya.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id