sign up SIGN UP

Apa yang Harus Dilakukan Saat Anak Mengalami Cyber Bullying

Amelia Ayu Kinanti | Jumat, 23 Jul 2021 11:45 WIB
Apa yang Harus Dilakukan Saat Anak Mengalami Cyber Bullying
caption
Jakarta -

Di era pandemi seperti ini, menjauhkan anak dari gadget rasanya tak bijak. Selain mereka memerlukan gadgetnya untuk belajar dan bersosialisasi, keterbatasan yang mereka alami karena pandemi pun membuat kebanyakan anak memutuskan untuk melakukan banyak kegiatan di media sosial.

Tak sedikit juga orangtua yang memutuskan untuk mengizinkan si kecil aktif bersosial media. tentunya dengan pengawasan yang penuh dari orangtua. Namun bagaimanapun terkadang orangtua tak bisa menahan semua hal negatif yang ada di dunia maya. Sedikit banyak, si kecil akan berisiko terpapar hal-hal tersebut. Termasuk mendapat perundungan di dunia maya atau cyber bullying.

Psikolog keluarga, Intan Erlita memberi pandangannya terhadap hal ini. Menurutnya, yang paling penting adalah, sebagai orangtua, kita harus bisa menahan emosi kita di depan anak. Apa yang kita contohkan ke anak harus tetap sesuatu yang positif.

Ajari Anak Soal Perbedaan

African mother and cute smiling girl using digital tablet while lying in illuminted tent in kid bedroom. Cheerful ethnic woman and lovely daughter on video call under a cozy hut. Lovely little girl with mom watching cartoon on digital tablet in bedroom.African mother and cute smiling girl using digital tablet while lying in illuminted tent in kid bedroom. Cheerful ethnic woman and lovely daughter on video call under a cozy hut. Lovely little girl with mom watching cartoon on digital tablet in bedroom./ Foto: Getty Images/iStockphoto/Ridofranz


Saat Anak mengalai cyber bullying, menurut Intan ini adalah saat yang tepat untuk mengajarkan anak soal perbedaan berpendapat. Ajari mereka bahwa di dunia ini, tak semua orang akan setuju dengan apa yang kita lakukan. Ajarkan juga ke mereka bahwa berbeda adalah hal yang biasa.

"Kita harus mengedukasi anak kita bahwa tak semua orang akan menyukai kita. Jadi justru ini mengajarkan anak bahwa ada pro dan kontra dalam sosial media," Jelasnya ketika berbincang dengan Beautynesia (23/07/2021).


Harus Tetap Positif

Happy young Asian family with children and their mother using computer do school homework at home.Happy young Asian family with children and their mother using computer do school homework at home./ Foto: iStock

Selain itu Intan menjelaskan bahwa sebagai orangtua, kita juga harus mendorong anak untuk bersikap positif dan jangan membalas perundungan dengan melakukan perundungan lain.

Intan berujar, ini saatnya orangtua mengajarkan anak, bahwa walaupun kita berperilaku baik, akan tetap ada orang yang tidak suka sama kita. Jadi minta mereka untuk fokus melakukan hal yang baik, ketimbang memikirkan hal negatif yang orang sampaikan padanya.

"Beri pengertian kepada anak, walaupun yang kita lakukan adalah hal baik. Tidak semua orang setuju dengan apa yang kita lakukan," tambah Intan lagi.

(ayk/ayk)

Our Sister Site

mommyasia.id