sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Hamil di Usia 50an? Ini yang Harus Diperhatikan!

Rumaysha Milhania | Minggu, 30 Aug 2020 23:30 WIB
Hamil di Usia 50an? Ini yang Harus Diperhatikan!
caption
Jakarta -

Biasanya, masyarakat kita familiar dengan kehamilan di usia sekitar 20-30 tahun. Lewat dari itu, kehamilan akan dianggap terjadi di usia tua dan menjadi semakin berisiko, khususnya bagi ibu dan janin. Namun, belakangan ini hamil setelah usia 35 lebih tampaknya menjadi lebih umum. Apalagi mengingat bahwa pasangan di usia yang lebih matang cenderung memiliki kesiapan mental dan finansial yang lebih baik untuk mengurus anak. 

Belakangan ini hamil setelah usia 35 lebih tampaknya menjadi lebih umum. Apalagi mengingat bahwa pasangan di usia yang lebih matang cenderung memiliki kesiapan mental dan finansial yang lebih baik untuk mengurus anak.
Hamil di Usia 50/ Sumber: Freepik.com

Hamil di Usia 50-an

Jika kamu sedang merencanakan untuk memiliki bayi di usia 50 tahun, atau mungkin saat ini kamu sedang hamil di usia 50-an, tentu kamu memiliki banyak pertanyaan tentang apa yang harus dan perlu untuk dipersiapkan. Meskipun berkonsultasi dengan dokter adalah satu-satunya solusi terbaik untuk mendapatkan panduan, beberapa informasi ini mungkin akan banyak memberi manfaat untukmu.


Kelebihan Hamil di Usia 50-an

Tentu kamu tahu bahwa kebanyakan orang cenderung memilih untuk hamil dan memiliki anak di usia 20-an dan 30-an. Padahal, kehamilan di usia 50-an ternyata juga banyak memberikan manfaat, lho. Memiliki anak di usia yang lebih tua dapat memungkinkan kamu untuk bisa menyelesaikan segala ambisi dan cita-cita di awal. Ini dapat berupa keinginan untuk traveling, membangun karir, memapankan diri, hingga menyatukan diri agar lebih kompak dengan pasangan. Dengan selesainya semua urusan pribadi tersebut, orang-orang ini dianggap lebih siap untuk berkomitmen penuh saat menghadirkan individu baru ke dunia.

Selain itu, saat kamu berusia 40-an dan 50-an, kamu mungkin lebih mungkin memiliki stabilitas dan fleksibilitas finansial.
Hamil/ Sumber: Freepik.com

Selain itu, saat kamu berusia 40-an dan 50-an, kamu mungkin lebih mungkin memiliki stabilitas dan fleksibilitas finansial. Itu berarti kamu dapat mempermudah pengasuhan anak dengan fasilitas yang lebih baik. Kamu juga akan memiliki lebih banyak pengalaman hidup yang bisa membuatmu lebih bijaksana dalam menghadapi segala kesulitan proses kehamilan dan parenting!

Risiko Hamil di Usia 50-an

Meskipun memiliki bayi di kemudian hari bisa lebih mudah dalam beberapa hal, kehamilan ini juga memiliki banyak risiko. Pasalnya, kehamilan di usia yang lebih tua dianggap berisiko tinggi. Beberapa risiko yang harus diantisipasi saat memiliki bayi di usia 50-an antara lain:

  • Preeklamsia (kondisi tekanan darah tinggi yang terjadi selama kehamilan dan dapat mengancam jiwa)
  • Diabetes gestasional
  • Kehamilan ektopik (saat sel telur menempel di luar rahim)
  • Risiko yang lebih tinggi untuk kelahiran sesar
  • Keguguran
Meskipun memiliki bayi di kemudian hari bisa lebih mudah dalam beberapa hal, kehamilan ini juga memiliki banyak risiko.
Risiko Hamil/ Sumber: Freepik.com

Tentu tidak ada yang sempurna saat harus memilih apakah kehamilan di usia muda atau tua yang lebih baik. Namun, yang pasti harus kamu ingat adalah apapun pilihanmu, pastikan kehamilan yang kamu jalani benar-benar kamu pikirkan dan persiapkan dengan matang. Baik itu untuk kehamilan di usia muda maupun kehamilan di usia yang lebih tua.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id