sign up SIGN UP

3 Mitos Perawatan Kulit yang Sebaiknya Segera Kamu Lupakan, Gorengan Bikin Jerawat Salah Satunya!

Febriyani Rahmania | Sabtu, 13 Nov 2021 10:00 WIB
3 Mitos Perawatan Kulit yang Sebaiknya Segera Kamu Lupakan, Gorengan Bikin Jerawat Salah Satunya!
caption
Jakarta -

Dalam lingkup pertemanan atau keluarga, mungkin kamu pernah mendengar beberapa aturan mengenai perawatan kulit, dan sejak saat itu, kamu memercayai dan menjalaninya hingga sekarang. Padahal, kamu belum mengetahui fakta ilmiah di balik aturan perawatan kulit yang kamu dengar.

Dikutip dari Well and Good, dr. Muneeb Shah, MD, seorang dokter kulit bersertifikat mengungkapkan bahwa banyak dari kepercayaan mengenai perawatan kulit tidak sesuai dengan kenyataan. Baru-baru ini, ia spill beberapa fakta perawatan kulit umum yang ternyata adalah mitos dan meminta semua orang untuk melupakannya.

Mitos 1

Gorengan dapat meningkatkan produksi sebum penyebab jerawat/freepik.comMitos gorengan. (Foto: freepik.com)/ Foto: Budi Rahmah Panjaitan

MITOS: Makanan yang digoreng menyebabkan jerawat.

Fakta: Menurut Muneeb, salah! Meskipun gorengan menyebabkan gangguan kesehatan lain, seperti sembelit atau batuk, tidak ada penelitian yang mendukung bahwa makanan yang digoreng dapat memicu jerawat.

Namun, ada makanan tertentu yang bisa memperburuk jerawat, seperti gula, misalnya. Gula dapat menyebabkan gejolak pada beberapa orang. Begitu juga dengan susu, produk gandum tertentu, dan telur. Semua makanan tersebut berpotensi menyebabkan peradangan di usus, yang juga ikut berimbas pada wajah berupa jerawat.

Mitos 2

Luka memar/Foto: freepik/kukotaIlustrasi luka. (Foto: freepik/kukota)/ Foto: Lifia Mawaddah Putri

MITOS: Neomycin, polymyxin B, bacitracin adalah antibiotik yang baik untuk luka.

Fakta: Ada beberapa salep mengandung antibiotik dijual di pasaran, salah satunya salep yang mengandung neomycin, dan sebagian orang menggunakannya untuk pengobatan luka. Padahal, penggunaan antibiotik harus dengan resep dokter.

dr. Muneeb mengatakan sebaiknya jangan lakukan hal ini lagi karena berisiko tinggi alergi. Sebagai gantinya, dokter kulit merekomendasikan penggunaan salep petroleum jelly apa pun untuk penyembuhan.

Mitos 3

woundIlustrasi luka. (Foto: freepik.com)/ Foto: Shinta Nikmah

MITOS: Hidrogen peroksida baik untuk membersihkan luka.

Fakta: Menurut dr. Muneeb, sebuah studi di 2017 membuktikan alkohol dan hidrogen peroksida dapat merusak jaringan dan menunda penyembuhan. Rasa pedih di lutut kita yang terkelupas tidak ada gunanya. "Sabun dan air lebih baik," kata dr. Muneeb.

Dari ketiga mitos di atas, mana yang masih kamu percayai hingga saat ini?

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fer/fer)

Our Sister Site

mommyasia.id