sign up SIGN UP

SKINCARE

4 Kandungan Bahan Aktif yang Rentan Bikin Kulit Iritasi

Friska NR | Senin, 15 Feb 2021 16:00 WIB
4 Kandungan Bahan Aktif yang Rentan Bikin Kulit Iritasi
caption

Kandungan bahan aktif dalam skincare berfungsi untuk mengatasi suatu masalah kulit tertentu, misalnya fokus untuk melawan kulit berjerawat, hiperpigmentasi maupun penuaan dini. Namun meski manfaatnya kuat dan dinilai sangat efektif, beberapa bahan aktif datang dengan efek samping yang perlu kamu perhatikan, Ladies. 

Terutama untuk kamu yang punya kulit sensitif, penggunaan sederet bahan aktif ini tidak boleh sembarangan agar tidak menimbulkan iritasi!

1. AHA dan BHA

toner.
Foto: freepik.com

AHA dan BHA menjadi kandungan bahan aktif yang cukup populer digunakan dalam produk skincare di beberapa tahun terakhir. Berfungsi sebagai eksfoliator untuk mengangkat sel-sel kulit mati, dua kandungan bahan ini sering dijumpai dalam pembersih wajah, exfoliating toner, serum hingga masker.

Sayangnya, bagi sebagian orang yang memiliki kulit super sensitif, penggunaan AHA dan BHA bisa menyebabkan kulit menjadi kemerahan dan iritasi. Kamu bisa memilih alternatif kandungan PHA yang juga berfungsi untuk mengeskfoliasi, namun lebih mild di kulit sensitif.

2. Vitamin C

vitamIn c serum.
Foto: freepik.com

Vitamin C memiliki fungsi sebagai antioksidan untuk mencerahkan dan menyamarkan hiperpigmentasi serta bekas jerawat di wajah. Namun tidak semua produk skincare vitamin C memiliki formulasi yang sama. Meski sejatinya aman, kamu perlu memperhatikan kadar konsentrasinya karena menggunakan produk berkadar vitamin C yang tidak sesuai kebutuhan kulit justru dapat menimbulkan masalah kulit baru.

Pada kulit kering dan sensitif, sebaiknya memilih skincare dengan kandungan vitamin C yang rendah untuk menghindari resiko iritasi hingga munculnya jerawat.

3. Retinol

retinol.
Foto: freepik.com

Sebelum popularitasnya tergeser oleh bakuchiol, retinol menjadi bahan aktif skincare yang paling banyak digunakan dalam produk anti-aging. Tidak hanya memiliki manfaat untuk mencegah tanda-tanda penuaan, bahan aktif ini juga dapat memperbaiki tekstur kulit dan mengatasi jerawat.

Karena manfaatnya yang powerful dan cukup keras di kulit, retinol memiliki resiko iritasi yang lebih besar, terutama jika tidak digunakan sesuai aturan. Retinol juga tidak disarankan digunakan oleh ibu hamil karena dapat mengganggu perkembangan janin. Sebagai alternatif, skincare dengan kandungan bakuchiol dapat menjadi pilihan sebab lebih gentle namun memiliki efek anti-aging serupa.

4. Salicylic Acid

salicylic acid
Foto: freepik.com

Salicylic acid merupakan kandungan bahan aktif yang sering dijumpai dalam produk-produk untuk kulit berjerawat. Hal ini karena fungsinya yang efektif menyembuhkan jerawat dan membantu mengontrol minyak berlebih.

Kandungan ini juga berfungsi sebagai eksfoliator sehingga tidak boleh digunakan secara berlebihan agar tidak menimbulkan iritasi. Sama seperti retinol, salicylic acid juga tidak disarankan untuk ibu hamil dan menyusui. Jadi hati-hati ya, Ladies!

(kik/kik)

Our Sister Site

mommyasia.id