sign up SIGN UP

SKINCARE

Anggapan Keliru Seputar Sabun kewanitaan

Hani Arifah | Jumat, 09 Apr 2021 15:15 WIB
Anggapan Keliru Seputar Sabun kewanitaan
Ilustrasi sabun kewanitaan Foto:pinterest/ehow
Jakarta -

Saat ini sudah banyak sekali merek sabun pembersih kewanitaan yang beredar di pasaran. Sabun-sabun tersebut menawarkan berbagai manfaat untuk mengatasi permasalahan seputar area kewanitaan.

Foto:pinterest/santepeaunoir
Ilustrasi permasalahan miss v

Dalam sehari-hari, sering kali kita mengalami permasalahan pada vagina seperti: bau tak sedap, keputihan, gatal, dan kulit gelap. Permasalah-permasalahan tersebut kadang membuat kita bingung bagaimana cara mengatasinya. 

Sering kali kita tergiur oleh klaim-klaim dari produk sabun pembersih kewanitaan yang beredar di pasaran karena anggapan-anggapan yang salah tentang sabun kewanitaan. Padahal, sebetulnya kita cukup membersihkan vagina dengan air saja. 

Anggapan-Anggapan yang Salah Seputar Sabun Kewanitaan

Banyak juga anggapan-anggapan keliru seputar sabun kewanitaan yang membuat kita terburu-buru membelinya. Apa saja anggapan-anggapan keliru itu? Simak beberapa hal berikut!

Sabun Kewanitaan dapat Mengatasi Bau Tak Sedap pada Vagina 

Foto:pinterest/dewipurwaning
Permasalahan bau tak sedap pada miss v

Sering kali kita menemukan sabun-sabun pembersih kewanitaan dengan berbagai macam varian aroma, mulai dari aroma daun sirih, bunga mawar, bunga anggrek, dan lain-lain. Sabun kewanitaan ini diklaim mampu menghilangkan bau tak sedap pada vagina. Namun benarkah begitu? 

Menghilangkan bau pada vagina cukup dengan menjaga kebersihannya saja. Cara paling efektif dan aman adalah membersihkan vagina degan air bersih dan mengeringkannya dengan handuk khusus. Menggunakan sabun pembersih kewanitaan justru dapat membuat pH yang ada dalam vagina tidak seimbang.

Sabun Kewanitaan dapat Menghilangkan Bakteri Penyebab Gatal

Foto:pinterest/taraluna22
Gatal pada vagina

Banyak sekali penyebab gatal pada vagina, di antaranya adalah jamur, bakteri, iritasi, celana dalam yang tidak sesuai, atau justru karena sabun dengan kandungan yang terlalu keras. Penyebab gatal ini bisa diatasi berdasarkan penyebabnya. Jadi, jika kamu berpikir sabun kewanitaan akan mengatasi gatal pada vagina, maka pemikiran tersebut kurang tepat.

Vagina memiliki bakteri baik yang dapat menjaga kelembaban dan kesehatan vagina. Penggunaan sabun kewanitaan justru akan membuat bakteri baik yang ada dalam vagina mati. Jika tidak ada bakteri baik di dalamnya, vagina akan rentan terkena jamur penyebab gatal.

Keputihan dapat Diatasi dengan Sabun Kewanitaan

Foto:pinterest/concejoystrucoscaserous
Keputihan paa miss v

Keputihan merupakan cairan dari vagina yang muncul karena berbagai faktor. Hampir setiap wanita mengalami keputihan. Keputihan juga merupakan cara vagina membersihkan dirinya.

Keputihan yang normal ditandai dengan cairan bening, licin, dan tidak berbau. Sedangkan keputihan yang perlu diwaspadai ditandai dengan warna cairan yang lebih pekat dan bau yang tidak sedap.

Banyak dari kita yang beranggapan bahwa sabun kewanitaan dapat mengatasi keputihan. Namun, penggunaan sabun kewanitaan tidak dianjurkan oleh dokter. Terlebih jika tujuannya untuk mengatasi keputihan. Menggunakan sabun kewanitaan untuk membersihkan vagina justru akan membuat vagina rentan iritasi. 

Itu tadi beberapa anggapan-anggapan keliru seputar sabun kewanitaan. Untuk menjaga kebersihan dan kesehatan vagina cukup dengan membasuh dengan air bersih, mengeringkan dengan handuk khusus, dan rajin mengganti celana dalam, ya!

 

(mel/mel)

Our Sister Site

mommyasia.id