sign up SIGN UP

SKINCARE

Ciri-ciri Krim Wajah Berbahaya yang Masih Ramai Dijual di Pasaran

Budi Rahmah Panjaitan | Selasa, 23 Mar 2021 08:30 WIB
Ciri-ciri Krim Wajah Berbahaya yang Masih Ramai Dijual di Pasaran
caption

Seiring dengan eksisnya dunia per skincare-an di masa sekarang ini, muncul berbagai oknum tidak bertanggung yang ingin memanfaatkan kesempatan. Cara mengambil kesempatan yang dilakukan adalah dengan menjual produk skincare berbahaya. Lebih menakutkannya lagi, produk-produk tersebut seringkali masih ramai dijual di pasaran.

Salah satu produk skincare berbahaya yang cukup banyak ditemukan di pasaran ialah berupa krim wajah. Dengan adanya hal demikian, memang sudah sepatutnya untuk lebih selektif dalam memilih produk skincare. Hal ini bisa dimulai dengan mengetahui ciri-cirinya terlebih dahulu.

Lantas, apa saja ciri-ciri krim wajah berbahaya tersebut? Simak selengkapnya di bawah ini.

1. Warna Mencolok

Warna krim wajah yang terlalu mencolok mengindikasikan krim berbahaya/freepik.com
Warna krim wajah/freepik.com

Ciri-ciri krim wajah berbahaya pertama yang perlu kamu waspadai adalah memiliki warna mencolok. Hadirnya warna yang terkesan mencolok ini mengindikasikan penggunaan warna tekstil yang tentunya tidak aman untuk digunakan pada kulit.

Biasanya, warna bisa dikenali dengan kuning cerah ataupun putih pearly mengkilap seperti mutiara. Jika menemukan produk krim wajah dengan ciri ini, sebaiknya harus di crosscheck ulang dan ada baiknya tidak usah dibeli.

2. Memiliki Bau Menyengat

Mencium bau krim dan pastikan tidak menyengat supaya terhindar dari krim berbahaya/freepik.com
Mencium bau/freepik.com

Selanjutnya adalah memiliki bau yang menyengat. Timbulnya bau menyengat ini tidak lain karena penggunaan bahan kimia di dalam produk. Biasanya bau ini bisa dikenali dengan sensasi aroma logam yang pekat.

Biasanya, untuk menutupi bau ini, para produsen krim abal-abal akan menutupinya dengan menambahkan pewangi dalam jumlah yang banyak. Oleh sebab itu, perlu diteliti dan benar-benar peka terhadap bau krim yang akan dibeli.

3. Terasa Lengket Saat Dipakai

Lengket saat dipakai seperti lem mengindikasikan krim wajah berbahaya/freepik.com
Lengket saat dipakai/freepik.com

Kamu perlu waspada ketika mendapati krim wajah terasa lengket saat diaplikasikan. Sederhananya, bisa diibaratkan seperti memakai krim dengan kandungan lem di dalamnya. Meskipun pada umumnya krim yang aman digunakan pun masih ada yang terasa lengket, namun krim berbahaya ini punya intensitas lengket yang lebih tinggi.

Selain itu, setelah beberapa saat digunakan rasa lengket krim berbahaya tidak kunjung hilang. Selain rasa lengketnya, krim berbahaya ini juga terbilang lebih sulit untuk membaur di kulit. Hal ini menunjukkan indikasi bahan yang tidak baik untuk kulit dan proses produksinya yang kurang baik.

4. Menimbulkan Rasa Perih dan Panas

Menimbulkan rasa perih dan panas saat dipakai/freepik.com
Menimbulkan rasa perih/freepik.com

Pernah merasa perih dan panas saat menggunakan krim wajah? Bisa jadi produk tersebut tidak cocok atau bahaya di kulit kamu. Meskipun dalam penggunaan produk skincare dikenal adanya istilah purging yang ditandai munculnya jerawat ataupun sedikit iritasi, bukan berarti kamu tidak bisa membedakan tanda ini dengan produk krim berbahaya.

Biasanya, krim berbahaya akan menimbulkan kemerahan seperti ruam yang terasa perih dan panas. Intensitas rasa perih ini pun tergolong tinggi sehingga tidak bisa lagi disamakan dengan purging. Jika hal demikian terjadi, maka sebaiknya hentikan pemakaian.

5. Warna Kulit Putih Pucat dan Tidak Berjerawat

Warna kulit menjadi putih pucat akibat krim berbahaya/freepik.com
Warna kulit/freepik.com

Ciri berikutnya ini juga tidak bisa dianggap sepele. Perubahan warna kulit menjadi pucat dan tidak adanya jerawat bisa mengindikasikan rusaknya kulit oleh bahan kimia yang ada di dalam krim berbahaya yang sudah dipakai.

Biasanya, dampak sebenarnya akan muncul ketika pemakaian dihentikan dengan timbulnya jerawat. Kehadiran jerawat sendiri merupakan reaksi untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh karena adanya kandungan berbahaya yang masuk.

6. Hasil yang Diberikan Cepat dan Instan

Hasil cepat dan instan oleh krim berbahaya/freepik.com
Hasil cepat dan instan/freepik.com

Perlu diingat bahwa produk dengan kandungan yang aman biasanya membutuhkan jangka waktu yang relatif lebih lama untuk menampakkan hasil sesuai klaim. Hal ini dikarenakan proses alami pada kulit untuk menyerap dan mengadaptasi produk yang masuk.

Namun berbeda dengan krim berbahaya yang pada umumnya memberikan hasil yang cepat dan tergolong instan. Biasanya, krim berbahaya sudah bisa menampakkan hasil setelah satu atau dua minggu pemakaian.

[Gambas:Instagram]

7. Kulit Menjadi Merah saat Terkena Sinar Matahari

Kulit jadi kemerahan saat terkena sinar matahari/freepik.com
Kulit jadi kemerahan/freepik.com

Krim berbahaya bisa menyebabkan kulit kehilangan melanin dan protein sehingga perlindungan kulit akan sinar matahari menjadi berkurang bahkan tidak ada. Alhasil, dampak yang bisa diperlihatkan adalah kulit menjadi merah terkena sinar matahari. Biasanya, kandungan berbahaya yang menyebabkan hal ini adalah merkuri. Oleh sebab itu, teliti ya saat membeli produk krim wajah.

8. Tidak Ada BPOM

Cek BPOM sebagai upaya terhindar dari krim berbahaya/freepik.com
Cek BPOM/freepik.com

Pada dasarnya hal ini merupakan salah satu indikator penting saat kamu akan membeli produk apa saja termasuk krim wajah. Pastikan bahwa krim yang akan kamu beli sudah terdaftar di BPOM ya!

Kamu bisa melakukan pengecekan langsung dengan mengamati kemasan krim atau mengecek di situs BPOM dengan menuliskan nama produk. Jika tidak terdaftar, sudah seharusnya krim tersebut tidak masuk dalam list belanjaan kamu.

(kik/kik)

Our Sister Site

mommyasia.id