sign up SIGN UP

SKINCARE

Hati-Hati, Bahan-Bahan Skincare Ini Tidak Boleh Digunakan Selama Hamil!

Rumaysha Milhania | Minggu, 15 Nov 2020 10:00 WIB
Hati-Hati, Bahan-Bahan Skincare Ini Tidak Boleh Digunakan Selama Hamil!
caption
Jakarta -

Saat sedang hamil, kamu harus benar-benar menjaga asupan makanan dan produk yang kamu gunakan sehari-hari, termasuk skincare. Produk perawatan kulit tertentu mengandung bahan aktif yang ternyata dapat berbahaya bagi kesehatan kandungan dan janin.

Untuk itu, simak daftar bahan aktif skincare yang harus kamu hindari selama hamil berikut ini.

Vitamin A adalah nutrisi penting yang dibutuhkan untuk menjaga kulit, meningkatkan kelepmbapan, dan mengoptimalkan reproduksi sel kulit mati. Nah, vitamin A ini setelah dikonsumsi atau diserap melalui kulit, tubuhmu akan mengubahnya menjadi retinol.
Perawatan Ibu Hamil/ Sumber: Freepik.com

Retinoid

Vitamin A adalah nutrisi penting yang dibutuhkan untuk menjaga kulit, meningkatkan kelepmbapan, dan mengoptimalkan reproduksi sel kulit mati. Nah, vitamin A ini setelah dikonsumsi atau diserap melalui kulit, tubuhmu akan mengubahnya menjadi retinol.

Beberapa produk perawatan kulit anti penuaan menggunakan jenis retinol yang disebut retinoid, yang telah menjadi bahan super ajaib karena dapat membantu menghilangkan jerawat dan mengurangi garis-garis halus. Sayangnya, kondisi cacat lahir pada bayi kerap dikaitkan dengan asupan produk retinoid.

Asam Salisilat Dosis Tinggi

Asam salisilat adalah bahan yang umum digunakan untuk mengobati jerawat karena bersifat sebagai antiradang. Sayangnya, sebuah studi tahun 2013 menyimpulkan produk yang mengandung asam salisilat dosis tinggi, seperti kulit dan obat oral, harus dihindari selama kehamilan.

Hidrokuinon

Hydroquinone adalah kandungan yang banyak digunakan dalam produk kulit untuk mencerahkan warna atau mengurangi pigmentasi kulit.

Meskipun tidak ada hubungan yang terbukti bahwa cacat bawaan yang parah merupakan efek samping dan hydroquinone, fakta bahwa tubuh dapat menyerap hidrokuinon dalam jumlah yang signifikan dibandingkan dengan bahan lain menjadikannya sebagai bahan yang harus diantisipasi selama masa kehamilan.

Selain itu, bahan aktif ini memang sangat tidak direkomendasikan untuk kamu yang tidak hamil sekalipun.

Hydroquinone adalah kandungan yang banyak digunakan dalam produk kulit untuk mencerahkan warna atau mengurangi pigmentasi kulit.
Skincare untuk Ibu Hamil/ Sumber: Freepik.com

Phthalates

Phthalates adalah bahan aktif yang ditemukan di banyak produk kecantikan dan pribadi. Sayangnya, menurut American Academy of Pediatrics, bahan ini berpotensi dalam mempengaruhi kesehatan reproduksi bawaan secara negatif. Jadi, waspadai betul kandungan-kandungan ini, ya!

Formaldehida

Formaldehida biasanya digunakan sebagai pengawet dan disinfektan dalam produk kecantikan. Sayangnya, banyak penelitian mengungkap bahwa bahan ini bersifat karsinogen dan dapat meningkatkan risiko infertilitas dan keguguran.

Oxybenzone dan turunannya adalah filter ultraviolet (UV) yang paling sering digunakan dalam tabir surya.
Sunscreen untuk Ibu Hamil/ Sumber: Freepik.com

Tabir Surya Kimiawi

Oxybenzone dan turunannya adalah filter ultraviolet (UV) yang paling sering digunakan dalam tabir surya. Bahan ini terbukti efektif untuk memberikan perlindungan kulit, tetapi efek oksibenzon terhadap kesehatan dan lingkungan harus kamu waspadai.

Pasalnya, oxybenzone dikenal sebagai bahan kimia yang mengganggu endokrin. Penggunaan selama kehamilan dapat mengganggu hormon dan menyebabkan kerusakan permanen pada ibu dan bayi.

Jadi, jangan sampai salah pilih skincare, ya!

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id