sign up SIGN UP

SKINCARE

Mitos dan Fakta Seputar Bopeng yang Harus Kamu Ketahui

Hani Arifah | Rabu, 28 Apr 2021 18:30 WIB
Mitos dan Fakta Seputar Bopeng yang Harus Kamu Ketahui
caption
Jakarta -

Bopeng menjadi salah satu masalah yang dihadapi banyak orang baik perempuan maupun laki-laki. Meskipun tidak berbahaya, bopeng disebut-sebut mengganggu penampilan wajah. Bopeng adalah kondisi di mana kulit wajah memiliki tekstur yang tidak rata karena cekungan-cekungan yang ada pada kulit. Bopeng biasanya terjadi di area pipi. Namun tak jarang bopeng terjadi di bagian kulit wajah yang lain seperti pelipis, dagu, dan kening.

Foto:pinterest/health
Ilustrasi jerawat

Seperti yang kita tahu, bopeng disebabkan karena pecahnya kelenjar minyak yang ada di dalam kulit. Biasanya hal ini terjadi karena kita terlalu sering memencet dan menggaruk jerawat. Kelenjar minyak yang pecah bisa menimbulkan jaringan parut. Bopeng juga bisa terjadi karena bekas cacar.

Untuk menghilangkan bopeng, perlu dilakukan treatment khusus secara rutin. Namun, banyak dari kita yang masih termakan mitos-mitos seputar bopeng. Apa saja, sih, mitos-mitos seputar bopeng? Dan bagaimana fakta yang sebenarnya?

Mitos Seputar Bopeng 

Bopeng Bisa Hilang dengan Sendirinya Seiring Berjalannya Waktu

Banyak yang membiarkan bopeng dengan alasan bopeng bisa pulih dengan sendirinya. Namun, anggapan itu ternyata salah. Dikutip dari Halodoc, bopeng terjadi ketika kulit bagian dalam mengalami kerusakan, sehingga bopeng tidak bisa hilang dengan sendirinya.

Bopeng Bisa Dihilangkan dengan Krim Tertentu

Foto:pinterest/alluremagazine
Ilustrasi pemakaian krim wajah

Seiring berjalannya waktu, banyak sekali krim-krim di pasaran yang diklaim bisa menghilangkan bopeng. Namun, dikutip dari forum Sehatq, krim wajah saja tidak cukup untuk memulihkan bopeng. Krim wajah hanya membantu mengurangi masalah-masalah lain seperti gatal dan kemerahan di sekitar bopeng.

Bopeng dapat Dihilangkan dengan Masker Wajah Organik

Foto:pinterest/wawaza
Ilustrasi pemakaian masker pada wajah

Tak jarang iklan-iklan di media sosial menawarkan masker organik yang diklaim bisa menyembuhkan bopeng. Namun, seperti halnya krim, menggunakan masker saja tidak cukup untuk menghilangkan bopeng. Masker wajah hanya berperan untuk menjaga kesehatan dan kebersihan area bopeng dari bakteri penyebab jerawat.

Faktanya?

Foto:pinterest/stylecraze
Ilustrasi treatmenacne scar

Bopeng merupakan cekungan-cekungan pada kulit yang terjadi akibat bekas jerawat yang parah. Tentu saja mengatasi terkstur kulit yang menonjol akibat jerawat lebih mudah daripada mengatasi cekungannya. Faktanya, cream dan masker organik saja tidak cukup untuk mengatasi bopeng. Krim wajah dan masker organik hanya bisa mencegah timbulnya masalah lain seperti kemerahan dan gatal di sekitar bopeng. 

Untuk menghilangkan bopeng, perlu treatment khusus yang harus dilakukan dengan rutin dan telaten, seperti treatmen dermabrsi, mikrodermabrasi, chemical peeling, microneedling, dan lain-lain. 

(mel/mel)

Our Sister Site

mommyasia.id