sign up SIGN UP

Perlu Diperhatikan, 5 Kandungan Skincare Ini Ternyata Cuma Bikin Kulit Makin Rusak!

ira syafira | Minggu, 01 Aug 2021 16:15 WIB
Perlu Diperhatikan, 5 Kandungan Skincare Ini Ternyata Cuma Bikin Kulit Makin Rusak!
caption

Menggunakan skincare menjadi salah satu langkah yang dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan kulit yang kita alami. Memilih skincare tidak hanya dilakukan dengan mengikuti review dari seseorang, karena produk tersebut belum tentu cocok dengan kulit kita. 

Ada baiknya, ketika membeli skincare kamu harus perhatikan kandungan apa saja yang ada di dalam produk tersebut. Faktanya, ada beberapa kandungan yang malah membuat kulitmu jadi makin rusak, lho. Tidak sedikit penelitian yang menemukan bahwa kandungan bahan skincare tertentu bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan. 

Gimana Beauties, nggak malah makin mulus dan glowing, kulitmu jadi makin rusak, nih. Yuk, perhatikan beberapa kandungan skincare berikut yang seharusnya jangan kamu pilih!

1. Sodium Lauryl Sulfate

Sodium Lauryl Sulfate/Foto: Pexels/Mikhael Nilov
Sodium Lauryl Sulfate/Foto: Pexels/Mikhael Nilov

Mengutip dari laman Hello Glow, kandungan seperti sodium lauryl sulfate tidak cocok dijadikan sebagai bahan dasar makeup maupun skincare. Pasalnya, kandungan ini dapat menyebabkan iritasi kulit, gangguan minyak alami di kulit, hingga kerusakan mata. Tidak hanya itu, kandungan ini juga memicu timbulnya jerawat di area sekitar dagu dan mulut.  

Kandungan sodium lauryl sulfate biasanya sering kita temui di bahan-bahan yang sering kita gunakan, seperti sampo, pasta gigi, obat kumur, sabun mandi, atau alas bedak. Bahan ini memang tidak disarankan jika kamu memiliki masalah jerawat, kulit inflamasi, dan rosacea. Selain menyebabkan iritasi, kandungan ini juga akan menjadikan kulit semakin kering, mengelupas, kemerahan, bahkan terasa kencang seperti tertarik. Jika kamu sudah terlanjur menggunakan dan merasakan efeknya, sebaiknya coba untuk menggunakan sabun muka yang tidak mengandung busa di dalamnya.

2. Paraben

Paraben/Foto: Pexels/Ron Lach
Paraben/Foto: Pexels/Ron Lach

Kandungan paraben seringkali ditemukan dalam berbagai produk kecantikan, seperti skincare, pelembab, makeup, krim antiaging, dan masih banyak lainnya. Penelitian mengungkapkan, bahwa kandungan paraben berkaitan dengan beberapa penyakit, seperti kanker kulit, kanker payudara, gangguan reproduksi, bahkan hingga sistem endokrin.

Produk paraben sendiri memiliki sejumlah turunan, antara lain propylparaben, butylparaben, ethylparaben, dan methylparaben. Tidak hanya produk paraben saja yang dianggap memiliki efek negatif bagi kesehatan, keturunannya pun juga dianggap demikian. Efeknya nggak hanya menyerang perempuan melalui kanker payudara, tapi juga menyebabkan penurunan jumlah sperma pada laki-laki. Selain itu, ada juga reaksi lain semacam alergi, dermatitis, dan rosacea (kemerahan pada kulit), dimana dijelaskan melalui laman Consumer Health Diegst.

3. BHA

BHA/Foto: Pexels/Ron Lach
BHA/Foto: Pexels/Ron Lach

Beberapa waktu terakhir, skincare dengan kandungan BHA menjadi cukup populer dan banyak digemari. BHA umumnya bisa ditemukan di dalam produk seperti parfum, toner, lipstick, moisturizer, dan exfoliants. Padahal, butylated hydroxyanisole (BHA) mempunya beragam efek negatif untuk kulit.

Kandungan ini memiliki sifat karsinogen yang dapat menyebabkan terjadinya depigmentasi kulit. Pada sebuah penelitian yang dilakukan ke hewan percobaan, menunjukkan bahwa BHA dapat menyebabkan kanker lambung, kerusakan hati, terganggunya sistem reproduksi, dan mempengaruhi kadar hormon tiroid. 

4. Parfum

Parfum/Foto: Unsplash/Kalos Skincare
Parfum/Foto: Unsplash/Kalos Skincare

Parfum memang menjadi esensial sendiri untuk digunakan sebagai pengharum badan, namun sepertinya akan berbeda jika ia masuk dalam skincare dan makeup. Setiap saat, kita pasti sering menemui produk dengan tulisan fragrance free. Apa Beauties tahu alasannya?

Ternyata, bahan ini memiliki beberapa efek negatif yang tidak hanya membuat kulit jadi semakin rusak, namun juga menyebabkan penyakit berbahaya lain, seperti sakit kepala, alergi, asma, hingga merusak sistem reproduksi dan meningkatkan risiko kanker. Ada beberapa bahan-bahan parfum yang memang harus diperhatikan, misalnya phthalate yang mengganggu produksi androgen, mengganggu metabolisme tubuh, dan merusak keseimbangan hormon perempuan. Ada juga styrene yang bisa menyebabkan kanker, serta ethanol yang menyebabkan kulit menjadi lebih kering. 

5. Retinyl Palmitate, Retinyl Acetate, Asam Retinoat, dan Retinol

Retinyl Palmitate, Retinyl Acetate, Asam Retinoat, dan Retinol/Foto: Unsplash/Christin Hume
Retinyl Palmitate, Retinyl Acetate, Asam Retinoat, dan Retinol/Foto: Unsplash/Christin Hume

Selain kandungan berbahaya yang sudah disebutkan sebelumnya, masih banyak kandungan lain yang sebaiknya perlu kamu tahu. Kandungan tersebut salah satunya adalah bahan retynil palmitate, retinyl acetate, asam retinoat, dan retinol. Rangkain bahan ini pasti sering kamu temui di produk-produk seperti pelembab, sunscreen, produk bibir, dan produk antiaging.

Padahal, bahan-bahan ini memiliki sifat karsinogenik ketika ada di bawah sinar matahari. Dimana zat tersebut dapat mempercepat tumbuhnya risiko kanker kulit. Kulit nggak jadi makin sehat, malah menjadi sumber penyakit yang berbahaya bagi tubuh.

Itulah beberapa kandungan dalam produk skincare yang sebaiknya kamu hindari Beauties. Biasakan untuk memperhatikan kembali kandungan-kandungan yang tertera di label produk, ya!

(ria/ria)

Our Sister Site

mommyasia.id