sign up SIGN UP

SKINCARE

Perlukah Produk Skincare Anti Aging untuk Remaja?

Pavita Sevilla | Selasa, 27 Apr 2021 16:30 WIB
Perlukah Produk Skincare Anti Aging untuk Remaja?
caption
Jakarta -

Memakai produk anti-aging sedini mungkin memang sedang menjadi tren saat ini. Hal ini bertujuan agar kulit terhindar dari tanda-tanda penuaan dini. Produk anti-aging yang dimaksud biasanya adalah produk-produk dengan kandungan bahan aktif yang cukup kuat seperti retinol misalnya. Lalu, bagaimana penggunaan produk anti-aging ini untuk remaja?

Anti-Aging untuk Remaja, Perlu Nggak Ya?

Ilustrasi produk skincare anti-aging/ebay.com
Ilustrasi produk skincare anti-aging/ebay.com

Sebelumnya, perlu diketahui, rentang usia remaja sendiri memang masih belum terlalu jelas karena banyaknya pendapat yang berbeda. Namun, jika melihat dari rentang usia remaja menurut WHO, yang termasuk kategori remaja adalah orang-orang yang berumur 10-19 tahun.

Remaja di usia-usia tersebut masih belum perlu menggunakan produk anti-aging. Kenapa? Karena kulit remaja masih dapat memproduksi minyak alami wajah dengan baik. Selain itu, tingkat regenerasi kulit remaja juga masih sangat baik. Jadi, menggunakan skincare dengan kandungan yang aman untuk kulit remaja dan tentunya cocok di kulit masing-masing saja sudah cukup.

Penggunaan produk anti-aging sendiri lebih disarankan oleh para ahli untuk mulai dipakai ketika seseorang memasuki usia awal 20-an, seperti usia 21-23 tahun yang dianggap sebagai masa-masa terbaik untuk mulai menggunakan anti-aging. Meskipun begitu, jika remaja berusia 17-19 ingin memakai produk anti-aging tetap diperbolehkan, namun dikhawatirkan beberapa orang memiliki kulit yang belum tahan terhadap bahan aktif yang cukup kuat.

Bagaimana Jika Kulit Remaja Sudah Muncul Tanda-tanda Penuaan?

Ilustrasi kerutan sebagai tanda-tanda penuaan/freepik.com
Ilustrasi kerutan sebagai tanda-tanda penuaan/freepik.com

Tanda-tanda penuaan biasa ditandai dengan adanya kerutan di wajah atau timbulnya beberapa noda hitam di wajah. Jika itu terjadi di kulit remaja, kenali dulu sebabnya. Bisa jadi, hal itu timbul karena kulit yang terlalu kering, stres, efek begadang, atau karena terlalu sering terpapar sinar matahari tanpa perlindungan.

Untuk mengatasi hal tersebut, remaja tidak perlu langsung memakai produk skincare anti-aging. Cukup gunakan skincare yang dapat menghidrasi kulit dan menenangkan kulit dengan baik.

Skincare untuk remaja/instagram.com/azarinecosmeticofficial, somethincofficial, garnierindonesia
Skincare untuk remaja/instagram.com/azarinecosmeticofficial, somethincofficial, garnierindonesia

Sebagai gantinya, para remaja bisa menggunakan produk-produk skincare yang mengandung vitamin C, ceramide, atau hyaluronic acid.  Vitamin C berfungsi sebagai antioksidan, dan antioksidan dikenal dapat menangkal radikal bebas yang bisa menyebabkan penuaan dini.

Sedangkan ceramide dan hyaluronic acid dapat membantu membuat kulit terhidrasi dengan baik sehingga dapat mengurangi munculnya kerutan di wajah dan membuat kulit terlihat lebih sehat. Kandungan vitamin C, ceramide dan hyaluronic acid ini juga masih aman digunakan untuk kulit remaja.

Selain itu, penggunaan sunscreen setiap hari pun sangat penting. Di samping produk anti-aging, sunscreen juga sangat berperan dalam melindungi kulit agar terhindar dari penuaan dini yang disebabkan oleh sinar UV. Jadi, daripada menggunakan produk anti-aging untuk dewasa, penggunaan sunscreen dengan rajin lebih disarankan untuk para remaja yang ingin menghindari tanda-tanda penuaan dini.

(mel/mel)

Our Sister Site

mommyasia.id