sign up SIGN UP

SKINCARE

Skincare Water-based dan Oil-based, Apa Perbedaannya?

Hani Arifah | Sabtu, 01 May 2021 03:00 WIB
Skincare Water-based dan Oil-based, Apa Perbedaannya?
caption
Jakarta -

Sebelum memilih sebuah produk skincare, kamu perlu mengetahui tipe dan kondisi kulitmu terlebih dahulu. Jika kamu adalah skincare enthusiast, tentu saja kamu tidak asing dengan istilah skincare oil-based dan water-based.

Secara garis besar, skincare oil-based adalah skincare yang memiliki formula utama berupa oil atau minyak. Sedangkan skincare water-based adalah skincare yang memiliki formula utama berupa air. Karena memiliki formulasi yang berbeda, keduanya memiliki peranan dan fungsi yang berbeda pula. Apa saja perbedaannya? Simak penjelasan di bawah, yuk!

Skincare Water-based

Foto:pinterest/alluremagazine
Ilustrasi skincare water-based

Karena berbahan dasar air, skincare water-based lebih ringan dari segi teksturnya. Skincare dengan formula utama air biasanya memiliki tekstur yang ringan, sehingga akan dengan mudah meresap ke lapisan-lapisan kulit untuk membawa kandungan-kandungan yang dibutuhkan kulit.

Pada ingredient produk skincare water-based, kamu akan menemukan water/aqua pada urutan awal ingredient, hal itu menunjukkan bahwa kandungan air pada produk tersebut cukup tinggi. Namun, ada beberapa skincare water-based yang masih mengandung sedikit oil atau minyak di dalamnya.

Fungsi skincare water-based adalah untuk menghidrasi kulit. Biasanya skincare water-based hadir dalam bentuk toner atau moisturizer. Skincare water-based direkomendasikan untuk tipe kulit berminyak, kombinasi, sensitif, dan dehidrasi.  

Skincare Oil-based

Foto:pinterest/herbivoreb
Ilustrasi skincare oil-based

Oil-based merupakan skincare dengan formula utama oil. Berbeda dengan skincare water-based, skincare oil-based berfungsi untuk menguatkan lapisan kulit yang rusak. Tekstur skincare oil-based cenderung lebih berat.

Skincare water-based juga tetap menggunakan ingredient water/aqua di dalamnya walaupun tidak sebanyak kandungan oil tau minyak.

Skincare oil-based bisa digunakan untuk kulit berminyak, kering, dan sensitif. Namun, untuk kulit berminyak, kamu perlu melihat lebih lanjut apakah produk tersebut non-comedogenic atau tidak. Jika tidak, kulit akan mengalami penyumbatan pada pori yang akan menyebabkan komedo dan jerawat.

Apakah Boleh Menggabungkan Skincare Water-based dan Oil-based dalam Step Skincare?

Kedua jenis skincare ini bisa kamu gabungkan dalam step skincare-mu karena tidak ada aturan baku dalam menggunakan skincare. Semua tergantung tipe kulit dan kenyamanan masing-masing. Namun, ada beberapa produk yang akan sangat efektif digunakan jika kita memperhatikan based atau formula utamanya.

Misalnya pada step cleansing, produk oil-based mungkin akan jauh lebih efektif membersihkan kotoran dan minyak yang menempel karena minyak dan kotoran lebih mudah larut dalam minyak. Sisa make up juga akan lebih mudah dibersihkan dengan oil dibandingkan dengan water, terlebih jika make up yang digunakan adalah make up waterproof.

Namun, pada produk pelembap, pelembap dengan base water mungkin akan lebih efektif. Selain tidak menimbulkan greasy, moisturizer water-based juga lebih ringan dan lebih cepat menyerap. Hal ini akan sangat menguntungkan jika kamu menggunakan moisturizer di siang hari.

Begitu juga dengan produk skincare lainnya, kamu bisa mengkombinasikan skincare water-based dan oil-based sesuai dengan kebutuhan kulitmu.

(mel/mel)

Our Sister Site

mommyasia.id