sign up SIGN UP

LIFE

Peduli dengan Kecantikan, Jangan Sampai Kamu Abai Terhadap Lingkungan

Verticallya S.E | Rabu, 16 Oct 2019 07:45 WIB
Peduli dengan Kecantikan, Jangan Sampai Kamu Abai Terhadap Lingkungan
caption
Berbagai produk kecantikan terus menerus dikeluarkan berbagai brand. Segala keunggulannya untuk mempercantik diri di tonjolkan. Tetapi kini, kamu harus mulai aware dengan pilihan produkmu. Mari pahami pemilihan produk yang tidak hanya aman untukmu tapi juga lingkunganmu.

Kecantikan dewasa ini menjadi khas dengan rangkaian produk kecantikan. Tampilan dan jenis produk yang beragam terus menerus dikeluarkan untuk memenuhi hasrat mengejar definisi ‘kecantikan’ umum. Produk kecantikan tersebut terus menumpuk dan menimbulkan daya konsumtif yang tinggi.

Hal itu jelas menyumbang tambahan sampah yang semakin menumpuk dan membahayakan alam. Apalagi, produk kecantikan seringnya menggunakan hewan sebagai bahan uji coba. Ketidakramahan produk terhadap lingkungan itu pun terjadi puluhan tahun.
Kini gaung kombinasi alam dan produk kecantikan semakin kencang. Diawali dari produk kecantikan yang utamakan bahan alam sebagai main cast. Sampai kini, eco-friendly cosmetic product yang menjamur pada produk kecantikan.
 


Foto: Istimewa
Kesadaran akan lingkungan dan bumi yang semakin tidak sehat memelopori produk kecantikan ramah pada lingkungan. Gerakan Sustainable cosmetic, ecthical make up, Blue Beauty, Green Beauty terus berkembang. Berbagai brand kecantikan ternama pun sudah banyak yang ikut menyuarakan langkah ini. Membuat gerakan dan bahkan merilis produk khusus untuk ikut andil dalam perubahan besar di bidang Kecantikan dunia.

 
Foto: Istimewa

Sebelumnya mari kita fahami berbagai istilah dari gerakan menyelamatkan bumi lewat produk kecantikan ini. Seperti dilansir dari Fimela, Sustainable bisa diartikan go green yang juga mengacu pada proses manufaktur. Berbeda dengan kategori kosmetik organik dan natural yang biasanya proses manufakturnya memakan banyak biaya, sustainable cosmetic membawa nafas Go Green dalam definisi yang lebih menyeluruh, ditinjau dari aspek produksi, packaging, hingga shippingSustainable cosmetic tidak menutup kemungkinan menggunakan bahan sintetis dengan beberapa pertimbangan.
Sedangkan Ethical Beauty, memang sampai ini tidak memiliki definisi yang jelas. Tetapi menjadi keharusan bagi brand yang menerapkan Ethical Beauty untuk:

        
  • Tidak melakukan tes pada binatang atau cruelty-free apalagi kekejaman pada mereka demi produk.
  •     
  • Tidak menggunakan bahan yang berasal dari binatang atau Vegan.
  •     
  • Melakukan fair trade dalam memperoleh bahan produk mereka.
  •     
  • Punya program recycling untuk packaging.
  •     
  • Tidak menjual produknya ke Tiongkok.

Foto: Istimewa

Intinya, brand yang membawa gerakan Ethical Beauty berarti harus menjaga lingkungan, dan melakukan hal baik untuk menjaga bumi lewat produk kecantikan yang dikeluarkannya.
Lalu Green Beauty dan Blue Beauty, merupakan gerakan dari para konsumen yang menggunakan produk kecantikan tersebut.

Green Beauty adalah gerakan penggunaan bahan dari alam seperti ekstrak tumbuhan, seabutter dan lebih sebagainya, condong pada Greenwashing. Sedangkan Blue Beauty adalah gerakan dimana pengguna produk mendukung gerakan Sustainbale Cosmetic.
Gerakan ini haruslah terjaga dalam dua arah. Tidak hanya Beauty Brand yang memainkan peran dengan mengeluarkan produk untuk menjaga lingkungan bumi, tapi juga para konsumen yang harus lebih aware dalam memilih dan menggunakan produk. Terutama produk mana yang tidak hanya sesuai untuk konsumen tapi juga kepentingan umum dengan menjaga lingkungan.
 


Foto: Istimewa

Bagi kamu yang baru mulai atau mengenal tengan eco-friendly cosmetic product, berikut kami masukan kriteria dan brand yang telah memulai gerakan ini.
Kriteria yang menjadi perhitungan brand yang eco-firendly cosmetic product pada dasarnya sama dengan ethical beauty diatas. Karena ethical beauty merupakan gerakan dukungan dari eco-friendly cosmetic product. Fokus dari syaratnya adalah kepedulian terhadap Orang, Planet, dan Hewan.
 


Foto: Istimewa

Kepedulian terhadap produk yang bebas dari kekejaman binatang, bahkan vegan (tanpa kandungan hewani). Kemudian kepedulian terhadap perempuan dengan mengeluarkan produk yang nyaman bagi kulit dan kesehatan, lebih jauh mendukung komunitas yang membantu perempuan, dan produk yang aman bagi kesehatan masyarakat.

Lebih jauh lagi, seperti yang telah diulas di atas adalah kepedulian terhadap lingkungan bumi. Tidak merusak alam dengan limbah dari produk mereka, apalagi menggunakan bahan yang nantinya akan merusak ekosistem alam.

Dilansir dari Fimela, seperti yang dilakukan Brand L’Oreal, Gamble, Estee Lauder yang menggunakan formulasi ramah lingkungan, mengurangi packaging, dan emisi gas juga penghamatan energy. Yves bahkan memulai kegiatan menanam lebih dari 5 juta pohon.

7 perusahaan kosmetik dilansir oleh sebuah studi yang dilakukan Corporate Knights, brand seperti L’Oreal, Johnson &Johnson, Unilever, termasuk ke dalam 100 perusahaan yang paling sustainable. Sedangkan L’Oreal, Shiseido, Colgate-Palmolive, Henkel, Natura Brasil, Kao Corporation, and Kimberley-Clark mendapat predikat World’s Most Ethical Companies menurut Ethisphere Institute di tahun 2014.
 


Memulai dukungan pada gerakan eco-friendly cosmetic product bisa kita awali dengan menjadi Blue Beauty lewat produk kosmetik sebagai langkah perempuan menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan. Mari budayakan perawatan diri dan kecantikan yang sejalan dengan terjaganya lingkungan. Merawat diri sendiri dan lingkungan membuktikan dirimu tidak hanya cantik secara fisik, lebih dari itu kamu menunjukan kualitas dirimu sebagai perempuan.


(ags/ags)

Our Sister Site

mommyasia.id