4 Cara Jitu Merawat Baju Berbahan Rajut Agar Tidak Cepat Melar

Sierra Ayuningtyas Muktisari | Beautynesia
Kamis, 09 Apr 2026 21:00 WIB
4 Cara Jitu Merawat Baju Berbahan Rajut Agar Tidak Cepat Melar
Ilustrasi baju bahan rajut/ Foto: freepik.com/lifeforstock

Baju dengan bahan rajut menjadi salah satu tipe pakaian yang cukup banyak digemari orang-orang.  Baju rajut  sendiri biasanya dibuat dengan menggunakan beberapa jenis serat kain seperti katun, wol, akrilik, dan masih banyak lagi.

Namun, salah satu permasalahan yang sering dialami para pemilik baju rajut yakni bentuknya yang cepat melar, berbeda dari baju rajut yang pertama kali dibeli.

Sebelum kamu buru-buru membuang baju rajut tersebut atau membeli yang baru, kamu bisa melakukan beberapa perawatan baju rajut agar tidak melar. Simak detailnya berikut ini, Beauties!

1. Membaca Label Perawatan pada Baju

Ikuti petunjuk perawatan pada label di kerah baju

Membaca label perawatan pada baju/ Foto: freepik.com

Beauties, sebelum kamu terburu-buru mencuci baju dengan bahan rajut, pastikan untuk selalu membaca label perawatan yang tertera pada baju yang kamu miliki. Hal ini bertujuan agar kamu bisa mencuci baju rajut dengan cara yang tepat dan tidak merusaknya.

Label perawatan pada baju biasanya menampilkan sejumlah simbol. Misalnya, ada baju rajut yang hanya boleh dicuci menggunakan tangan, dicuci dengan metode yang lembut atau ‘delicate wash’, hingga tidak boleh dikeringkan dalam mesin pengering.

2. Jangan Menggantung Baju Rajut

Ilustrasi Bahan wol/Foto: freepik.com/pvproductions

Jangan menggantung baju rajut/ Foto: freepik.com

Untuk memastikan bentuk baju rajut tetap sesuai seperti saat pertama kali kamu membelinya, sebaiknya jangan menggantungnya, Beauties.

Saat mengeringkan baju rajut dan kemudian kamu gantung, hal ini akan membuat baju tersebut merenggang karena berat air. Oleh karena itu, kamu bisa mengeringkan baju rajut dengan meletakkannya secara rata di atas handuk yang bersih.

Setelah benar-benar kering, lipat baju rajut kamu dan simpan di dalam lemari. Jika baju rajut kamu boleh disetrika, kamu bisa menyetrika terlebih dahulu sebelum melipat baju rajut dan meletakkan di lemari baju.

3. Simpan di Tempat yang Kering dan Sejuk

Bahan wol untuk traveling. Sifatnya elastis dan dapat kembali ke bentuk semula/Foto: Freepik.com

Simpan di tempat yang kering dan sejuk/ Foto: freepik.com

Tidak kalah penting, kamu juga perlu memerhatikan tempat penyimpanan untuk baju-baju rajut kamu, Beauties. Baju berbahan rajutan sebaiknya disimpan di tempat yang kering dan sejuk. Hal ini karena suhu dan kelembapan sangat penting dalam menyimpan pakaian rajut.

Lingkungan yang sejuk dan kering melindungi dari jamur dan lumut, sekaligus mencegah warna memudar. Hindari menyimpan pakaian rajut di bawah sinar matahari langsung, karena dapat menyebabkan warna memudar atau bahkan membuat serat melemah seiring waktu.

4. Gunakan Pengusir Hama Alami

Kamu bisa menggunakan pengusir hama yang diletakkan di tempat penyimpanan baju rajut untuk mencegah kerusakan akibat hama seperti ngengat

Gunakan pengusir hama alami/ Foto: pexels.com/Cadu Carvalho

Beauties, beberapa bahan seperti wol dan serat alami lainnya dapat menarik hama seperti ngengat. Oleh karena itu, kamu perlu menggunakan pengusir hama alami seperti kayu cedar, lavender, atau pengusir serangga lainnya di area penyimpanan baju rajut kamu.

Barang-barang ini menambahkan aroma yang menyenangkan ke ruang penyimpanan dan membantu melindungi pakaian rajut dari kerusakan. Dengan teknik penyimpanan yang tepat, pakaian rajut kamu akan tetap dalam kondisi bagus, tampak segar seperti saat baru dicuci, serta siap dipakai selama bertahun-tahun mendatang.

---

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(sim/sim)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE