5 Hal Menarik dari Dior Spring Summer 2026 Haute Couture

Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Selasa, 27 Jan 2026 18:30 WIB
Aksesori Statement
Dior Couture SS26/ Foto: dior.com

Direktur Kreatif Dior, Jonathan Anderson, tampilkan koleksi haute couture pertamanya di Paris, hari Senin (26/1/2026). Koleksi ini termasuk peragaan yang paling ditunggu di Paris Couture Week 20206, Beauties.

Anderson percaya diri menuangkan ide dan kreativitas paling beraninya di tangan atelier Dior yang dapat diandalkan. Menilik kembali warisan dan ikon-ikon hasil karya pendahulunya, Dior memerlihatkan kekayaan tradisi, keunggulannya dalam craftsmanship dan couture, sembari melahirkan rancangan baru yang siap menjadi ikon Dior selanjutnya.

Terinspirasi dari Alam

Dior Couture SS26

Dior Couture SS26/ Foto: dior.com

Berdasarkan show notes yang dibagikan, kreativitas Jonathan Anderson untuk karya couture perdananya untuk Dior mengakar pada alam. Baginya, alam dengan segala sistemnya yang selalu berevolusi, beradaptasi, dan bertahan merupakan cerminan tepat rumah mode Dior yang selama ini bertahan dari generasi ke generasi.

Bunga siklamen yang diberikan John Galliano, eks direktur kreatif Dior, kepada Anderson saat menampilkan koleksi debut turut menjadi inspirasinya. “The more that you love Dior, the brand, the more it will give you back,” desainer asal Inggris itu mengingat nasihat yang diterimanya dari Galliano saat diwawancara oleh Business of Fashion. And that love truly shows. Koleksi Dior Couture SS26 seakan membawa kita ke taman bunga di mana keindahan flora dan fashion dipertemukan.

Kreasi Ikonis Masa Lalu dan Masa Kini

Dior Couture SS26

Dior Couture SS26/ Foto: dior.com

Dreamy” merangkum koleksi Dior Couture kali ini. Sesuai dengan visinya untuk “reboot the idea of couture”, Anderson mengeksplorasi karya masa lalu yang dipertemukan dengan masa kini, dirancang secara eksperimental untuk menghasilkan kreasi yang segar. Menurut Anderson, couture jadi laboratorium di mana kerajinan tangan tak terpisahkan dengan teknik dan wawasan. Oleh karena itu, sejumlah karya mengingatkan kita pada karya-karya ikonis terdahulu, seperti gaun couture Miss Dior rancangan Christian Dior tahun 1949 yang penuh keanggunan dan feminitas hingga nuansa lebih avant-garde ala era John Galliano.

Siluet Sculptural yang Memesona

Dior Couture SS26

Dior Couture SS26/ Foto: dior.com

Jika ada hal yang paling mendefinisikan Dior di tangan Jonathan Anderson, yaitu permainan siluet yang lebih berani dan eksperimental. Sculpture jadi daya pikat hampir pada setiap karya. Konstruksi ini terinspirasi dari karya keramik Magdalene Odundo, Beauties. Diterjemahkan dalam busana Dior, desain gaun dengan rok bak hemisfer hingga bodice bervolume dikokohkan rangka spiral bak lampion dijumpai.

Detail Bordiran Bunga sampai Drape

Dior Couture SS26

Dior Couture SS26/ Foto: dior.com

Bukan kali pertama Dior mengambil inspirasi dari Monet dengan aliran impresionismenya. Karya seni itu jadi objek ingatan yang muncul ketika melihat sejumlah detail pada gaun-gaun elegan Dior Couture kali ini. Bordiran flora memberi tekstur dimensional sehingga memberikan impresi kelopak bunga yang melekat pada tubuh. Mini dress putih dipenuhi ruffles yang disusun sehingga sekilas mengingatkan pada tumpukan bunga terompet. Selain bunga, detail drape, feathers, hingga scallop turut menghiasi karya.

Aksesori Statement

Dior Couture SS26

Dior Couture SS26/ Foto: dior.com

Terlepas dari karya busana, aksesori yang melengkapi look juga curi perhatian, Beauties. Anting besar berupa buket bunga menjadi statement unik, eksentrik, tapi tetap chic. Jinjingan yang out-of-the-box turut ditemui, seperti tas dengan rumbai hijau panjang serupa rumput, clutch metal berbentuk panthera, hingga minimalist heels dengan bordiran yang sama seperti busana.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE