5 Tips Pilih Sepatu Lari yang Tepat untuk Kamu

Nina T | Beautynesia
Kamis, 25 Jun 2026 17:15 WIB
4. Sesuaikan Sepatu dengan Medan Lari
Menyesuaikan sepatu dengan medan lari/ Foto: Pexels.com/Airam Dato-on

Memilih sepatu lari bukan sekadar soal tampilan atau merek favorit. Sepatu yang tepat berdampak langsung pada performa, kenyamanan, dan pencegahan cedera saat berlari.

Melansir dari laman Cleveland Clinic sepatu lari yang salah dapat memicu plantar fasciitis, tendonitis, patah tulang stres, hingga nyeri sendi. Sebaliknya, sepatu yang sesuai akan mendukung cara kakimu menapak dan membantu sendi menyerap beban dengan lebih baik. Simak 5 tips memilih sepatu lari yang tepat berikut ini, Beauties!

1. Pastikan Ukuran dan Kenyamanan Sejak Pertama Dipakai

Sepatu lari terbaik harus terasa nyaman sejak pertama kali dikenakan, tanpa perlu masa break-in yang menyakitkan. Ada beberapa patokan sederhana untuk memastikan ukuran yang pas, yaitu sisakan jarak sekitar satu jempol antara ujung jari kaki terpanjang dengan bagian depan sepatu, dan pastikan tumit terasa snug tanpa melorot.

Selain itu, hindari tekanan berlebih di bagian tengah kaki serta coba memakai kaus kaki yang biasa digunakan saat berlari agar fitting-nya lebih akurat, Beauties.

2. Kenali Tipe Kaki dan Lakukan Gait Analysis

Mengenali tipe kaki dan melakukan gait analysis

Mengenali tipe kaki dan melakukan gait analysis/ Foto: pexels.com/MikhailNilov

Tipe kaki dan cara kamu berjalan sangat menentukan jenis sepatu yang paling cocok. Dr. Christina Schilero, DPM, dari Cleveland Clinic menjelaskan bahwa kaki datar, lengkungan tinggi, dan lengkungan fleksibel memiliki cara menapak yang berbeda-beda, sehingga membutuhkan dukungan yang berbeda pula.

Gait analysis adalah tes sederhana yang mengevaluasi cara kakimu menapak saat bergerak. Bahkan penilaian di atas treadmill dalam toko sudah cukup untuk memberikan gambaran sepatu seperti apa yang paling sesuai. Beberapa pelari membutuhkan fitur stabilitas untuk mengontrol overpronation, sementara yang lain lebih cocok dengan sepatu netral, Beauties.

3. Perhatikan Tingkat Bantalan Sesuai Gaya Berlari

Bantalan pada sepatu lari berfungsi seperti penyerap guncangan, namun lebih banyak bantalan belum tentu lebih baik. Semua tergantung pada gaya berlari dan tujuan latihanmu.

Pelari berpengalaman kerap memilih sepatu dengan bantalan lebih tipis karena memungkinkan mereka merasakan permukaan tanah dengan lebih baik dan mempertahankan langkah yang lebih responsif.

Sementara itu, bagi kamu yang lebih sering jalan kaki, sepatu dengan bantalan ekstra di bagian tumit justru sangat membantu karena gerakan berjalan melibatkan tumbukan tumit berulang dengan momentum yang lebih sedikit. Bagi pelari cepat atau sprinter, sepatu yang lebih ringan dan firm dinilai lebih ideal untuk memaksimalkan pengembalian energi.

4. Sesuaikan Sepatu dengan Medan Lari

Menyesuaikan sepatu dengan medan lari

Menyesuaikan sepatu dengan medan lari/ Foto: Pexels.com/Airam Dato-on

Medan tempat kamu berlari juga berpengaruh besar pada jenis sepatu yang perlu dipilih. Dr. Schilero merekomendasikan sepatu lari trail dengan sol beralur kasar dan pelindung berbatu agar cengkeraman lebih kuat.

Untuk treadmill atau sekadar berjalan santai, sepatu jalan netral sudah cukup memadai. Menyesuaikan sol sepatu dengan lingkungan berlari bukan hanya soal kenyamanan, melainkan juga kunci meminimalkan risiko terpeleset atau cedera, Beauties.

5. Perhatikan Perbedaan Heel-to-Toe Drop

Heel-to-toe drop mengacu pada perbedaan ketinggian antara bagian tumit dan ujung depan sepatu. Sepatu dengan drop tinggi lebih nyaman untuk pelari yang menapak dengan tumit terlebih dahulu, sedangkan sepatu dengan drop rendah mendorong tumpuan pada bagian tengah atau depan kaki.

Dr. Schilero mengingatkan bahwa mengganti level drop secara tiba-tiba bisa membebani tendon Achilles dan betis. Oleh karena itu, transisi ke level drop yang berbeda sebaiknya dilakukan secara bertahap. Bila kamu nggak yakin dengan pilihan yang tepat, jangan ragu berkonsultasi langsung dengan ahli di toko sepatu lari khusus, Beauties.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE