Cari Talenta Berbakat di Dunia ESport, Gucci Buat Gaming Academy

Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Minggu, 29 May 2022 18:00 WIB
Foto: Gucci Gaming Academy/ Instagram.com/faceitcom

Gucci terkenal sebagai rumah mode mewah yang seringkali adopsi teknologi terkini dalam industri fashion. Mulai sneakers augmented reality (AR), sejumlah digital collection, NFT, hingga kini (22/5) mereka merealisasikan sebuah ide baru tak terduga: Gucci Gaming Academy.  Langkah ini seolah menjadi jembatan yang menghubungkan rumah mode dengan komunitas esport. Seturut dengan meningkatnya peminat esport dan pasarnya diprediksi akan menembus miliaran dolar beberapa tahun ke depan, Gucci melihat hal ini sebagai sebuah celah untuk melebarkan sayap bisnis dalam metaverse sekaligus mendukung bakat baru di dunia gaming.


Gucci Gaming Academy/ Foto: instagram.com/faceitcom

Sebagai pelopor rumah mode yang mengusung program pelatihan gaming, Gucci bekerjasama dengan FACEIT untuk mengembangkannya. Mengutip Vogue Business, para pemain terpilih akan mengikuti program akademi full-time selama 12 bulan, kecuali mereka ditempatkan dalam pro team lebih cepat.

Sejauh ini, Gucci telah memililh 4 pemain dari beberapa negara di Eropa Timur untuk mengisi bangku kosong Gucci Gaming Academy. Mereka adalah Brajan Lemecha (DGL) dan Lukasz Pachucki (mwkly) dari Polandia, Rokas Milasauskas (EspiranTo) dari Lithuania, dan Mārtiņš Gūtmani (shadiyy) dari Latvia. Keempat murid pertama ini akan bermain top league multiplayer game Counter Strike: Global Offensive (CS:GO) melalui platform FACEIT Pro League (FPL). Pemain yang berhasil mengembangkan karir gaming profesional akan memenangkan hadiah mencapai 2 juta USD, yakni sekitar Rp 29 miliar.


Pemain pertama Gucci Gaming Academy/ Foto: pro.faceit.com/gucci-gaming-academy

Dibekali untuk mengembangkan diri sebagai pemain esport profesional, Gucci Gaming Academy memaksimalkan pedagogi untuk menciptakan bibit unggul di bidang esport. Pemain akan mendapatkan pelatihan kesehatan mental yang berkolaborasi dengan World Health Organization (WHO), desain pelatihan digital yang terpersonalisasi, personal branding, dan kontrak pendidikan. Semua peralatan teknis juga akan disediakan.


Mentor Gucci Gaming Academy/ Foto: pro.faceit.com/gucci-gaming-academy

Namun yang tidak kalah penting ialah tenaga pengajar yang juga berasal dari komunitas esport, diantaranya adalah Neil Murphy (Neil_M) dan Colin Thor (Koi) yang bertindak sebagai pelatih. Mereka dibantu oleh 3 ambassador, yaitu James Bardolph (JZFB) seorang komentator profesional CS:GO, Christopher Alesund (GeT_RiGhT) selaku veteran pemain CS:GO, Stephanie Harvey (missharvey) seorang video game developer dan mantan gamer profesional. Mereka yang akan mementori para pemain selama mengikuti program akademi.

Tertarik mengikuti Gaming Academy dari brand fashion ternama ini, Beauties? Unjuk kemampuan gaming-mu melalui platform FACEIT, yaitu FACEIT Matchmaking, FPL Challenger, dan FPL agar "dilirik" para mentor.

---

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(raf/raf)
Loading ...
Tonton video di bawah ini ya, Beauties!
3 K-Pop Idol Ganteng Ini Jago Masak