sign up SIGN UP

Tak Tahan Air, Ternyata Ini Fungsi Payung Gucci x Adidas Seharga Rp18 Jutaan yang Diprotes Netizen

Rayoga Firdaus | Beautynesia
Selasa, 24 May 2022 15:30 WIB
Tak Tahan Air, Ternyata Ini Fungsi Payung Gucci x Adidas Seharga Rp18 Jutaan yang Diprotes Netizen
caption
Jakarta -

Mahal bukan berarti fungsional, seolah telah jadi salah satu filosofi desain di ranah barang mode mewah. Seperti yang terbaru adalah sebuah payung lansiran Gucci. Gara-gara payung tersebut Gucci diledek habis-habisan oleh netizen di China.

Penyebabnya karena payung tersebut tidak bisa dipakai untuk menangkal hujan selayaknya fungsi payung pada umumnya.

Harganya pun tak murah. Merupakan bagian dari koleksi kolaborasinya bersama Adidas, di situs Gucci, payung yang disebut sebagai Sun Umbrella ini dijual seharga 1290 USD atau sekitar Rp18,8 juta.

Viral Payung GucciViral Payung Gucci/ Foto: Dok. Gucci

Komentar pedas dilontarkan para netizen di media sosial Weibo terkait harga dan kegunaan dari benda tersebut. "Sebuah fashion statement yang besar namun tidak berguna," tulis satu akun. "Selama saya miskin, mereka tidak akan bisa membujuk saya untuk membeli sesuatu seperti ini," ujar yang lain seperti dilaporkan BBC.

Perwakilan Gucci pada majalah basis China, Caijing mengatakan bahwa payung ini tidak direkomendasikan untuk digunakan selayaknya sebuah payung pada umumnya. Dan memiliki nilai kolektor yang cukup tinggi serta cocok dipakai sebagai aksesori sehari-hari.

Keterangan yang sama juga tertulis di situs Gucci terkait produknya ini. Di mana payung ini tidak tahan air, hanya untuk melindungi diri dari sinar matahari atau dekorasi semata.

Meski tidak dapat menahan air, nyatanya di situs Gucci Amerika Serikat dan Inggris sudah ada daftar tunggu untuk bisa membeli payung ini.

Gucci x AdidasGucci x Adidas/ Foto: Carlijin Jacobs/Courtesy of Gucci

Rencananya koleksi kerjasama Gucci dengan Adidas ini akan dirilis pada 7 Juni mendatang. Selain aksesori seperti payung, sepatu dan tas, turut terdapat rangkaian busana kasual dan sporty dalam permainan logo keduanya.

Pendekatan garis desain yang nyentrik memang telah jadi ciri khas dari rancangan sang creative director Alessandro Michele. Bahkan hal ini yang jadi rahasia kesuksesan dari Gucci di bawah arahan Michele.

Gucci x AdidasGucci x Adidas/ Foto: Carlijin Jacobs/Courtesy of Gucci

Semula identik dengan gaya seksi dan glamor, kini Gucci lebih dikenal dengan rancangan yang whimsical, retro, dan nyentrik. Selain payung ini, sejumlah produk yang membuat keheranan lain antara lain adalah tas model tote bag yang dinilai mirip ember serta sebuah penghapus berhiaskan logo.

Tak hanya produk konsep fashion show dari Gucci juga sempat menuai kritikan. Pada peragaan koleksi musim gugur dan dingin 2018, Gucci menampilkan model mengenakan aksesori berupa turban yang dianggap merupakan mirip milik komunitas Sikh. Lalu pada koleksi spring/summer 2020 para model dihadirkan memakai straitjacket. Ayesha Tan Jones seorang model yang turut berjalan melakukan protes dengan menuliskan kalimat 'Mental health is not fashion' pada telapak tangan dan memperlihatkannya pada fotografer.

---

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(raf/raf)

Our Sister Site

mommyasia.id