sign up SIGN UP

Gigi Hadid Sumbangkan Pendapatan Selama Fashion Week untuk Ukraina dan Palestina

Rayoga Firdaus | Beautynesia
Rabu, 09 Mar 2022 15:30 WIB
Gigi Hadid Sumbangkan Pendapatan Selama Fashion Week untuk Ukraina dan Palestina
caption
Jakarta -

Gigi Hadid akan donasikan pendapatannya selama fashion week untuk Ukraina dan Palestina. Kabar ini diumumkan sang supermodel di Instagram nya.

"Memiliki jadwal fashion show selama satu bulan membuat saya dan kolega saya akan sering menampilkan koleksi fashion terbaru di tengah situasi yang memilukan dan traumatis dalam sejarah. Kami tidak memiliki kontrol atas jadwal pekerjaan, namun kami mau berjalan untuk sesuatu. Mengikuti langkah yang telah diambil teman (dan rekan model) @micaarganaraz, saya akan mendonasilkan pendapatan saya dari peragaan musim gugur 2022 untuk mereka yang terdampak perang Ukraina , sembari terus memberi dukungan bagi mereka yang mengalami hal serupa di Palestina," tulisnya.

Coperni fall/winter 2022Coperni fall/winter 2022/ Foto: Courtesy of Coperni

Meski aksi positifnya ini disambut baik, namun perkataannya yang menyebut bahwa Palestina mengalami krisis serupa dengan Ukraina kini mendapat kritikan keras dari netizen. Majalah Vogue bahkan sampai menghapus unggahan terkait berita ini di media sosialnya. Namun artikelnya masih dimuat di laman situsnya.

Sempat rehat pasca kelahiran putrinya Khai, fashion week musim fall/winter 2022 ini turut menandai kembali aktifnya sang supermodel. Pada pekan mode kali ini ia telah berjalan di sejumlah label dan rumah mode bergengsi seperti diantaranya, Michael Kors, Versace, Tod's, Coperni, dan Vivienne Westwood.

Michael Kors Collection Fall/Winter 2022Michael Kors Collection Fall/Winter 2022/ Foto: Filippo Fior/GoRunway/Vogue

Aksi sosial Gigi Hadid ini seolah melanjuti bantuan yang diulurkan dari industri mode. Sebelumnya banyak rumah mode seperti Balenciaga, Louis Vuitton, dan Chanel yang juga memberikan bantuan. Tak hanya donasi uang, label basis Hungaria, Nanushka bahkan meminta sejumlah rekanan manufaktur mereka untuk memberi pekerjaan kepada para pengungsi Ukraina yang datang ke negara tersebut.

Moschino fall/winter 2022Moschino fall/winter 2022/ Foto: Alessandro Lucioni / Gorunway.com/Vogue

Sikap tegas juga telah diambil oleh sejumlah label besar dengan menghentikan kegiatan bisnisnya di Rusia. Mereka antara lain Hermes, Kering Group pemilik Gucci dan Balenciaga, serta LVMH yang menaungi label seperti Louis Vuitton dan Dior. Namun para grup perusahaan barang mewah berpengaruh ini juga tetap menjamin kesejahteraan pegawainya dengan tetap akan membayar penuh gaji.

Di sisi lain, banyak pelaku industri mode Ukraina yang kehilangan pekerjaan. Desainer seperti Anna October terpaksa mengungsi. Para model ada yang terjebak di negara asing karena berada di luar negeri ketika invasi terjadi. Sementara mereka yang tinggal juga hidup di pengungsian.

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(raf/raf)

Our Sister Site

mommyasia.id