Intip Koleksi Nyeleneh Duolingo, dari Salah Ucap Kata Jadi Fashion
Duolingo membawa identitas pembelajaran bahasanya ke New York Fashion Week nih, Beauties. Pada musim SS27, mereka merilis The Phonetic Collection, sebuah koleksi terbatas berisi tujuh items yang dibuat bersama desainer New York, Megan O'Cain. Koleksi ini mentransformasi siluet mode yang familier serta ciri khas rumah mode ikonis dengan menampilkan ejaan fonetik nama merek desainer, proporsi yang dilebih-lebihkan, dan sentuhan humor khas Duolingo.
Koleksi Duolingo SS27 mengambil nama-nama seperti Hermès, Givenchy, Jacquemus, Moschino, Loewe, Comme des Garçons, dan Issey Miyake, kemudian mengejanya secara fonetik pada pakaian dan aksesori.
The Phonetic Collection
Duolingo SS27 The Phonetic Collection mengambil nama-nama seperti Hermès dan Givenchy, kemudian mengejanya secara fonetik pada pakaian dan aksesori./ Foto: instagram.com/duolingo
Item yang terdapat di The Phonetic Collection termasuk sebuah tas berwarna hijau limau bertuliskan “air-mess”, yang diambil dari nama Hermès. Sementara itu, sebuah jaket pullover yang terinspirasi dari Givenchy memiliki tulisan “zhee-vahn-shee” di dadanya.
Ada pula sepatu platform "loh-eh-vey" yang terinspirasi dari Loewe, blus putih "kohm-deh gar-sohn" yang terinspirasi dari Comme des Garçons, jaket barrel "zhahk-moos" yang terinspirasi dari Jacquemus, rompi "moh-skee-noh" yang terinspirasi dari Moschino, serta topi "ees-say-mee-yah-keh" yang terinspirasi dari Issey Miyake.
Humor fashion ini dibangun berdasarkan perilaku konsumen yang sebenarnya. Penelitian yang dilakukan oleh Duolingo dan YouGov menemukan bahwa 62% warga Amerika yakin mereka dapat mengucapkan Hermès dengan benar, sementara hanya 15% yang berhasil mengucapkannya dengan tepat.
Kampanye ini dikembangkan oleh tim kreatif internal Duolingo bersama O'Cain, mantan kontestan Next in Fashion, yang menggunakan sulaman, teknik penuaan buatan, pencetakan 3D, dan cat timbul untuk mengubah ejaan fonetik menjadi detail desain.
Koleksi tersebut muncul di berbagai media sosial dan iklan outdoor di New York. Bagi Duolingo, hal yang cerdas bukanlah sekadar hadir di fashion week. Mereka menemukan masalah bahasa yang sudah ada dalam budaya mode, lalu menjadikan pelajaran itu sendiri sebagai produk.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!