Tobatenun kembali hadirkan koleksi kolaborasi bersama sejumlah desainer Indonesia. Koleksi Ramadan dan Idul Fitri 1447 H bukan hanya hadirkan busana-busana spesial untuk Hari Raya menggunakan wastra, tapi juga mengangkat kisah Abit Godang yang sarat teknik, rona, dan jejak akulturasi dari tanah Tapanuli Selatan.
Tenun Abit Godang atau Abit Sadum, tenun historis dari Angkola, Tapanuli Selatan, jadi primadona yang diolah menjadi busana nuansa Raya, mulai dari yang terkesan kasual sampai yang lebih formal. Tenun ini dibuat dengan metode pakan tambah-dikenal sebagai songket atau jungkit-yang diperkaya dengan teknik marsimata serta sulam padat bonggit lilit.
Itang Yunasz, fbudi, Glashka, Shawl & Co, AMOTSYAMSURIMUDA mempresentasikan karyanya menggunakan kedua tenun tersebut di Sopo Del Tower pada hari Rabu (11/2/2026). Kreasinya semakin bersinar disandingkan dengan kreasi aksesori Lungsin dan Da'Poza, Ulos Sadum, hingga dipadukan dengan kebaya Djuita.