Pagelaran Karya Ayu Dyah Andari Soroti Keindahan Bunga Nasional Indonesia

Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Jumat, 08 May 2026 15:30 WIB
Koleksi Tas Kulit
Koleksi tas kulit Ayu Dyah Andari/ Foto: Dok. Ayu Dyah Andari/Tim Muara Bagdja

Ayu Dyah Andari (ADA) merayakan 15 tahun berkarya dengan menghadirkan sebuah instalasi seni dan private collection dalam tajuk "PUSPA Aksara Hati". Perhelatan ini digelar selama dua hari, yaitu tanggal 7 & 8 Mei 2026, di Le Nusa, Jakarta Selatan.

Bukan sembarangan menyajikan karya dalam nuansa flora, tapi detail jadi daya tarik utama. Misalnya, konsep matang yang mengangkat bunga nasional Indonesia, yaitu bunga Rafflesia, Melati, dan Anggrek, yang menjadi detail indah 13 busana couture. Selain itu, ADA turut memamerkan 14 koleksi ready-to-wear yang mengusung denim hitam dan biru sebagai material utama, serta koleksi tas kulit terbaru yang minimalis elegan.

"Exhibition kecil ini sebenarnya persembahan kecil untuk menampilkan karya kecil yang saya tampilkan secara sederhana, tapi kami buat benar-benar dengan hati," tutur Ayu saat press conference, hari Kamis (7/5/2026) di Le Nusa. Pameran ini juga digelar supaya penikmat bisa menyentuh secara langsung karya-karya dan melihat keseriusan di balik setiap detailnya.

Bunga Nasional Indonesia Diterjemahkan dalam Busana

Koleksi couture Ayu Dyah Andari bertajuk

Koleksi couture Ayu Dyah Andari bertajuk "PUSPA"/ Foto: Dok. Ayu Dyah Andari/Tim Muara Bagdja

Ketiga bunga nasional Indonesia tampak pada kreasi busana couture yang kaya akan bordir dan payet, Beauties. Tekstur yang beragam menggunggah sensori, mulai dari pemakaian organdi, tulle, chantiliy, dan velvet, yang menyusun satu look. Namun focal point terletak pada filosofi bunga rafflesia, melati, dan anggrek yang diangkat melalui busana.

Rafflesia mengusung kesan penuh wibawa sehingga garis-garis tegas berpadu craftsmanship sempurna tampak pada koleksi busana, seperti busana Rafflesia Pradani yang sangat berkarakter. Bunga melati mewakilkan kelembutan, diinterpretasi melalui siluet busana yang flowy dan ringan, sedangkan bunga anggrek yang menggambarkan keanggunan dan penuh karisma ditampilkan lewat busana bernuansa keningratan.

Selain bunga nasional, ADA turut menambahkan elemen tradisional yang menambah kecantikan busana dengan selera Indonesia. Misalnya, siluet kebaya, beskap, kain panjang, sampai gebyok Jepara sebagai detail yang rumit. Pelanggan juga memiliki opsi detail, antara kristal Swarovski atau batu kecubung dari Kalimatan Tengah, sebagai aksen penghias busana couture.

“Secara nilai [batu kecubung] pasti lebih bagus dan kita pakai batu asli Indonesia,” ucap Ayu. “Kebetulan di karya PUSPA memang aku ingin mengangkat budaya. Jadi kita pakai batu-batu kecubung dan saya pesan khusus ke pengrajinnya.”

Koleksi Tas Kulit

Koleksi tas kulit Ayu Dyah Andari

Koleksi tas kulit Ayu Dyah Andari/ Foto: Dok. Ayu Dyah Andari/Tim Muara Bagdja

ADA turut memperkenalkan koleksi tas terbaru yang melengkapi koleksi PUSPA, bersama Cynthia Ganesha, istri Wakil Menteri Kebudayaan, yang digandeng sebagai muse saat desain tas diciptakan. Tas tersebut menggunakan kulit sapi asli buatan Indonesia.

Sebanyak 3 varian desain diperkenalkan, mulai dari shoulder bag berstruktur trapesium, clutch yang minimalis, serta tas bersiluet bucket yang kasual dan elegan. Setiap seri tas hadir dalam lima warna, yakni marun yang mencerminkan keteduhan Rafflesia, putih yang merepresentasikan melati dan anggrek bulan, hijau yang menyerupai dedaunan, coklat seperti tanah yang dipijak, serta warna hitam yang mengusung jagat.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE