sign up SIGN UP

Tulola Hadirkan Koleksi Terbaru yang Merefleksikan Spirit Optimis

Rayoga Firdaus | Beautynesia
Kamis, 02 Dec 2021 20:30 WIB
Tulola Hadirkan Koleksi Terbaru yang Merefleksikan Spirit Optimis
caption
Jakarta -

Label perhiasan Tulola resmi rilis koleksi terbaru bertajuk "Jiwa Penuh Sinar" pada Jumat, 26 November 2021 lalu. Bertempat di Hotel Dharmawangsa dengan mengundang media dan klien terbatas sembari tetap menerapkan protokol kesehatan, label bentukan Sri Luce Rusna, Franka Franklin dan Happy Salma ini menawarkan koleksi perhiasan dalam desain yang klasik dan penuh warna.

Dalam keterangan pers yang dirilis, adaptasi dan optimis yang lahir dari situasi yang dilalui selama pandemi ini menjadi sumber inspirasi. Di mana direpresentasikan melalui sematan bebatuan warna. Variasi batu dan kristal yang ditawarkan menjadi focal point tersendiri dari koleksi ini. Makna dari setiap batu dan kristal yang digunakan juga turut menjadi pertimbangan.

Tulola “Jiwa Penuh Sinar”Tulola “Jiwa Penuh Sinar”/ Foto: Tulola

Sejumlah batu dan kristal yang digunakan antara lain, rose quartz di mana diyakini dapat memancarkan getaran cinta yang kuat. Amazonite di mana melambangkan sebagai penarik keberuntungan. Amethyst yang dapat memberikan rasa percaya diri dan ketenangan. Dan mother of pearl dan baroque di mana memiliki arti dan sifat memimpin kehidupan yang makmur.

Tulola “Jiwa Penuh Sinar”Tulola “Jiwa Penuh Sinar”/ Foto: Tulola

Semuanya diurai dalam ragam desain perhiasan seperti anting panjang, choker dan cincin. Varian warna dari setiap batu dan kristal juga merefleksikan karakter desain yang tak hanya didominasi oleh gaya formal dan elegan tapi juga beberapa dapat dikenakan bersama busana yang kasual.

Selain desain dan filosofi di baliknya, elemen lain yang menarik dari kreasi Tulola adalah dedikasi mereka akan pemberdayaan artisan lokal. Prinsip ini juga sejalan dengan perhatian mereka akan penerapan produksi yang berkelanjutan.

Tulola “Jiwa Penuh Sinar”Tulola “Jiwa Penuh Sinar”/ Foto: Tulola

Kesadaran akan pentingnya penerapan fashion yang ramah lingkungan gaungnya memang telah sampai ke industri perhiasan. Bagi Tulola sendiri mereka menjalankannya lewat konsep slow fashion.

"Salah satu yang kita tahu dan percaya sekali agar kita lebih ethical adalah slow fashion. Kita itu tidak membuat satu barang langsung seribu pieces. Kita tidak mempergunakan bahan yang gampang patah. Bahkan kita mau mempertanggungjawabkan bahwa bila customer membeli sesuatu dari kita, dalam 2 tahun, kita akan perbaiki," terang Franka Franklin.

Sri Luce Rusna, Franka Franklin, Happy SalmaSri Luce Rusna, Franka Franklin, Happy Salma/ Foto: Tulola

Selama pandemi bila dibandingkan dengan baju, urgensi membeli perhiasan memang tidak terlalu besar. Namun tak lantas menyurutkan ketiganya untuk terus berkarya dan memasarkan produk. Karena penting bagi mereka adalah untuk terus memberdayakan para artisan yang sudah lama bergabung untuk terus mendapatkan pendapatan.

Aktif menjalin komunikasi personal dengan konsumen loyal dan baru adalah menjadi strategi yang diterapkan oleh Tulola.

Keseluruhan koleksi Tulola "Jiwa Penuh Sinar" sudah tersedia di butik dan dapat dibeli secara online di situsnya.

[Gambas:Youtube]

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(raf/raf)

Our Sister Site

mommyasia.id