3 Cara Mempertajam Kinerja Otak ala Dr. Howard Tucker, Dokter Ahli Syaraf Tertua di Dunia Menurut Guinness World Records
Beauties, yuk kenalan sama Dr. Howard Tucker, dokter yang masih praktik hingga di usianya sekarang yang sudah mencapai 101 tahun dan dinobatkan sebagai dokter praktik tertua di dunia oleh Guinness World Records.
Dr. Howard Tucker sudah menjalani profesi sebagai ahli syaraf selama lebih dari tujuh puluh tahun. Atas prestasinya tersebut membuat Dr. Howard Tucker sering mendapatkan pertanyaan tentang bagaimana beliau masih memiliki otak yang tajam di usianya yang sudah tidak muda lagi.
Beruntung, kita mendapatkan jawabannya dari beliau sendiri yang menjabarkan alasannya kepada laman CNBC. Dr. Howard Tucker mengatakan bahwa kemampuannya tersebut bisa saja karena gen yang baik ditambah dengan faktor keberuntungan.
Namun tidak hanya bermodalkan gen serta keberuntungan, ternyata ada beberapa prinsip yang dijalankan oleh Dr. Howard Tucker untuk mempertahankan kinerja otak. Apa saja prinsip tersebut?
1. Rajin Pergi Bekerja
![]() Pergi bekerja/ Foto: freepik.com/jcomp |
Menurut Dr. Howard Tucker, seiring bertambahnya usia kita akan mengalami perubahan alami yang memengaruhi kemampuan pemrosesan mental. Beberapa area otak mungkin menyusut, komunikasi antar neuron menjadi kurang efektif, dan aliran darah mungkin berkurang.
Tapi seperti otot lain di tubuh, pikiran kita membutuhkan latihan yang konsisten untuk berkembang. Latihan yang dimaksud oleh Dr. Howard Tucker, yang pertama adalah rajin pergi bekerja.
Baginya, pekerjaan mengharuskan Dr. Howard Tucker untuk meninjau sejumlah mata pelajaran medis dan memikirkan akar masalahnya. Dengan demikian, menjalani pekerjaan membuatnya tetap up to date dengan kemajuan terbaru dalam neurologi dan membuat otak tetap terasah.
2. Tetap Bersosialisasi
![]() Bersosialisasi dengan teman/ Foto: freepik.com/tirachardz |
Prinsip kedua, Dr. Howard Tucker mencoba untuk selalu bersosialisasi dengan orang-orang dan komunitas di sekitarnya. Beliau meyakini sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa bersosialisasi dapat membantu memperkuat ingatan dan kemampuan kognitif seseorang.
Pekerjaan beliau sebagai dokter praktik turut membantunya untuk membangun koneksi dengan rekan kerja yang lebih muda. Dr. Howard Tucker beserta istrinya juga memprioritaskan untuk makan malam bersama dengan orang-orang di komunitasnya.
Setidaknya dua kali seminggu, pasangan tersebut makan bersama putri dengan anak-anak sekaligus menantunya serta menikmati untuk mencoba restoran baru dengan teman dan kolega.
3. Hobi Membaca Sebagai Hiburan
![]() Hobi membaca buku/ Foto: freepik.com/jcomp |
Memiliki profesi sebagai dokter ahli syaraf membuat Dr. Howard Tucker perlu selalu belajar. Tidak hanya membaca buku tentang kemajuan dan perawatan terbaru dalam neurologi, beliau juga suka membaca biografi dan cerita detektif.
Dr. Howard Tucker menegaskan bahwa membenamkan diri dalam sebuah buku yang bagus, fiksi atau non-fiksi, merangsang otak untuk memproses sejumlah besar informasi baru.
Beliau percaya bahwa kebiasaan membaca buku tidak hanya menjadi sebuah hiburan, namun juga menjadi kunci untuk menjaga pikiran tetap tajam.
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!
Pilihan Redaksi |


