3 Cara Mengenali Anak Perempuan Pertama dari Kalimat yang Sering Diucapkan

Nadya Quamila | Beautynesia
Kamis, 03 Sep 2026 16:30 WIB
“Sudah Aku Tangani”
Cara Mengenali Anak Perempuan Pertama dari Kalimat yang Sering Diucapkan/Foto: Pexels.com

Anak perempuan pertama atau anak sulung identik dengan kepribadian mereka yang tangguh, mandiri, bertanggung jawab, dan empati yang tinggi. Di dalam keluarga, mereka sering menjadi sosok yang diandalkan, baik itu oleh orang tua maupun saudaranya.

Mereka terbiasa melakukan banyak hal seorang diri. Selain itu, mereka juga punya standar yang tinggi karena adanya tuntutan tidak ingin mengecewakan keluarganya.

Sifat-sifat anak pertama ini bisa terlihat dari kalimat yang sering mereka ucapkan sehari-hari. Dilansir dari Bolde, yuk, simak ulasannya.

“Tidak Apa-Apa. Aku Bisa Melakukannya Sendiri”

Mereka terbiasa melakukan banyak hal seorang diri. Selain itu, mereka juga punya standar yang tinggi karena adanya tuntutan tidak ingin mengecewakan keluarganya. Kalimat yang sering mereka ucapkan antara lain,

Cara Mengenali Anak Perempuan Pertama dari Kalimat yang Sering Diucapkan/Foto: Pexels.com

Kalimat yang sering diucapkan anak perempuan pertama adalah, "Tidak apa-apa. Aku bisa melakukannya sendiri". Kalimat ini berlaku di berbagai situasi kehidupan. Mulai dari pekerjaan rumah tangga, tugas kelompok, pekerjaan di kantor, hingga agenda keluarga.

Sering diandalkan membuat anak perempuan pertama menjadi sangat mandiri. Akhirnya, ia belajar bahwa meminta bantuan terkadang bisa jadi sangat merepotkan dan buang-buang waktu hingga tenaga. Mendelegasikan tugas menjadi terasa sangat lambat dan tidak efektif bagi mereka.

Menurut terapis Annie Wright, pujian yang diterima anak perempuan pertama atas sikap mandiri membuat mereka mengembangkan pola pikir bahwa mereka harus mengandalkan dirinya sendiri. Mereka beranggapan bahwa sikap mandiri inilah yang membuat mereka dicintai oleh anggota keluarganya. Meminta bantuan, bagi mereka, terasa sangat sulit.

“Sudah Aku Tangani”

Mereka terbiasa melakukan banyak hal seorang diri. Selain itu, mereka juga punya standar yang tinggi karena adanya tuntutan tidak ingin mengecewakan keluarganya. Kalimat yang sering mereka ucapkan antara lain,

Cara Mengenali Anak Perempuan Pertama dari Kalimat yang Sering Diucapkan/Foto: Pexels.com

Mirip dengan kalimat sebelumnya, kalimat "Sudah aku tangani" menggambarkan betapa mandiri dan bertanggung jawabnya sosok anak perempuan pertama. Kalimat ini bahkan refleks mereka ucapkan ketika kondisi mereka sedang sulit. Perilaku defensif ini terbentuk sejak kecil; mereka tidak ingin membebani orang lain.

Menurut sebuah studi longitudinal selama 15 tahun yang dipimpin oleh peneliti University of California, jika seorang ibu mengalami stres berat saat hamil, anak perempuan sulung yang dikandungnya cenderung mengalami pubertas adrenal lebih awal. Pubertas ini memicu pematangan kognitif dan sosial yang lebih cepat dibanding anak laki-laki atau anak bungsu. Akibatnya, tubuh sang anak seolah "diprogram" untuk cepat dewasa agar bisa membantu meringankan beban sang ibu yang sedang tertekan.

Ketika beranjak dewasa, sifat ini bisa menjadi beban bagi anak perempuan pertama. Mereka kesulitan meminta tolong ketika butuh, kewalahan, dan memendam perasaan mereka.

“Jangan Khawatirkan Aku. Bagaimana denganmu?”

Mereka terbiasa melakukan banyak hal seorang diri. Selain itu, mereka juga punya standar yang tinggi karena adanya tuntutan tidak ingin mengecewakan keluarganya. Kalimat yang sering mereka ucapkan antara lain,

Cara Mengenali Anak Perempuan Pertama dari Kalimat yang Sering Diucapkan/Foto: Pexels.com

Anak perempuan pertama terbiasa menangani perasaan orang lain, entah itu ayah, ibu, saudara, tante, om, dan sanak saudara lainnya. Ketika perhatian tertuju pada mereka, mereka dengan lihai akan mengalihkan pembicaraan.

Kemampuan mengalihkan pembicaraan ini bukan sekadar sikap rendah hati, Beauties. Ini adalah hasil "latihan" bertahun-tahun seiring mereka bertambah dewasa. Lingkungan menuntut mereka untuk dewasa lebih cepat dan mengesampingkan emosi pribadi yang mereka rasakan. 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE