3 Cara Mengenali Orang yang Berhati Dingin dari Kebiasaan Sehari-hari Menurut Psikolog
Beauties, ketika mendengar orang berhati dingin, mungkin hal pertama yang terlintas di benakmu adalah sosok yang tidak punya perasaan dan cuek. Tapi sebenarnya, hal ini jauh lebih rumit.
Menurut psikolog Linda Mealey dan Stuart Kinner, orang berhati dingin adalah seseorang yang punya empati rendah. Mereka kesulitan untuk memahami dan merasakan apa yang dirasakan orang lain. Itulah akibatnya mereka tampak berhati dingin.
Tak hanya itu, orang berhati dingin juga bisa dikenali dari kebiasaannya sehari-hari. Memahami hal ini membantu kita untuk melindungi diri dari hubungan yang mungkin menguras energi dan memahami sudut pandang orang yang berhati dingin. Dirangkum dari Your Tango, yuk, simak ulasannya!
Lebih Sering Menutup Diri
Cara Mengenali Orang yang Berhati Dingin dari Kebiasaan Sehari-hari Menurut Psikolog/Foto: Freepik.com/Jcomp
Orang yang berhati dingin cenderung tidak banyak bercerita soal kehidupannya dan dirinya. Di dalam pergaulan, mereka menghindari percakapan yang sifatnya terlalu personal. Ini membuat mereka tampak tertutup.
Menurut psikolog Leon F. Seltzer, orang yang berhati dingin cenderung tumbuh dalam lingkungan yang minim kehangatan emosional. Misal, orang tua yang cuek dan abai dengan kebutuhan emosional anak hingga tidak pernah didengar. Dampaknya, mereka belajar untuk menjadi sangat mandiri dan tidak ingin bergantung dengan orang lain.
Mereka juga lebih suka memendam perasaan dan pikiran, enggan menunjukkan perasaan, dan menghindari konflik. Mereka berpikir bahwa jika mereka bersikap tertutup, mereka tidak akan terluka.
Sulit Memahami Perasaan Diri Sendiri dan Orang Lain
Cara Mengenali Orang yang Berhati Dingin dari Kebiasaan Sehari-hari Menurut Psikolog/Foto: Pexels/KAROLINA GRABOWSKAKABOOMPICS
Orang yang berhati dingin cenderung sulit memahami dan terhubung dengan perasaannya sendiri maupun orang lain. Ketika ada orang terdekat yang menangis atau mengeluh kepada mereka, respons mereka cenderung datar sembari berkata, “Ya sudah” atau “Santai saja”.
Menurut psikolog Matthew Boland, perilaku orang berhati dingin ini muncul karena beberapa faktor. Misalnya, pernah dikhianati, hubungan yang menyakitkan, trauma, dan kehilangan kepercayaan terhadap orang lain.
Akibatnya, tubuh dan pikiran mereka selalu berada dalam mode fight or flight. Mereka selalu jadi curiga, menganalisis setiap perkataan dan tindakan orang, hingga sulit percaya pada siapa pun. Pada akhirnya, mereka kesulitan membangun hubungan yang hangat dengan orang lain.
Bersikap Terlalu Mandiri
Cara Mengenali Orang yang Berhati Dingin dari Kebiasaan Sehari-hari Menurut Psikolog/Foto: magnific.com/user18526052
Orang yang berhati dingin merasa harus melakukan semuanya sendiri dan menolak bergantung dengan orang lain. Akibatnya, mereka jadi sosok yang super mandiri.
Ketika ada yang menawarkan bantuan, mereka menjawab, “Aku bisa sendiri” atau “Nggak usah”.
Sikap terlalu mandiri ini muncul karena mereka belajar dari pengalaman yang telah lalu bahwa tidak ada yang bisa diandalkan, meminta bantuan hanya akan berujung pada kecewa, dan bergantung pada orang lain itu berbahaya. Mereka berpikir jika mereka menerima bantuan, maka orang tersebut akan meminta balasannya di kemudian hari.
Akibatnya, orang lain memandang mereka sebagai sosok yang berhati dingin, sulit didekati, dan tidak membutuhkan siapa pun.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!