3 Cara Mengenali Orang yang Tumbuh Tanpa Dukungan Emosional dari Ibu Dilihat dari Kehidupannya saat Dewasa

Nadya Quamila | Beautynesia
Sabtu, 06 Jun 2026 21:30 WIB
Merasa Dikucilkan
Cara Mengenali Orang yang Tumbuh Tanpa Dukungan Emosional dari Ibu Dilihat dari Kehidupannya saat Dewasa/Foto: Magnific.com

Dukungan emosional dari ibu adalah hal penting yang dibutuhkan seorang anak agar bisa tumbuh menjadi sosok yang percaya diri. Anak yang tumbuh dari lingkungan yang suportif, penuh kasih sayang, dan tidak dihakimi biasanya mampu menjadi sosok orang dewasa yang menghargai dirinya sendiri.

Tapi sebaliknya, anak yang tumbuh tanpa dukungan emosional dari sang ibu, bisa jadi akan menghadapi berbagai tantangan dari dalam diri ketika menginjak dewasa. Salah satunya adalah keraguan diri yang bisa menyasar ke berbagai aspek kehidupan, mulai dari pekerjaan, hubungan, hingga keuangan.

Sering kali, rendahnya rasa harga diri ini disebabkan oleh trauma masa kecil di awal kehidupan, atau sinyal bahwa seseorang tidak mendapatkan kasih sayang yang Anda dibutuhkan sebagai anak dari ibunya. Energi emosional dari keraguan diri dan kurangnya harga diri inilah yang terperangkap dalam diri seseorang.

Dilansir dari Your Tango, menurut Michele Molitor, seorang pelatih, hipnoterapis klinis, pembicara, dan penulis, berikut ini cara mengenali orang yang tumbuh tanpa dukungan emosional dari ibu dilihat dari kehidupannya saat dewasa.

Merasa Dirinya Tidak Cukup Baik

Seorang anak yang tumbuh dengan sosok ibu yang terlalu kritis atau mudah menghakimi dapat membuatnya menjadi rendah diri. Hal ini sering membuat mereka merasa tidak mampu dan tidak cukup baik karena pesan negatif dari orang tua mereka.

Cara Mengenali Orang yang Tumbuh Tanpa Dukungan Emosional dari Ibu Dilihat dari Kehidupannya saat Dewasa/Foto: Magnific.com/bearfotos

Seorang anak yang tumbuh dengan sosok ibu yang terlalu kritis atau mudah menghakimi dapat membuatnya menjadi rendah diri. Hal ini sering membuat mereka merasa tidak mampu dan tidak cukup baik karena pesan negatif dari orang tua mereka.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Experimental Child Psychology menjelaskan bahwa hal ini dapat bermanifestasi dalam berbagai cara. Misalnya anak akan menjadi sosok yang perfeksionis dan bahkan bisa mengalami depresi dalam beberapa kasus.

Lantas, mengapa seorang ibu bisa dengan mudahnya mengkritik anak atau tidak mengakui prestasinya? Ada beberapa faktor yang mendasarinya. Misalnya, rasa insecure dari orang tua, harapan yang tinggi, gaya pengasuhan yang penuh kritik, kurangnya ketersediaan emosional, potensi kecemburuan, atau bahkan cerminan dari pola pengasuhannya. Semua ini dapat berdampak signifikan pada harga diri dan rasa validasi anak dan berdampak pada kehidupan mereka saat dewasa.

Kesulitan Mengatur Emosi

Kurangnya dukungan emosional dari ibu dapat berdampak signifikan pada perkembangan anak, yang berpotensi menyebabkan masalah dengan harga diri dan pengaturan emosi ketika mereka beranjak dewasa.

Cara Mengenali Orang yang Tumbuh Tanpa Dukungan Emosional dari Ibu Dilihat dari Kehidupannya saat Dewasa/Foto: Pexels/cottonbro studio

Kurangnya dukungan emosional dari ibu dapat berdampak signifikan pada perkembangan anak, yang berpotensi menyebabkan masalah dengan harga diri dan pengaturan emosi ketika mereka beranjak dewasa. Hal ini sering disebut dengan pengabaian emosional atau pengabaian masa kanak-kanak.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam International Journal of Advances in Engineering and Management menunjukkan bahwa pada masa dewasa, disregulasi emosi dapat bermanifestasi dalam perilaku seperti mencari perhatian berlebihan dan kesulitan dalam hal kepercayaan dan keintiman. Kesulitan mengatur emosi juga dapat membuat seseorang stres bahkan depresi.

Merasa Dikucilkan

Seorang ibu yang secara konsisten tidak memberikan perhatian dan dukungan emosional pada anak dapat berdampak signifikan pada kesejahteraan emosional anak. Kondisi ini dapat diperparah jika sang ibu terus-menerus mengkritik atau meremehkan anaknya.

Cara Mengenali Orang yang Tumbuh Tanpa Dukungan Emosional dari Ibu Dilihat dari Kehidupannya saat Dewasa/Foto: Magnific.com

Seorang ibu yang secara konsisten tidak memberikan perhatian dan dukungan emosional pada anak dapat berdampak signifikan pada kesejahteraan emosional anak. Kondisi ini dapat diperparah jika sang ibu terus-menerus mengkritik atau meremehkan anaknya.

Kritik tanpa henti dan tidak ada dukungan akan membuat anak merasa dirinya tidak cocok di pergaulan mana pun dan bisa merasa dikucilkan. Berdasarkan penelitian bertajuk Is Rejection, Parental Abandonment or Neglect a Trigger for Higher Perceived Shame and Guilt in Adolescents? yang diterbitkan di PubMed Central, perasaan dikucilkan mengaktifkan pusat otak yang sama dengan rasa sakit fisik.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE