3 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Aktifkan Mode Silent di HP Menurut Psikologi

Dewi Maharani Astutik | Beautynesia
Kamis, 05 Mar 2026 21:30 WIB
Peduli terhadap Etiket Sosial
Ciri kepribadian yang peduli terhadap etiket sosial tercermin dari kebiasaan sederhana, seperti menonaktifkan suara ponsel saat berada dalam percakapan/Foto: Freepik

Di antara kebiasaan banyak orang yang selalu menyalakan notifikasi demi memastikan tak ada pesan terlewat, ada juga segelintir individu yang justru lebih nyaman membiarkan ponselnya tetap dalam mode hening lho, Beauties, bahkan saat sedang menunggu kabar penting. Situasi ini kerap menimbulkan tanda tanya, karena keputusan tersebut bertentangan dengan tuntutan zaman yang serba cepat.

Faktanya, perkembangan teknologi sendiri sebenarnya telah menciptakan tekanan sosial untuk selalu siaga dan responsif sehingga membuat batasan antara kebutuhan dan kewajiban personal yang dimiliki oleh seorang individu makin tipis. Dalam konteks ini, memilih menonaktifkan suara ponsel bukan sekadar persoalan teknis, melainkan cerminan kebutuhan psikologis untuk menjaga fokus, energi, dan batasan diri yang sehat. Dilansir dari The Expert Editor, inilah ciri kepribadian menurut analisis psikologi dari orang-orang dengan preferensi notifikasi silent di ponselnya!

Disiplin dan Penuh Tanggung Jawab

Orang dengan ciri kepribadian disiplin tidak hanya mengandalkan kemauan diri untuk tetap fokus, tetapi juga secara sadar mengatur lingkungannya agar tidak menimbulkan gangguan. Contohnya, dengan mengaktifkan mode senyap saat jam kerja, ia menghilangkan sumber distraksi seperti notifikasi pesan atau media sosial. Dengan begitu, ia tidak perlu terus-menerus menahan dorongan untuk mengecek ponsel.
Orang yang memiliki ciri kepribadian disiplin dan bertanggung jawab biasanya mampu mengendalikan diri ketika ada gangguan dari luar, seperti notifikasi ponsel/Foto: Freepik/tirachard

Orang yang disiplin dan bertanggung jawab biasanya mampu mengatur diri mereka sendiri dengan baik. Mereka bisa merencanakan kegiatan atau tugas tanpa terburu-buru, mampu mengendalikan diri dari hal-hal yang bisa mengganggu fokus, dan menyelesaikan tugas yang sudah mereka memulai alih-alih meninggalkannya di tengah jalan.

Studi tahun 2025 di Kyung Hee University menunjukkan bahwa pekerja kantor yang mengaktifkan mode senyap di ponselnya selama jam kerja mengalami tingkat stres lebih rendah dan bisa fokus lebih baik pada pekerjaan yang sedang dilakukan karena perhatian mereka tidak mudah terganggu oleh notifikasi.

Dalam sebuah eksperimen lanjutan, para partisipan diminta menonaktifkan semua notifikasi ponsel selama satu minggu penuh. Hasilnya, dari tujuh orang yang ikut eksperimen, lima orang di antaranya berhasil mengurangi waktu yang mereka habiskan di layar ponsel setiap harinya dengan jumlah pengurangan waktu yang bisa sampai 21 persen lebih sedikit dibandingkan biasanya.

Memilih untuk mengaktifkan mode senyap sendiri berfungsi untuk mengontrol kondisi di sekitarmu agar gangguan tidak muncul sama sekali sehingga kamu tidak perlu berjuang melawan dorongan untuk terus mengecek ponsel. Ini mirip dengan orang diet yang menghindari membeli makanan tidak sehat sehingga godaan untuk mengonsumsi makanan yang mengganggu program dietnya tidak muncul sama sekali.

Mampu Fokus terhadap Momen yang Sedang Dijalani

Analisis psikologi menunjukkan bahwa kemampuan untuk tetap fokus pada momen yang sedang dijalani berkaitan dengan pengelolaan distraksi, termasuk notifikasi ponsel/Foto: Freepik

Studi tahun 2024 di Media Psychology menunjukkan bahwa orang yang memiliki tingkat fokus dan kesadaran tinggi cenderung lebih jarang untuk langsung memeriksa ponsel setiap kali ada notifikasi ataupun melakukan banyak hal sekaligus. Mematikan suara ponsel sendiri membantu menciptakan kondisi ini karena mengurangi gangguan rangsangan yang diterima.

Hasil meta-analisis program mindfulness berbasis ponsel yang diterbitkan pada jurnal NPJ Mental Health Research pada tahun 2024 mendukung temuan ini. Hasil gabungan penelitian itu menunjukkan bahwa peserta yang mengikuti program tersebut mengalami penurunan kecemasan, peningkatan kesejahteraan, dan dalam beberapa studi, perbaikan kualitas tidur.

Orang yang menggunakan mode senyap pada ponsel pun secara tidak langsung menerapkan prinsip mindfulness tersebut. Dengan menonaktifkan suara notifikasi atau bunyi ponsel, mereka mengurangi gangguan dari rangsangan luar sehingga dapat lebih fokus, memberi perhatian pada diri sendiri, menenangkan pikiran, dan memutuskan kapan harus memeriksa ponsel atau melakukan aktivitas lainnya.

Peduli terhadap Etiket Sosial

Ciri kepribadian yang peduli terhadap etiket sosial tercermin dari kebiasaan sederhana, seperti menonaktifkan suara ponsel saat berada dalam percakapan/Foto: Freepik

Survei Pew Research terhadap 3.200 orang dewasa menunjukkan bahwa 82 persen partisipan percaya bahwa penggunaan ponsel di lingkungan sosial menurunkan kualitas percakapan, meskipun hanya sekitar setengah dari mereka yang benar-benar menonaktifkan suara ponselnya. Seseorang yang menonaktifkan suara ponselnya saat berada di tengah percakapan atau pertemuan sosial secara tidak langsung memberi sinyal bahwa mereka menghargai waktu dan perhatian orang lain.

Veg Out juga menyebut bahwa orang yang mematikan suara ponselnya di sebuah situasi sosial menunjukkan bahwa mereka memperhatikan dan menghargai waktu serta kenyamanan orang lain seperti halnya mereka menghargai waktu dan kenyamanan diri sendiri. Meskipun terlihat sepele, efeknya pada interaksi sosial akan cukup signifikan. Percakapan akan menjadi lebih lancar, orang lain merasa lebih dihargai, dan hubungan sosial pun menjadi makin positif.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiwa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE