3 Hal yang Diam-diam Membuatmu Tidak Bahagia saat WFH Menurut Peneliti Harvard
Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah menjadi tren yang semakin populer beberapa tahun ke belakang, terutama setelah pandemi Covid-19. Orang semakin banyak mencari pekerjaan remote yang bisa dilakukan tanpa harus pergi ke kantor. In this economy, pekerjaan remote juga semakin banyak diminati, Beauties.
Mengutip dari laman Harvard University, bekerja remote memang memiliki kemudahan, seperti tidak perlu commuting setiap hari, jadwal kerja yang fleksibel, hingga membantu orang yang memiliki keterbatasan untuk bekerja ke kantor.
Namun, dibalik keuntungan yang diberikan, penelitian terbaru oleh Harvard Faculty of Arts and Sciences bahwa pekerjaan remote memiliki dampak pada kesehatan mental. Apa saja ya, Beauties?
1. Rasa Kesepian Meningkat
Hal yang diam-diam membuatmu tidak bahagia saat WFH. Rasa kesepian yang meningkat/Foto: freepik.com/Rawpixelcom
Penelitian menemukan bahwa pekerja remote yang semakin meningkat drastis setelah pandemi COVID-1 juga memunculkan peningkatan masalah kesehatan mental. Penyebab utamanya bukan karena pekerjaan itu sendiri, melainkan karena interaksi sosial sehari-hari berkurang.
Orang yang kerja dari rumah, kemungkinan seseorang tidak bertemu rekan kerja, tidak mengobrol saat makan siang, tidak bertemu orang berangkat atau pulang kerja, atau lebih jarang pergi makan bersama teman setelah pulang kerja. Hal-hal yang biasa dilakukan untuk bersosialisasi dengan rekan kerja pun hilang karena menghabiskan satu hari penuh tanpa interaksi langsung, sehingga banyak pekerja remote yang kesepian.
2. Depresi
Hal yang diam-diam membuatmu tidak bahagia saat WFH. Rentan depresi terutama bagi orang yang tinggal sendiri/Foto: freepik.com/tirachardz
Kerja dari rumah memiliki risiko kesehatan mental yang tinggi, terlebih bagi orang yang tinggal sendirian. Orang yang tinggal sendirian dan menghabiskan banyak waktu di rumah tanpa interaksi dengan siapapun, maka semakin tinggi juga risiko mengalami berbagai isu kesehatan mental, seperti stres, kecemasan, depresi, hingga gangguan psikologis lainnya.
3. Kesehatan Fisik
Hal yang diam-diam membuatmu tidak bahagia saat WFH. Kesehatan fisik/Foto: freepik.com/pikisuperstar
Bekerja dari rumah juga diam-diam mempengaruhi kesehatan fisik, Beauties. Menurut studi tahun 2021 yang dilansir dari Medical News Today, bekerja dari rumah bisa mempengaruhi kesehatan fisik, seperti berkurangnya aktivitas fisik, pola makan jadi kurang sehat, banyak distraksi di rumah, jam kerja yang kadang overtime sehingga bisa mempengaruhi kualitas tidur.
Remote work tetap memiliki banyak manfaat bagi para pekerja saat ini. Peneliti Harvard memberikan solusi yang mungkin bisa menyeimbangkan antara bekerja dari rumah dan kesehatan mental, di antaranya bekerja secara hybrid, rutin datang ke kantor beberapa hari dalam seminggu, atau mengadakan kegiatan tim secara langsung.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!