3 Hal yang Dianggap Biasa Ini Ternyata Dilarang di Negara Tertentu

Dewi Maharani Astutik | Beautynesia
Senin, 28 Sep 2026 21:30 WIB
Saus Tomat
Hal yang dilarang di negara tertentu dapat mencakup penggunaan bumbu pelengkap di lingkungan sekolah/Foto: Magnific

Ada banyak hal yang kita biasa lakukan sehari-hari tanpa pernah berpikir bahwa itu bisa jadi merupakan kebiasaan yang dilarang di negara lain. Pasalnya, setiap negara memiliki hukum, norma, dan ketentuan yang berbeda, sehingga sesuatu yang dianggap sepele atau wajar di Indonesia maupun negara lain belum tentu diperbolehkan di tempat lain.

Bahkan, beberapa kebiasaan dan hal yang terlihat sederhana merupakan hal yang dilarang di negara tertentu dan bahkan hingga bisa dikenai sanksi tertentu. Apa saja hal yang dianggap biasa tapi dilarang di negara lain itu? Yuk, simak beberapa contohnya yang dilansir dari Reader's Digest berikut ini yang mungkin akan membuat kamu terkejut!

Baby Walker

Hal yang dilarang di negara tertentu ternyata mencakup penggunaan baby walker. Alat bantu berjalan untuk bayi ini dinilai berisiko karena dapat meningkatkan kemungkinan terjatuh, tenggelam, hingga mengalami luka bakar. Kanada bahkan melarang penjualan, impor, dan iklannya sejak 2004.
Hal yang dilarang di negara tertentu ternyata mencakup penggunaan baby walker/Foto: Unsplash/lee seunghyub

Baby walker menjadi salah satu perlengkapan bayi yang dinilai berisiko karena dapat menyebabkan berbagai kecelakaan. Setiap tahun, ribuan anak harus mendapat perawatan di unit gawat darurat akibat cedera yang berkaitan dengan penggunaan alat ini, terutama karena terjatuh dari tangga. Bayi juga dapat melaju menuju kolam renang atau kompor panas sehingga meningkatkan risiko tenggelam maupun luka bakar.

Karena alasan tersebut, Kanada melarang penjualan, impor, dan iklan baby walker sejak 2004, dengan denda hingga 100.000 USD (sekitar Rp1,7 miliar) bagi pelanggarnya. American Academy of Pediatrics pun menilai alat ini tidak aman dan mendukung larangan produksi serta penjualannya di Amerika Serikat.

Saus Tomat

Hal yang dilarang di negara tertentu dapat mencakup penggunaan bumbu pelengkap di lingkungan sekolah/Foto: Magnific

Di sekolah negeri Prancis, penggunaan bumbu pelengkap seperti saus tomat, mayones, dan saus lainnya dibatasi untuk meningkatkan kualitas makanan yang disajikan kepada siswa. Saus tomat hanya boleh disajikan bersama kentang goreng atau pommes frites, yang juga hanya diperbolehkan menjadi menu satu kali dalam seminggu.

Siswa pun tidak lagi dapat mengambil saus tomat secara bebas, termasuk pada hari ketika saus tersebut disajikan. Aturan ini juga berlaku untuk mayones dan berbagai jenis saus lainnya.

Obesitas

Kebiasaan yang dilarang di negara lain dapat berkaitan dengan aturan kesehatan dan gaya hidup/Foto: Magnific

Di Jepang, perusahaan berwenang mengukur lingkar pinggang karyawan berusia 40 hingga 74 tahun sebagai bagian dari upaya menekan angka obesitas. Kebijakan yang dikenal sebagai “Metabo Law” ini diberlakukan pada 2008 untuk mendorong gaya hidup yang lebih sehat.

Meski kelebihan berat badan bukan tindakan ilegal dan tidak membuat seseorang dikenai hukuman, orang yang memiliki lingkar pinggang di atas batas yang ditetapkan pemerintah akan mendapatkan panduan mengenai pola makan. Dalam kondisi tertentu, perusahaan tempat mereka bekerja juga dapat dikenai denda.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.